web analytics
  

Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas

Selasa, 26 Januari 2021 18:19 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas, Kampung Budak Capetang (KBC),Kampung Tangguh,wahana edukasi anak

Kampung Budak Capetang (KBC). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Setahun terakhir ini pemerintah melalui TNI, Polri menggalakan pembentukan kampung tangguh dalam melawan atau memerangi pandemi Covid-19.

Keberadaan kampung tangguh tersebut yakni melibatkan peran serta masyarakat dalam segala aspek dan bidang sehingga mampu bertahan di tengah pandemi dan bisa berinovasi.

Di Kota Tasikmalaya, salah satu kampung tangguh berada di Kampung Babakan Kalangsari, RW 03,Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes.

Di kampung tangguh ini masyarakat secara bersama-sama gotong royong menciptakan sebuah tempat wahana edukasi anak yang diberi nama Kampung Budak Capetang (KBC).

Ketua KBC Iwan Herdiawan mengatakan, lahirnya KBC tersebut berawal dari adanya progran kampung kelurga berencana (KB). Dalam perkembangannya kampung KB muncul ide untuk membuat kampung ramah anak.

"Kita sosialisasikan ke masyarakat di sini bersama dinas KB tentang hak-hak anak.l, sehingga lahirlah Kampung Budak Capetang," ujar Iwan, Selasa (26/1/2021).

Ia menjelaskan, nama Kampung Budak Capetang tersebut merupakan rangkuman dari perjalanan sejarah pendirian kampung KB hingga kampung tangguh.

"Capetang itu singkatan dari Cageur, Perigel, dan Pertentang," ucapnya.

Menurutnya, di KBC ini pihaknya memiliki 11 kelompok kerja (pokja) di antaranya pendidikan, kesenian, dan keterampilan.

"Memang belum semua pokja berjalan, tapi yang paling penting ini adalah pokja pendidikan. Karena itu harapan terbesar kami sehingga terbentuk Kampung Budak Capetang,"ungkapnya.

Main KBC Tanpa Hape

Iwan menuturkan, anak-anak saat ini sangat dekat sekali dengan gawai, terlebih di musim belajar daring seperti sekarang ini mereka begitu ketergantungan dengan hape. Sehingga dengan adanya KBC ini setidaknya anak-anak bisa melupakan bermain hape dan belajar di sini.

"Minimal 2 sampai 3 jam anak-anak lepas dari ketegantungan hape," tuturnya.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, bahwa yang lebih prioritas di KBC adalah parigel (kreativitas) edukasi soal ketangkasan. Bagi anak-anak di sini dipersilahkan untuk bermain, tapi dengan satu syarat harus belajar dulu minimalnya membaca buku.

Di sini juga ada kotak literasi bantuan dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan buku-buku bantuan dari dinas kearsipan dan perpustakaan Kota Tasikmalaya.

"Sebulan sekali ada pergantian buku," ujarnya.

Melestarikan Kaulinan Barudak

Di samping itu, di KBC anak-anak juga diedukasi tentang permainan zaman baheula atau kaulinan barudak baheula. Seperti main egrang, supaya mereka mengenal dengan kaulinan barudak yang jarang dimainkan di zaman sekarang.

"Kami juga ajarkan mengenai etika, ramah tamah, sekalian melestarikan kebudayaan sunda," ucapnya.

Iwan mengatakan, KBC ini dulu diresmikan sama Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. Dia sangat tertarik sekali. Wali kota pun mengayarankan bank bjb untuk memberikan CSR nya ke sini.

"Alhamdulillah ada bantuan Rp100 juta dari bank bjb. Bantuan turun 2019 akhir dan pengembangan KBC ini baru selesai. Malah belum dipresentasikan dengan pihak bank bjb dan dinas terkait karena kondisi pandemi," tandasnya.

Ia menambahkan, meskipun pihaknya tidak memiliki lahan kepengurusan dari ke RW an, tapi masyarakat berkolaborasi dengan tokoh sesepuh yang ada. Ada 3 tokoh masyarakat yang memberikan izin dan kepercayaan lahannya untuk dipergunakan. Kendati belum diresmikan, kegiatan di KBC sudah berjalan.

Di KBC terdapat saung baca, arena outbond, kolam ikan, serta spot selfi yang instagrameble. Ke depannya diharapkan menjadi potensi wisata yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.

"Sejauh ini belum mengenakan tarif tiket masuk tapi hanya infak seikhlasnya saja," ucapnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:13 WIB

Di Kabupaten Tasikmalaya, vaksinasi untuk guru rencananya akan dimulai pada awal Maret mendatang, berbarengan dengan TNI...

Umum - Regional, Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka, vaksinasi untuk guru di Tasikmalaya,vaksinasi guru,Belajar Daring,Belajar Tatap Muka,DKPP Kabupaten Tasikmalaya dr. Hj Reti Zia Dewi

Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:22 WIB

Badan jalan bergelombang dan terdapat kubangan besar yang tak terhitung jari.

Umum - Regional, Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta, Proyek KCIC Rusak Jalan,proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC),Kabupaten Purwakarta,badan jalan bergelombang,Kerusakan Jalan,kendaraan besar,kubangan besar tak terhitung jari,roda perekonomian,jaminan dari KCIC,Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:51 WIB

Penyidik kejaksaan lebih cepat dalam mengungkap siapa oknum di balik pemotongan dana hibah bansos tersebut

Umum - Regional,  Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat Bansos, Dalang Sunat Bansos,sunat bansos tasik,Sunat Bansos Pemprov,sunat bansos,Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya,kasus pemotongan dana hibah,bantuan sosial (bansos),penyidik kejaksaan,pemotongan hibah bansos,dugaan sunat bansos

Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:34 WIB

Kegiatan tersebut rutin digelar komunitas JAI Manislor, di tengah pandemi sekalipun.

Umum - Regional, Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon, Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI),silaturahmi di tengah pandemi Covid-19,nilai-nilai kemanusiaan,para pendonor,Donor Darah,Protokol Kesehatan,pendonor darah,pendonor kornea mata

Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:56 WIB

Para tahanan itu dibawa ke Kompleks Islamic Center Kabupaten Ciamis untuk menjalani isolasi.

Umum - Regional, Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19 , Tahanan di Lapas Positif Covid-19,kronologi kasus Covid-19 Lapas,14 hari diisolasi,Lembaga Permasyarakatan (Lapas),COVID-19,tahanan positif covid-19,kehilangan indra perasa,Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19

8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 23:04 WIB

Sebanyak 8 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19.

Umum - Regional, 8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19, Napi Positif Covid-19,Lapas Ciamis
dewanpers