web analytics
  

Mengenal Oleh-Oleh Khas Sunda: “Wilujeng Sumping. Mau Coba Kue “Simping”?

Selasa, 26 Januari 2021 13:42 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Kuliner, Mengenal Oleh-Oleh Khas Sunda: “Wilujeng Sumping. Mau Coba Kue “Simping”?, oleh-oleh khas purwakarta,Simping Purwakarta,Simping,sejarah simping,simping makanan raja sunda,simping makanan khas sunda

Andri Sumirat salah seorang pelaku usaha Simping di Purwakarta tengah memperlihatkan produknya. (Ayopurwakarta.com/Dede)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pernah mencoba cemilan khas Purwakarta bernama simping? Itu, tuh makanan pipih bulat, setipis kulit. Rasanya gurih dan renyah.

Pada awalnya, simping punya satu rasa: kencur saja. Namun, belakangan para produsen melakukan inovasi—menyesuaikan dengan tuntutan zaman.

Simping asin pun beranak menjadi banyak variran--ada rasa keju, udang, dan pedas. Simping asin punya anak buah--simping cokelat, durian, susu, strawberi, dan pandan.

Sejarah nama simping, konon berasal dari kata sumping—bahasa Sunda: ‘datang’. Dulu, makanan ini sering disajikan kepada tamu yang datang, makanya dinamakan “sumping”.

Seiring berjalannya waktu, entahlah nama makanan ini berubah menjadi “simping”. Itu, cerita yang beredar di Purwakarta.

Meskipun setipis dan sebulat itu, dalam sejarah Purwakarta, konon simping merupakan makanan para raja dan bangsawan Sunda. Makanan simping turun temurun sejak zaman kerajaan Sunda di abad 15.

Dahulu, adalah Bapak H Engkun, keturunan bangsawan Purwakarta, yang memulai mengomersilkan simping pertama kali di daerah Kaum, Purwakarta.

Ya, simping pertama kali diproduksi dari wilayah Kaum yang letaknya tidak jauh dari kantor Bupati Purwakarta. Kemudian berkembang dan diproduksi pula di daerah Pasawahan hingga Wanayasa.

Terus berkembang, hingga terdapat hampir 300 pengrajin simping yang masih berproduksi hingga kini. Jadi, di Purwakarta tidak sulit mencari produsen simping. Bahkan, kalau mau bisa saja kita  melihat proses produksinya yang cukup unik.

Membuat simping cukup mudah. Bahan utama pembuatan simping terdiri dari campuran tepung terigu, tapioka, santan kemudian ditambah berbagai macam rasa.

Selanjutnya adonan yang sudah jadi dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk bulat tipis dan dimatangkan dengan cara dipanggang menggunakan alat khusus.

Harga simping per bungkusnya murah banget, yaitu dengan harga Rp5.000-11.000 saja.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

4 Tempat Makan Asyik di Cibiru

Kuliner Selasa, 2 Maret 2021 | 15:42 WIB

Untuk kamu yang tengah berkunjung ke bagian Timur Kota Bandung, tepatnya Cibiru, wajib nih untuk mampir ke tempat-tempat...

Gaya Hidup - Kuliner, 4 Tempat Makan Asyik di Cibiru, tempat makan Cibiru,restoran sunda Cibiru,restoran sunda Bandung Timur,tempat makan Bandung Timur,Ayam Penyet Esti,Saung Legit,Saung Manisi,Warung Jadul Cibiru

Cuaca Bandung Cenderung Dingin, Begini Manfaat Teh Jahe

Kuliner Minggu, 28 Februari 2021 | 12:51 WIB

Belakangan ini cuaca di Bandung cenderung dingin, berhubung pula dengan hujan yang masih sering turun.

Gaya Hidup - Kuliner, Cuaca Bandung Cenderung Dingin, Begini Manfaat Teh Jahe, Teh Jahe,manfaat teh jahe,bandung,Mual,Peradangan,pernapasan,darah,Kekebalan Tubuh,stres,musim dingin

Ngopi Asik Sambil Diskusi di Kopi Nusantara Dusun Bambu Lembang

Kuliner Jumat, 26 Februari 2021 | 15:13 WIB

Ngopi di Kopi Nusantara Dusun Bambu, tidak hanya sekedar menikmati secangkir minuman buatan para barista. Di coffee shop...

Gaya Hidup - Kuliner, Ngopi Asik Sambil Diskusi di Kopi Nusantara Dusun Bambu Lembang, Dusun Bambu,Coffee Shop Bandung,Kopi Nusantara Dusun Bambu,Kopi Nusantara Bandung,Dusun Bambu lembang, kuliner bandung,tempat ngopi bandung,nusantara coffee bandung,ngopi di lembang

Odading di Posisi Teratas Resep Paling Dicari Selama 2020

Kuliner Jumat, 26 Februari 2021 | 11:38 WIB

Adapun resep makanan lokal yang paling banyak dicari adalah resep odading dengan peningkatan persentase 700%, resep baks...

Gaya Hidup - Kuliner, Odading di Posisi Teratas Resep Paling Dicari Selama 2020, Resep Odading,Resep paling dicari 2020,Odading viral,Odading Bandung,Odading

Mau Coba Sate Kuda? Sate Kuda Pak Awan Satu-Satunya Sate Kuda di Bandu...

Kuliner Kamis, 25 Februari 2021 | 15:13 WIB

Menurut Awan Rusmanandar (60), pemilik gerai Sate Kuda, daging kuda dapat menyembuhkan penyakit asma, alergi, diabetes,...

Gaya Hidup - Kuliner, Mau Coba Sate Kuda? Sate Kuda Pak Awan Satu-Satunya Sate Kuda di Bandung, sate kuda Pak Awan,sate kuda,sate kuda pak awan bandung,harga sate kuda pak awan,lokasi sate kuda pak awan

“Si Madu” dan Jenis Buah Nanas yang Paling Enak

Kuliner Selasa, 23 Februari 2021 | 11:59 WIB

Banyak sekali para pedagang yang menjajakkan buah nanasnya dengan menyebut “si Madu”. Padahal buah itu adalah nanas bias...

Gaya Hidup - Kuliner, “Si Madu” dan Jenis Buah Nanas yang Paling Enak, macam buah nanas,jenis nanas konsumsi,jenis buah nanas,jenis buah nanas paling enak,Varietas Cayenne,Nanas Queen,si Madu,varietas Spanish

Ini Kuliner Bandung yang Masuk 10 Besar Makanan Tradisional Terbaik Du...

Kuliner Jumat, 19 Februari 2021 | 13:48 WIB

Di laman situs TasteAtlas, beberapa makanan khas yang diasosiasikan dengan Kota Bandung di antaranya adalah mie kocok, b...

Gaya Hidup - Kuliner, Ini Kuliner Bandung yang Masuk 10 Besar Makanan Tradisional Terbaik Dunia, Kuliner khas Bandung,Kuliner legendaris Bandung,Cireng Cipaganti,Kupat Tahu Gempol,Mie Kocok Bandung,surabi Cihapit,Batagor Bandung

Lays dan Cheetos Bakal Berhenti Diproduksi Mulai Agustus 2021

Kuliner Kamis, 18 Februari 2021 | 10:31 WIB

Perusahaan multinasional yang bergerak di industri minuman dan makanan ringan PepsiCo telah menyetujui penjualan saham m...

Gaya Hidup - Kuliner, Lays dan Cheetos Bakal Berhenti Diproduksi Mulai Agustus 2021, PepsiCo,PepsiCo doritos,produk makanan PepsiCo,makanan PepsiCo tidak produksi lagi,keripik lays PepsiCo,snack produksi PepsiCo,Lays,Cheetos
dewanpers