web analytics
  

Jawa Barat Genjot Produksi Emas Hijau

Sabtu, 23 Januari 2021 16:43 WIB
Umum - Regional, Jawa Barat Genjot Produksi Emas Hijau, Emas Hijau,Vanilla Planifolia,budidaya Vanilla Planifolia,Cara menanam Vanilla Planifolia

Penyerahan bibit pohon vanili dari pemerintah ke petani. Di Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi vanili ditanam di lahan seluas 1 hektar. (Sukabumiupdate.com/CRP 10)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Potensi budidaya vanili atau Vanilla Planifolia di Jawa Barat sangat besar. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Hendy Jatnika, baru-baru ini.

Vanili merupakan komoditas dari sektor perkebunan yang kini menjadi primadona di Indonesia termasuk di Jawa Barat. Harga vanili pun terbilang fantastis, makanya tanaman ini akrab dikenal sebagai tanaman emas hijau.

Menurut Hendy, per kilogram vanili kering rata-rata dibandrol dengan harga antara Rp3-5 juta.

"Kan katanya harga vanili bisa sampai puluhan juta, tapi informasi dari petani tergantung kualitas, tergantung panjangnya, kadar airnya, jadi petani itu rata-rata antara Rp3-5 juta per kg yang kering," ujar Hendy kepada Suara.com.

Menurut Hendy, tanaman berdaun tunggal itu memang bukan tanaman baru di Jawa Barat. Vanili sudah dibudidayakan oleh petani di beberapa daerah di Jawa Barat.

Namun, perkebunan vanili nyatanya tidak sangat rawan terserang penyakit, maka perkembangan komoditas vanili pasang surut.

"Vanili itu bukan tanaman baru bagi jabar pasang surut lah karena dulu kan banyak penyakitnya rentan terhadap serangan jamur. Namun sejak kemarin memang ada minat lagi petani dan memang pasarnya lagi bagus ya," ungkapnya.

Di Jawa Barat sendiri, kata dia, tercatat ada sekitar 80 hektar perkebunan vanili. Dua daerah yang dikenal fokus membudidayakan vanili yakni Sumedang dan Sukabumi.

"Di Sumedang utara itu sekitar 30-50 hektar yang sudah produksi sekitar 20 hektaran. Nah di Sukabumi juga tidak banyak lebih kecil lagi paling sekitar 30 hektar dari beberapa kelompok tani," ujarnya.

Bahkan, di daerah Sumedang, tepatnya di Dusun Situ Batu, Desa Pamekarsari, tengah dikembangkan konsep agrowisata vanili. Hal itu, bisa membuat petani vanili lebih sejahtera lantaran selain bisa menjual hasil pertanian, mereka pun meraup dari sektor pariwisata.

Sejauh ini, kata dia, untuk masalah pemasaran kebanyakan masih skala kecil dan belum menginjak ke sektor ekspor. Pasalnya, Hendy menilai budidaya vanili masih dalam skala kecil.

"Kalau petani memasarkan kebanyakannya memang ada pengepul lokal. Tapi nanti kedepan kita dorong dari eksportir besar bisa sampai ke rantai bawah, kan petani skalanya kecil-kecil tidak mungkin mengeskpor makanya ini perlu dibenahi," tukasnya.

"Memang perlu perhatian juga mengenai kapasitasnya juga, nanti kita perlu kerjasama dengan dinas perdagangan juga," tandasnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

55 Santri Positif Covid-19 di Pesantren Singaparna Tasikmalaya

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:26 WIB

pekan pertama Februari 2021 pihaknya mendapati beberapa santri dengan keluhan hilang penciuman, demam, flu, dan pusing.

Umum - Regional, 55 Santri Positif Covid-19 di Pesantren Singaparna Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,klaster covid pesantren tasikmalaya,pesantren tasikmalaya covid,klaster baru covid pesantren

Ganjil-Genap Kota Bogor Ditiadakan 2 Pekan ke Depan

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:21 WIB

Keputusan tersebut dibuat karena data tren Covid-19 dan sektor ekonomi di Kota Bogor terus membaik.

Umum - Regional, Ganjil-Genap Kota Bogor Ditiadakan 2 Pekan ke Depan, Ganjil Genap Bogor,Ganjil genap bogor akhir pekan,Jadwal ganjil genap Bogor,ganjil genap bogor ditiadakan

Keluar Dari Zona Merah, Kota Tasik Turun ke Zona Oranye

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:20 WIB

Kota Tasikmalaya yang dalam sepekan terakhir berada di zona merah, kini turun kembali ke zona oranye penyebaran Covid-19...

Umum - Regional, Keluar Dari Zona Merah, Kota Tasik Turun ke Zona Oranye, Zona Merah Covid-19,Zona Oranye,Tasikmalaya,klaster pesantren Cipedes,Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo

Demi Menginap Gratis di Hotel, Samad Mengaku Kajari Surabaya

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:05 WIB

Publik dihebohkan dengan penyamaran pria bernama Abdussamad (Somad). Pasalnya, ia nyaru sebagai seorang petugas Kejaksaa...

Umum - Regional, Demi Menginap Gratis di Hotel, Samad Mengaku Kajari Surabaya , Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari),Surabaya,Penipuan,Oknum Gadungan

Penyelundup Ratusan Burung dan Kura-Kura Ditangkap di Surabaya

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 13:35 WIB

Total, ada 633 ekor burung dan kura-kura yang rencananya diselundupkan pada Rabu (24/2/2021) pekan lalu.

Umum - Regional, Penyelundup Ratusan Burung dan Kura-Kura Ditangkap di Surabaya, Penyelundupan,Hewan yang Dilindungi,Burung,Kura-kura,Surabaya

129 Bencana Terjadi di Majalengka, Puluhan Ribu Warga Terdampak

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 11:10 WIB

Dari situasi itu, intensitas bencana terbanyak berupa banjir dengan 60 kejadian.

Umum - Regional, 129 Bencana Terjadi di Majalengka, Puluhan Ribu Warga Terdampak, bencana Majalengka,longsor Majalengka,wilayah banjir Majalengka,banjir Majalengka,korban bencana Majalengka,Majalengka

Kota Bekasi Satu-satunya Zona Merah di Jabar

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 10:35 WIB

Dipantau di situs covid19.go.id/peta-risiko terdapat 25 kabupaten/kota yang masuk zona oranye atau zona risiko sedang. S...

Umum - Regional, Kota Bekasi Satu-satunya Zona Merah di Jabar, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat,Tambahan Kasus Covid-19 Jawa Barat,Pikobar,COVID-19,zona Covid-19 Jabar

Emil: Banyak Investasi Lain Selain Miras

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 10:01 WIB

Rencana Presiden Jokowi yang membuka peluang bagi investor di bidang usaha minuman keras (miras) di Indonesia, terus men...

Umum - Regional, Emil: Banyak Investasi Lain Selain Miras, Investasi Miras,Jokowi Investasi miras,Aturan investasi miras,Perpres investasi miras
dewanpers