web analytics
  

Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor

Sabtu, 23 Januari 2021 10:30 WIB
Umum - Nasional, Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor, Habib Rizieq Shihab,Kasus Sengketa Lahan habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Habib Rizieq Shihab dihadapkan pada persoalan hukum baru. Ia dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas kasus penguasaan lahan tanpa izin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelapor adalah PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN).

Lahan yang digunakan Rizieq ini diklaim milik PTPN. Lahan tersebut oleh Rizieq digunakan untuk pembangunan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Melaporkan terkait penguasaan lahan yang dikuasai oleh pihak-pihak yang kami sudah berikan peringatan terlebih dahulu terhadap pihak-pihak tersebut," kata kuasa hukum PTPN VIII Ikbar Firdaus Nurahman di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/1/2021).

Ikbar melaporkan sekitar 250 orang yang merupakan pihak yang menguasai lahan di lokasi pesantren.

"Di kawasan Megamendung, semua yang mendirikan bangunan tanpa izin dan berada di atas lahan milik PTPN akan kami laporkan secara hukum," ujar Ikbar.

Dengan laporan ini, dia berharap 250 orang itu bersedia menyerahkan lahan itu.

Sebelum membuat laporan polisi, Ikbar mengatakan PTPN VIII telah melakukan somasi kepada sejumlah pihak yang menempati lahan tersebut.

Ikbar menyebut ada beberapa warga yang merespons baik somasi PTPN VIII. Namun, ada pula yang tidak mengindahkan somasi.

"Kami tetap berpegang kepada hukum, kami berlindung di sana," katanya.

Laporan polisi yang dibuat PTPN VIII ini teregister dengan nomor: LP/B/0041/I/2021/Bareskrim tertanggal 22 Januari 2021, dengan terlapor Muhammad Rizieq Shihab selaku ulama dan Gabriele Luigi Antoneli selaku pastor.

Rizieq dan Gabriele dipersangkakan dengan Pasal 107 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Kejahatan Perkebunan, Pasal 69 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Kejahatan Penataan Ruang, Pasal 167 KUHP tentang Memasuki Pekarangan Tanpa Izin, Pasal 385 KUHP tentang Penyerobotan Tanah dan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:15 WIB

Program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat sudah dimulai sejak bulan lalu. Setelah menerima vaksinasi dosis pertama at...

Umum - Nasional, Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!, Sertifikat Vaksin,Sertifikat Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksinasi

Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:35 WIB

Jagad media sosial dihebohkan video seorang wanita yang menunjukkan kendaraan berpelat nomor dinas Mabes TNI. Wanita ter...

Umum - Nasional, Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen , plat bodong tni,klarifikasi plat bodong tni,tiktok plat bodong tni,video plat bodong tni

Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:29 WIB

Warga Negara Indonesia yang mendapat pesan singkat atau SMS dari Kementerian Kesehatan terkait undangan melakukan vaksin...

Umum - Nasional, Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!, sms vaksin,sms vaksin palsu,ciri sms vaksin asli,sms vaksin asli,undangan sms vaksin,sms vaksin masyarakat

Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:18 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan kebijakan untuk mengembangkan pas...

Umum - Nasional, Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri, Jokowi,Jokowi benci produk luar negeri,Produk luar negeri,Cinta Produk Dalam Negeri,Produk Dalam Negeri,benci produk asing,jokowi benci produk asing,benci produk asing jokowi,benci produk luar negeri,kenapa jokowi benci produk asing

Isu Makin Liar, Ridwan Kamil Dijagokan Jadi Ketum Demokrat

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 10:53 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil tiba-tiba masuk dalam pusaran polemik Partai Demokrat. Pria kelahiran Bandung...

Umum - Nasional, Isu Makin Liar, Ridwan Kamil Dijagokan Jadi Ketum Demokrat, Ridwan Kamil,ridwan kamil demokrat,isu ridwan kamil ketum demokrat,ridwan kamil ketua umum demokrat,Ketum Partai Demokrat

Said Aqil Siroj Ditunjuk Jadi Komut PT KAI, Ini Alasannya

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 10:48 WIB

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil...

Umum - Nasional, Said Aqil Siroj Ditunjuk Jadi Komut PT KAI, Ini Alasannya, Said Aqil Komut KAI,Said Aqil komisaris KAI,profil said aqil,erick tohir said aqil,said aqil kai

Benarkah Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Kemandulan?

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 10:33 WIB

Vaksin Covid-19 disbut-sebut bisa menyebabkan kemandulan. Narasi tersebut membuat publik geger dan ragu untuk menggunaka...

Umum - Nasional, Benarkah Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Kemandulan?, vaksin covid mandul,vaksin covid sebabkan mandul,hoax vaksin covid mandul,faksa vaksin covid mandul

Ini Jadwal Pengumuman hingga Seleksi CPNS 2021

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 10:20 WIB

Pemerintah akan segera membuka Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Proses perekrutan akan dimulai dengan pen...

Umum - Nasional, Ini Jadwal Pengumuman hingga Seleksi CPNS 2021, CPNS 2021,kapan CPNS 2021,Pembukaan CPNS 2021,CPNS April 2021,Formasi CPNS 2021,Pendaftaran CPNS 2021,jadwal cpns 2021

artikel terkait

dewanpers