web analytics
  

Siapa Peduli Angkot?

Senin, 25 Januari 2021 11:35 WIB Netizen Dias Ashari
Netizen, Siapa Peduli Angkot?, Angkot,Sopir Angkot,fungsi angkot,Ojek Online (Ojol),angkot terdesak ojek online

Ilustrasi angkutan umum perkotaan. (angkot) (Irfan Al Faritisi)

Dias Ashari

Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bandung.

AYOBANDUNG.COM -- Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan angkot saat ini sudah tergeser oleh keberadaan ojek online. Hal ini memang tidak bisa disalahkan, terlebih memang perkembangan zaman selalu menuntut kita untuk terus bergerak dan berubah. Apalagi dengan adanya transportasi ojek online ini menjadi solusi bagi masyarakat dengan mobilitas yang tinggi.

Meski keberadaan ojek online pun tidak lepas dari dampak yang buruk bagi kalangan masyarakat kecil. Banyak dari masyarakat yang berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi pengemudi ojek online. Terlebih untuk bisa memenuhi kualifikasi tersebut, di antaranya harus memiliki motor minimal keluaran 2008/2009.

Dan tentu saja beberapa masyarakat rela kredit motor baru yang justru akan menimbulkan masalah yang lebih kompleks. Hal ini juga menjangkit masyarakat lain yang ingin memiliki kendaraan pribadi.

Menjamurnya kendaraan roda dua ini tentu sangat berpengaruh bagi angkot. Bahkan hampir setiap hari kita dapat menemukan angkot yang tidak ada penumpangnya. Kalaupun ada hanya satu atau dua orang penumpang. Bahkan ketika angkot memiliki banyak penumpang, rata-rata penumpang tersebut membayar dengan seenaknya.

Beberapa kasus membayar ongkos Rp2.000 saja dengan jarak yang dekat tanpa rasa malu. Padahal dengan ojek online, sekalipun tarifnya Rp2.000 karena sudah didiskon, pasti penumpangnya akan membayar Rp5.000 saja.

Sekalinya angkot tidak memiliki uang kembalian, penumpang akan memaki. Tapi ketika ojek online yang berkata, penumpang dengan ramahnya mengatakan ambil saja kembaliannya.

Bukankah angkot juga memiliki peran yang sama bahwa dia sudah berjasa mengantarkan penumpang sampai tempat tujuan. Siapa tahu, jasa angkot yang kita lupakan, adalah sebuah transportasi yang sudah mengantarkanmu menuju kesuksesan.

Siapa peduli angkot saat ini? Setidaknya jika tidak bisa memberi solusi, maka bayarlah ongkos sesuai dengan tarifnya. Jangan dengan kata hanya, justru kita mengabaikan dan meremehkan suatu profesi.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Leuwipanjang, di Mana Leuwinya?

Netizen Jumat, 14 Mei 2021 | 08:43 WIB

Leuwipanjang, di Mana Leuwinya?

Netizen, Leuwipanjang, di Mana Leuwinya?, leuwipanjang,Terminal Leuwipanjang,leuwi,sejarah leuwipanjang,leuwipanjang adalah

Menjaga Tradisi, Merawat Ingatan Lebaran

Netizen Kamis, 13 Mei 2021 | 17:30 WIB

Sejatinya, agama (Islam) dan budaya (tradisi) hadir tidak untuk dipertentangkan (dibenturkan).

Netizen, Menjaga Tradisi, Merawat Ingatan Lebaran, Tradisi,Lebaran,Idulfitri,Sejarah,Islam,budaya

Pamali sebagai Pendidikan Karakter Masyarakat Sunda

Netizen Kamis, 13 Mei 2021 | 17:05 WIB

Pamali atau pemali adalah pantangan atau larangan (berdasarkan adat dan kebiasan).

Netizen, Pamali sebagai Pendidikan Karakter Masyarakat Sunda, Pamali,Pemali,Pendidikan Karakter Masyarakat Sunda,Sunda,Budaya,Tradisi,Takhayul

Menjadi Tangan Kanan Pangeran Suriaatmaja

Netizen Rabu, 12 Mei 2021 | 16:53 WIB

Bataviaasch Handelsblad dan Java-Bode edisi 8 Mei 1883 antara lain memuat kabar pelelangan barang-barang milik Raden Kar...

Netizen, Menjadi Tangan Kanan Pangeran Suriaatmaja, raden kartawinata,belanda,suriaatmaja,kabupaten sumedang

Lebaran yang Indonesia Banget dalam Lagu Pop

Netizen Selasa, 11 Mei 2021 | 12:01 WIB

Salah satu lagu yang lumayan utuh mendeskripsikan perayaan Lebaran adalah lagu karya komponis masyhur negeri ini, Ismail...

Netizen, Lebaran yang Indonesia Banget dalam Lagu Pop, Selamat Hari Lebaran,Ismail Marzuki,Lebaran,Lagu Lebaran,Lagu Selamat Hari Lebaran,Jangan Korupsi

Ramai Konten Family Issues di Tiktok, Wajarkah?

Netizen Senin, 10 Mei 2021 | 16:30 WIB

Hal tersebut dapat terjadi karena ada pergeseran norma atau perilaku masyarakat.

Netizen, Ramai Konten Family Issues di Tiktok, Wajarkah?, Family Issues,Masalah Keluarga,TikTok,pergeseran norma,perilaku masyarakat

Menguatkan Literasi Ramadan

Netizen Senin, 10 Mei 2021 | 16:05 WIB

Di bulan Ramadan pula, kita membaca Al-Qur’an dengan tujuan agar kita kembali menguatkan literasi kita.

Netizen, Menguatkan Literasi Ramadan, Al-Qur'an,Islam,Literasi,Ramadan

Hobi Bagaikan Harta Karun

Netizen Jumat, 7 Mei 2021 | 15:40 WIB

Setiap pekerjaan pasti merasakan suka dan duka. Tetapi, dengan dasar hobi, pekerjaan jadi terasa lebih menyamankan.

Netizen, Hobi Bagaikan Harta Karun, Hobi,Harta Karun,Pekerjaan,Menulis

artikel terkait

dewanpers