web analytics
  

Percepat Penyuntikan, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Vaksinasi Covid-19

Sabtu, 23 Januari 2021 10:21 WIB
Umum - Regional, Percepat Penyuntikan, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19 di Jabar,Vaksin Covid-19 Jabar,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Corona,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan sedang intens membuat skenario penyuntikan vaksin Covid-19. Tujuannya agar vaksinasi Covid-19 di Jabar dipercepat dan berjalan optimal.

"Minggu ini kami sedang membuat skenario supaya vaksinasi Covid-19 sukses, dan waktu vaksinasi dapat dipercepat. Jika vaksinasi Covid-19 berjalan lama, ekonomi Jabar sulit untuk bangkit," ujar Ridwan Kamil yang Emil, Jumat (22/1).

Untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity, Jabar harus menyuntik vaksin COVID-19 kepada 70 persen penduduk atau 36 juta warga. Dengan begitu, kata Emil, Jabar memerlukan sekitar 72 juta dosis vaksin Covid-19.

"Karena 70 persen ini cukup untuk melindungi yang 30 persen, maka dari total 50 juta jiwa penduduk Jabar, sekitar 36 juta orang harus divaksin," katanya.

"Kami butuh sekitar 72 juta dosis. Urutannya nakes dulu, baru profesi lain yang rawan, termasuk wartawan menurut saya rawan. Kemudian masyarakat umum di rentang umur 18-59 tahun," imbuhnya.

Emil mengatakan, untuk mempercepat vaksinasi Covid-19, Jabar membutuhkan tambahan vaksinator. Saat ini, Pemda Provinsi Jabar menyiapkan 11.000 vaksinator secara bertahap.

Jika jumlah vaksinator hanya 11.000, kata dia, vaksinasi Covid-19 di Jabar akan berlangsung selama 15 bulan. Sementara itu, Emil menargetkan vaksinasi Covid-19 di Jabar tuntas dalam waktu enam sampai delapan bulan.

"Menurut saya (15 bulan) kelamaan. Jadi sekarang kita lagi menghitung bagaimana caranya agar tidak 15 bulan, tapi bisa enam sampai delapan bulan," katanya.

"Penyuntik di Jabar sekarang berjumlah 11 ribuan, tidak akan cukup karena butuh 30 ribuan penyuntik untuk selesai di enam sampai delapan bulan vaksinasi, berarti saya harus rekrut vaksinator tambahan," imbuhnya.

Menurut Emil, selain vaksinator, tempat penyuntikan vaksin Covid-19 harus diperbanyak. Saat ini, tempat penyuntikan Jabar berada dikisaran 1.000 tempat. Setidaknya, Jabar harus menambah 1.000 tempat penyuntikan.

"Kalau waktunya mau cepat berarti tempatnya diperbanyak. Sekarang saya lagi mencari seribuan titik penyuntikan, mungkin di gedung serba guna, gor atau gedung lainnya yang bisa dimanfaatkan," katanya.

Selain itu, Emil berharap pemerintah pusat menyerahkan data penerima vaksin kepada pemerintah pusat. Hal itu untuk memudahkan pelacakan apabila ada calon penerima vaksin yang tidak datang saat waktu penyuntikan.

Saat ini, data siapa yang akan divaksin ada di Kementerian Kesehatan RI.  Menurut Emil, hal itu dirasa kurang tepat. "Jadi kami Jabar memohon ke (pemerintah) pusat kewenangan mengatur siapa yang divaksin diserahkan secara desentralisasi ke daerah, karena kami orang lapangan yang lebih tahu," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Polresta Tasikmalaya Bubarkan Aksi Balapan Liar

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 22:22 WIB

Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya membubarkan aksi balapan liar di Jalan Gubernur Sewaka, Kecamatan Kawalu, Kota...

Umum - Regional, Polresta Tasikmalaya Bubarkan Aksi Balapan Liar, Polresta Tasikmalaya,Balapan Liar Tasikmalaya,tim maung galunggung

Derita Warga Pasangrahan Purwakarta Tinggal Dipengungsian

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 21:58 WIB

Menjalani keseharian di tenda pengungsian memang cukup berat.

Umum - Regional, Derita Warga Pasangrahan Purwakarta Tinggal Dipengungsian, Pergerakan Tanah di Purwakarta,Pengungsian Korban Pergerakan Tanah,Pergerakan Tanah Pasangrahan Purwakarta

Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh di Cianjur

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 21:53 WIB

Akses jalan masuk ke Terminal Rawabango hingga Kamis (4/3/2021) malam ini belum bisa dilewati, karena masih terhalang po...

Umum - Regional, Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh di Cianjur, Hujan Deras di Cianjur,Pohon Tumbang di Cianjur,Tiang Listrik Roboh di Cianjur

Geger Koboi Jalanan di Cianjur, Todongkan Senjata Airsoftgun

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 20:46 WIB

Aksi koboi jalanan yang dilakukan seorang pemuda anak pensiunan guru. Pelaku akan segera dipanggil pihak Satreskrim Polr...

Umum - Regional, Geger Koboi Jalanan di Cianjur, Todongkan Senjata Airsoftgun, Koboi Jalanan Cianjur,Polres Cianjur,penodongan senjata airsoft gun

Motor Honda Jadi Incaran Favorit Maling di Tasikmalaya

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 20:22 WIB

Sepeda motor merek Honda terutama jenis Vario menjadi incaran favorit para maling di Kota Tasikmalaya.

Umum - Regional, Motor Honda Jadi Incaran Favorit Maling di Tasikmalaya, Maling motor,Motor Honda,Curanmor di Tasikmalaya,Polresta Tasikmalaya

Lina Ruzhan Serahkan 100 Paket Sembako di Subang

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 20:12 WIB

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Jawa Barat (Jabar) Lina Marli...

Umum - Regional, Lina Ruzhan Serahkan 100 Paket Sembako di Subang, Lina Marlina Ruzhan,Baksos PPLIPI Jabar,Pembagian Paket Sembako

2 Pekerja Migran Asal Cianjur Terpapar Virus Corona B117

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 20:08 WIB

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur sudah mengidentifikasi dua orang pekerja migran asal Cianj...

Umum - Regional, 2 Pekerja Migran Asal Cianjur Terpapar Virus Corona B117, Pekerja Migran Asal Cianjur,Virus Corona B117 di Cianjur,virus corona B117,Virus Corona Varian Baru

Harga Cabai Domba di Tasikmalaya Tembus Rp120 Ribu

Regional Kamis, 4 Maret 2021 | 19:48 WIB

Harga cabai domba di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan cabai sud...

Umum - Regional, Harga Cabai Domba di Tasikmalaya Tembus Rp120 Ribu, Cabai Domba,Harga Cabai Naik,Pasar Induk Cikurubuk,Cabai Domba di Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers