web analytics
  

Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19

Sabtu, 23 Januari 2021 15:14 WIB
Umum - Nasional, Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksin Biofarma,Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma

Petugas melakukan vaksinasi terhadap penerima vaksin di Puskesmas M Ramdan, Jalan Moch Ramdan, Kota Bandung, Jumat (15/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah menerima 15 juta dosis bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac, pada 12 Januari 2021 yang lalu, Bio Farma siap untuk meneruskan proses produksi dari bahan baku tersebut untuk menjadi final product.

Menurut Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, bahan baku Vaksin Covid-19 ini, sudah mulai diproduksi pada pertengahan Januari 2021. Hasil dari proses produksi bahan baku tersebut, akan melengkapi pasokan vaksin Covid-19, dalam kemasan finish product sebanyak tiga juga dosis yang sudah diterima sebelumnya pada Desember 2020 yang lalu.

“Kolaborasi antara Bio Farma dengan Sinovac, melalui dua mekanisme, yaitu impor dalam bentuk barang jadi finished product single dose yang diperuntukan front liner di Indonesia, dan impor dalam bentuk bulk konsentrat vaksin. Dari bulk ini, akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma”, ujar Honesti, pada saat Kunjungan Kerja DPR Komisi IX ke Bio Farma, akhir pekan ini.

Honesti mengatakan, sebanyak tiga juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk barang jadi, sudah diterima pihaknya pada Desember 2020 yang lalu. Dari jumlah tersebut, 1,2 juta dosis diantaranya, sudah terdistribusi ke 34 provinsi, dan sisanya yang 1,8 juta dosis sudah mulai dilakukan distribusi tahap 2 pada minggu ini, ke 34 Provinsi. Sedangkan untuk bahan baku, kata dia, Bio Farma akan menerima sebanyak 140 juta dosis, yang akan diterima secara bertahap. Tahap pertama pengiriman bahan baku ini, sudah kami terima sebanyak 15 juta dosis pada 12 Januari 2021 yang lalu. “Sampai dengan hari ini Kamis (21/1), sudah ada 4 juta dosis yang sudah selesai diproduksi," katanya.

Status produk- produk tersebut, kata dia, saat ini sedang dalam tahap proses quality control, yang akan dikirimkan ke Badan POM untuk mendapatkan lot release agar dapat  didistribusikan."Diperkirakan sampai dengan bulan Februari 2021 mendatang, akan siap sebanyak 4 juta dosis vaksin”, Kata Honesti.

Untuk pendistribusian vaksin sendiri, kata dia, grup kami Bio Farma, bersama anggota PT Kimia Farma (Tbk) dan PT Indofarma (Tbk), sudah memiliki 48 cabang atau warehouse yang ada di seluruh Indonesia. Hal ini, kata dia, bisa dioptimalkan, dalam sisi teknologi, Bio Farma sudah menyiapkan digital solution yang bersifat end-to-end mulai dari pabrik produksi, proses distribusi dan sampai di tujuan akhir (fasilitas kesehatan). "Dan proses pendistribusian Ini, dapat di monitor real time di Command Center Holding BUMN Farmasi," katanya.

Indonesia sendiri, kata dia, membutuhkan vaksin Covid-19 untuk 181,5 juta penduduknya, atau setara dengan 426 juta dosis. Untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan vaksin Covid-19 dari produsen Covid-19, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Permenkes  Nomor HK.01.07/MENKES/12758/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dari Permenkes tersebut, kata dia, supply vaksin akan didapat dari  hasil produksi PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech dan Sinovac Life Sciences Co Ltd dan Novovax. Tentunya keseluruhan vaksin Covid-19 tersebut, harus melaporkan hasil uji klinis pertama sampai dengan ketiga, dan mendapatkan EUA dari Badan POM.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia, Bio Farma sudah melaksanakan amandemen supply agreement yang ditandatangani Honesti Basyir pada 30 Desember 2021, dengan perusahaan farmasi asal Kanada, AstraZeneca, dan Novovax, masing-masing sebanyak 50 juta dosis. Untuk AstraZeneca, diperkirakan akan mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) pada dari Badan POM pada April 2021

Sedangkan untuk Novovax akan mulai dipasok pada Q2 2021 melalui anggota holding BUMN Farmasi, Indofarma, diperkirakan akan mendapatkan EUA dari Badan POM pada Mei 2021. Total yang sudah diamankan dari kedua perusahaan tersebut untuk Indonesia sebanyak 100 juta dosis. Selain dengan dua perusahaan tersebut, Bio Farma juga akan direncanakan menandatangani supply agreement dengan Pfizer Biontech.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jokowi Perintahkan Perbaiki Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 23:02 WIB

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan jajaran terkait untuk segera memperbaiki rumah warga yang tedampak akiba...

Umum - Nasional, Jokowi Perintahkan Perbaiki Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol, Tanggul Citarum Jebol,Presiden Joko Widodo (Jokowi),banjir Bekasi

22 Tahanan KPK Gagal Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 22:55 WIB

Sebanyak 22 tahanan korupsi yang berada di Rumah Tahanan KPK tidak bisa divaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 18-21 Fe...

Umum - Nasional, 22 Tahanan KPK Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Vaksin Covid-19,Tahanan KPK

SBY: Partai Demokrat Tidak Dijual

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 20:52 WIB

SBY menyebut ada pihak yang ingin membeli Partai Demokrat. Namun SBY menegaskan jika Partai Demokrat tidak dijual, Parta...

Umum - Nasional, SBY: Partai Demokrat Tidak Dijual, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),Partai Demokrat,Kudeta Partai Demokrat,gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK),Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Hari Ini Bertambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai...

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 16:17 WIB

Dari jumlah itu, ada tambahan 240 orang meninggal sehingga total menjadi 35.254 jiwa meninggal dunia.

Umum - Nasional, Hari Ini Bertambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 1.306.141 Orang, Satuan Tugas Penanganan Covid-19,pasien positif COVID-19 di Indonesia,data pasien positif COVID-19 di Indonesia,orang yang meninggal,orang yang sembuh

Program Kartu Prakerja 2021 Hanya Dibuka 5 Gelombang, Buruan Daftar !

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 15:36 WIB

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, mengatkan aloaksi dana prakerja semester I akan...

Umum - Nasional, Program Kartu Prakerja 2021 Hanya Dibuka 5 Gelombang, Buruan Daftar ! , Prakerja,Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,pembukaan kartu prakerja 2021,cara daftar kartu prakerja 2021

Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 13:59 WIB

Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online

Umum - Nasional, Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online, cara mendapatkan EFIN,EFIN Pajak,cara melapor spt tahunan online,cara melapor SPT,EFIN SPT online,efiling,formulir efin,Ditjen Pajak

PRAKERJA GELOMBANG 12: Cara Upload KTP Agar Tidak Gagal

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 13:00 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 12 memasuki hari kedua setelah resmi dibuka, Rabu (23/2/2021).

Umum - Nasional, PRAKERJA GELOMBANG 12: Cara Upload KTP Agar Tidak Gagal, cara upload KTP prakerja,upload ktp prakerja gelombang 12,Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja Gelombang 12,Daftar Prakerja Gelombang 12,Agar lolos Jadi peserta Prakerja gelombang 12

Kartu Prakerja Gelombang 12: Daftarkan Tiga Anggota Keluarga dalam Sat...

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 09:52 WIB

di tahun ini, setidaknya ada lima syarat wajib yang harus dipenuhi oleh peserta Kartu Prakerja 2021.

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 12: Daftarkan Tiga Anggota Keluarga dalam Satu KK akan Diblokir, penutupan prakerja gelombang 12,prakerja,tidak bisa daftar prakerja gelombang 12,tidak bisa login kartu prakerja gelombang 12

artikel terkait

dewanpers