web analytics
  

Bahaya Merokok ketika Sedang Berjualan Makanan dan Naik Kendaraan

Selasa, 26 Januari 2021 09:44 WIB Netizen Sam Edy Yuswanto
Netizen, Bahaya Merokok ketika Sedang Berjualan Makanan dan Naik Kendaraan, bahaya merokok,Merokok,merokok di tempat umum,perokok yang egois

Ilustrasi merokok. (Pixabay)

Sam Edy Yuswanto

Penulis lepas, tulisannya tersebar di berbagai media, lokal hingga nasional.

AYOBANDUNG.COM -- Saya paling sebal ketika hendak membeli makanan atau minuman ternyata penjualnya sedang merokok. Saya memang tidak merokok, tapi bukan berarti saya antipati terhadap orang para perokok. Hanya saja, mestinya para perokok menyadari kapan waktu yang baik untuk merokok dan kapan berhenti atau menahan diri untuk tidak merokok.

Merokok di tempat umum, terlebih banyak anak-anak atau bayi di sana, tentu bukan hal yang bijaksana dan sangat mengganggu kenyamanan orang lain. Termasuk merokok ketika sedang berjualan makanan dan minuman mestinya dapat dihindari oleh para perokok. Karena biasanya, orang yang merokok itu akan berkali-kali menyentuh atau memegang bagian pangkal rokok yang dihisap.

Itu artinya, secara tidak langsung tangannya akan tercampur sisa air liur yang menempel di pangkal rokok tersebut. Tentu terkesan jorok ketika tangan sehabis menyentuh pangkal rokok, lalu digunakan untuk memegang makanan dan minuman jualannya. Andai si penjual sedang menderita sakit, batuk-batuk misalnya, tentu bekas air liur yang menempel di pangkal rokok dan menyentuh tangan, dapat menularkan penyakit melalui dagangannya.

Saya pernah, suatu hari membeli rujak yang biasa mangkal di pinggir jalan besar. Ternyata penjualnya yang adalah seorang laki-laki itu adalah seorang perokok. Yang membuat saya sebal bukan main adalah ketika rujak tersebut saya makan, ternyata bau rokoknya begitu menyengat. Saya tebak, tangan penjualnya telah berkali-kali memegang rokok sehingga menimbulkan bekas yang begitu menyengat terhadap rujak jualannya. Sejak saat itu, saya tidak pernah mau membeli rujak kepadanya.

Jangan Merokok Saat Berkendara

Entah, saya merasa sangat heran dengan sebagian para perokok yang enggan mematuhi etika ketika sedang berada di tempat umum. Rata-rata para perokok yang saya temui adalah orang yang sangat egois; gemar merokok di tempat umum seperti saat sedang bertamu, menghadiri undangan tetangga (saat tahlilan misalnya), sedang berada di dalam angkutan umum, saat berkendara, dan seterusnya.

Saya kerap melihat orang-orang yang ketika sedang berkendara (naik motor misalnya) tak mau berhenti merokok barang sejenak. Apa pun alasannya, naik motor sambil merokok, terlebih dengan kecepatan tinggi, jelas sangat membahayakan pengendara lain yang berada di belakangnya.

Asap dan percikan api yang bersumber dari rokok tersebut bisa terbang dan menyebabkan pengendara di belakangnya terkena dampak buruknya.

Bayangkan bila percikan api tersebut mengenai indra penglihatan pengendara lain. Tentu sangat membahayakan kesehatan bahkan keselamatannya. Oleh karena itu, sebaiknya ketika sedang berkendara, baik naik motor maupun menyetir mobil, jangan sambil merokok. Jangan pula merokok di tempat umum.

Berhentilah menjadi perokok yang egois. Perhatikan keselamatan dan kenyamanan orang lain. Bila memang ingin merokok, cari tempat yang sepi. Kesimpulannya, jangan sampai merokok di tempat umum atau saat berada di tempat keramaian. Semoga tulisan ini dapat menjadi bahan introspeksi bersama.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Urgensi Integrasi Data

Netizen Jumat, 26 Februari 2021 | 15:52 WIB

“Kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif”. Kegundahan Presiden Joko Widodo atas progres Pemberlakuan Pembatasan...

Netizen, Urgensi Integrasi Data, PPKM,Integrasi data,BPS Jabar

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen Jumat, 26 Februari 2021 | 09:29 WIB

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen, Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran, Situ Aksan,Sejarah Situ Aksan,Sin Ming,Iklan Situ Aksan,Sin Ming Hui Bandung

Penerjemah Sunda Pertama

Netizen Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Raden Kartawinata menduduki posisi yang sebelumnya tidak ada dalam birokrasi kolonial di Tatar Sunda, menjadi penerjemah...

Netizen, Penerjemah Sunda Pertama, Penerjemah Sunda,raden kartawinata,K.F. Holle

Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?

Netizen Senin, 22 Februari 2021 | 15:08 WIB

Cerita ini terinspirasi dari pertanyaan, mengapa orang India mampu menduduki posisi-posisi penting di perbankan,  lembag...

Netizen, Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?, India,sukses,ekonomi

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:59 WIB

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Sekolah di Sumedang

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:54 WIB

Pada 5 Juli 1867, Bupati Sumedang R.A. Soeria Koesoema Adinata alias Pangeran Sugih membuka sekolah yang diupayakan oleh...

Netizen, Sekolah di Sumedang, pengeran sugih,sekolah di sumedang,sejarah sekolah,kartawinata,pendopo sumedang,kabupaten sumedang

Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:17 WIB

Manfaat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai diragukan setelah Uni Soviet bubar, juga ketika negara-negara pecah...

Netizen, Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China, NATO,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Joe Biden,Amerika Serikat,Australia,china,Presiden Cina Xi Jinping

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen, Mencegah Kebakaran Sejak  Dini, mencegah kebakaran,dinas kebakaran,cara mencegah kebakaran

artikel terkait

dewanpers