web analytics
  

Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui

Minggu, 24 Januari 2021 10:19 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui, Skincare Palsu,skincare aman,skincare,fakta skincare

Perawatan kulit. (Pexels/Andrea Piacquadio)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Skincare sedang naik daun di tengah masyarakat  terutama yang berasal dari Korea Selatan. Padahal sebenarnya tidak semua orang cocok dengan produk tersebut.

"Tidak perlu mengabaikan tren, tetapi mereka harus selalu berhati-hati. Hanya karena sesuatu berhasil pada satu orang, tidak berarti hal itu juga akan berhasil untuk orang lain. Kau harus berhati-hati," kata Dhaval Bhanusali, dermatolog yang berbasis di New York, AS.

Melansir Insider, berikut tren perawatan kulit atau skincare yang menurut ahli kulit harus diwaspadai:

1. Prosedur kecantikan tidak selalu aman

Bhanusali mengatakan, tidak semua orang yang bekerja di klinik perawatan memenuhi syarat dan hal ini tentu dapat mengakibatkan komplikasi.

Jika Anda ingin menjalani prosedur kecantikan, sebaiknya temui dokter kulit profesional atau bersertifikat terpercaya.

2. Perawat kulit buatan sendiri (DIY) bisa berbahaya

Ide membuat masker, serum, atau pelembab buatan sendiri memang menggoda, tetapi Bhanusali mengatakan ramuan tersebut biasanya lebih berbahaya. Bahkan, terkadang dapat menyebabkan luka bakar kimia.

"Saya mendapati lebih banyak komplikasi masker dan perawatan buatan sendiri, terutama dengan jenis kulit yang lebih gelap," ujar Bhanusali.

Ia mengingatkan untuk selalu berkonsultasi dengan ahlinya sebelum melakukan sesuatu yang dapat membahayakan kulit.

3. Masker pengelupas bisa merusak kulit

Masker peel-off memang menarik karena dianggap lebih baik dalam mengangkat sel kulit mati. Namun, dokter kulit yang berbasis di Minnesota, Holly Hanson, mengatakan bahwa produk ini sebenarnya dapat merusak kulit.

"Seringkali masker ini bersifat abrasif dan bekerja dengan menghilangkan lapisan luar kulit. Ada cara yang lebih efektif untuk membersihkan kulit tanpa merusaknya." kata Hanson.

4. Kata "alami" dan "organik" tidak selalu berarti produk tersebut lebih aman

Dokter kulit Stephanie Daniel yang berbasis di Virginia mengatakan label "organik" dan "alami" telah membanjiri dunia perawatan kulit, dan beberapa orang mungkin berpikir itu berarti produk itu lebih bersih dan lebih aman, tetapi itu tidak selalu demikian.

"Entah bagaimana, organik telah diterjemahkan menjadi lebih aman dan hipoalergenik. Saya harus mengingatkan banyak pasien saya yang memiliki kulit sensitif bahwa 'organik' biasanya berpotensi menimbulkan alergi yang lebih besar," tandas Daniel.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

5 Minuman yang Baik bagi Pengidap Diabetes

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 06:09 WIB

Pasien diabetes sangat dianjurkan untuk mengikuti diet ketat. Mereka yang menderita diabetes disarankan untuk menghinda...

Gaya Hidup - Sehat,  5 Minuman yang Baik bagi Pengidap Diabetes, Diabetes,menghindari diabetes,Obat Diabetes,mencegah diabetes,minuman untuk pengidap diabetes,minuman diabetes

Kapan Kita Bisa Kumpul tanpa Masker? Ini Jawabannya

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 06:00 WIB

Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia telah menjalankan program vaksinasi Covid-19. Lalu jika nanti cakupan vaksin...

Gaya Hidup - Sehat, Kapan Kita Bisa Kumpul tanpa Masker? Ini Jawabannya, masker,vaksin corona,Masker Medis,Tidak Pakai Masker,wajib pakai masker

Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 02:05 WIB

Jika ingin mencoba sesuatu yang baru untuk meningkatkan kualitas tidur Anda, mengapa tidak mencoba tidur telanjang?

Gaya Hidup - Sehat, Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas, Tidur Telanjang,Tidur Pulas,Tidur Nyenyak,Manfaat Tidur Telanjang

Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 01:03 WIB

Konsumsi buah dan sayur setiap hari sudah sejak lama dianjurkan demi menunjang kesehatan. Namun, tiap orang mungkin meng...

Gaya Hidup - Sehat, Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur, Konsumsi Buah dan Sayuran,Makan Buah dan Sayur,Manfaat Konsumsi Buah Sayur,Panjang Umur

Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 22:05 WIB

Divonis positif Covid-19 bukanlah berita baik, apalagi setelah baru saja memperoleh vaksin. Namun, begitu mengetahuinya,...

Gaya Hidup - Sehat, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin,Positif Covid-19 Usai Divaksin,Vaksinasi Covid-19

5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 19:49 WIB

Nyeri lutut adalah masalah kesehatan umum yang dialami orang dewasa lebih tua. Seiring bertambahnya usia, otot-otot di s...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut, Nyeri Lutut,Penyebab Nyeri Lutut,Sakit Lutut,Kebiasaan Picu Nyeri Lutut

Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 18:30 WIB

Mengenal Lebih Dalam Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Gaya Hidup - Sehat, Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui, vaksin covid-19 rekombinan,vaksin covid-19 anhui,Vaksin Covid-19 Bandung,Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi
dewanpers