web analytics
  

Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat

Jumat, 22 Januari 2021 18:31 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,skenario penyuntikan vaksin COVID-19,Vaksinasi Covid-19 di Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini, pihaknya intens membuat skenario penyuntikan vaksin COVID-19. Tujuannya agar vaksinasi COVID-19 di Jabar berjalan optimal dan waktu penyuntikan dapat dipercepat. 

Hal itu dikatakan Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- dalam Diskusi Publik Dewan Pers bertajuk "Vaksinasi COVID-19, Perubahan Perilaku, dan Desiminasi Informasi: Transparansi dan Keadilan dalam Distribusi Vaksin COVID-19" via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (22/1/2021). 

"Minggu ini kami sedang membuat skenario supaya vaksinasi COVID-19 sukses, dan waktu vaksinasi dapat dipercepat. Jika vaksinasi COVID-19 berjalan lama, ekonomi Jabar sulit untuk bangkit," kata Kang Emil.

Untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity, Jabar harus menyuntik vaksin COVID-19 kepada 70 persen penduduk atau 36 juta warga. Dengan begitu, kata Kang Emil, Jabar memerlukan sekitar 72 juta dosis vaksin COVID-19.

"Karena 70 persen ini cukup untuk melindungi yang 30 persen, maka dari total 50 juta jiwa penduduk Jabar, sekitar 36 juta orang harus divaksin," ucapnya. 

"Kami butuh sekitar 72 juta dosis. Urutannya nakes dulu, baru profesi lain yang rawan, termasuk wartawan menurut saya rawan. Kemudian masyarakat umum di rentang umur 18-59 tahun," imbuhnya. 

Kang Emil mengatakan, untuk mempercepat vaksinasi COVID-19, Jabar membutuhkan tambahan vaksinator. Saat ini, Pemda Provinsi Jabar menyiapkan 11.000 vaksinator secara bertahap. 

Jika jumlah vaksinator hanya 11.000, vaksinasi COVID-19 di Jabar akan berlangsung selama 15 bulan. Sementara itu, Kang Emil menargetkan vaksinasi COVID-19 di Jabar tuntas dalam waktu enam sampai delapan bulan.

"Menurut saya (15 bulan) kelamaan. Jadi sekarang kita lagi menghitung bagaimana caranya agar tidak 15 bulan, tapi bisa enam sampai delapan bulan," katanya. 

"Penyuntik di Jabar sekarang berjumlah 11 ribuan, tidak akan cukup karena butuh 30 ribuan penyuntik untuk selesai di enam sampai delapan bulan vaksinasi, berarti saya harus rekrut vaksinator tambahan," imbuhnya. 

Menurut Kang Emil, selain vaksinator, tempat penyuntikan vaksin COVID-19 harus diperbanyak. Saat ini, tempat penyuntikan Jabar berada dikisaran 1.000 tempat. Setidaknya, kata ia, Jabar harus menambah 1.000 tempat penyuntikan.

"Kalau waktunya mau cepat berarti tempatnya diperbanyak. Sekarang saya lagi mencari seribuan titik penyuntikan, mungkin di gedung serba guna, gor atau gedung lainnya yang bisa dimanfaatkan," tuturnya. 

Selain itu, Kang Emil berharap pemerintah pusat menyerahkan data penerima vaksin kepada pemerintah pusat. Hal itu untuk memudahkan pelacakan apabila ada calon penerima vaksin yang tidak datang saat waktu penyuntikan. 

Saat ini, data siapa yang akan divaksin ada di Kementerian Kesehatan RI.  Menurut Kang Emil, hal itu dirasa kurang tepat. 

"Jadi kami Jabar memohon ke (pemerintah) pusat kewenangan mengatur siapa yang divaksin diserahkan secara desentralisasi ke daerah, karena kami orang lapangan yang lebih tahu," katanya. 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:11 WIB

Penutupan juga berlaku di sejumlah area publik, seperti Alun-alun Kuningan, Alun-alun Cilimus, Alun-alun Ciawigebang, da...

Umum - Regional, Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup, Covid-19 Kuningan,Kuningan zona merah,Zona merah kuningan,Kuningan

5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 05:05 WIB

5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini

Umum - Regional, 5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini, pelantikan kepala daerah Jabar,Gedung Merdeka,calon kepala daerah Jabar,pilkada jabar,pelantikan bupati terpilih,pelantikan kepala daerah terpilih jabar,pelantikan bupati terpilih pilkada 2020

28 Bencana Terjadi di Kota Tasikmalaya Sejak Januari

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 20:22 WIB

Cuaca ekstrim yang melanda sejumlah daerah di Jawa Barat (Jabar) tidak terkecuali Kota Tasikmalaya, menyebabkan terjadin...

Umum - Regional, 28 Bencana Terjadi di Kota Tasikmalaya Sejak Januari, BPBD Kota Tasikmalaya,Bencana di Kota Tasikmalaya,Longsor di Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah di Kota Tasikmalaya

80.000 Lansia di Kota Tasikmalaya yang Bakal Divaksin Covid-19

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 19:56 WIB

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra Hen...

Umum - Regional, 80.000 Lansia di Kota Tasikmalaya yang Bakal Divaksin Covid-19, Lansia di Kota Tasikmalaya,vaksinasi covid-19 lansia,Lansia Divaksin Covid-19

29.649 Warga Kabupaten Tasikmalaya Belum Perekaman KTP El

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 19:30 WIB

Sedikitnya 29.649 warga Kabupaten Tasikmalaya belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Hal itu disebabkan oleh beberapa...

Umum - Regional, 29.649 Warga Kabupaten Tasikmalaya Belum Perekaman KTP El, Perekaman KTP Elektronik,KTP El Kabupaten Tasikmalaya,Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Kota Tasikmalaya Terima 2.420 Vial

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:57 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menerima vaksin Covid-19 Sinovac tahap 2 sebanyak 2.420 vial dari Pemerintah Provin...

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Kota Tasikmalaya Terima 2.420 Vial, vaksinasi Covid-19 Kota Tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19 Tahap 2,Pemkot Tasikmalaya

PWI Jabar Dorong Seluruh Jurnalis Disuntik Vaksin Covid-19

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:51 WIB

PWI Jawa Barat mendorong seluruh jurnalis melakukan vaksin Covid-19. Dengan catatan, hanya bagi yang memenuhi syarat.

Umum - Regional, PWI Jabar Dorong Seluruh Jurnalis Disuntik Vaksin Covid-19, PWI Jawa Barat,Vaksinasi Covid-19 jurnalis,Vaksinasi Covid-19 wartawan,Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Kuningan

Cerita Ketua PAN Cianjur Negatif Covid Meski Sekeluarga Terpapar

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:47 WIB

Manfaat vaksinasi Covid-19 mulai terasa bagi yang telah memgikuti gelombang pertama, mereka memastikan bahwa vaksin Sino...

Umum - Regional, Cerita Ketua PAN Cianjur Negatif Covid Meski Sekeluarga Terpapar, PAN Kabupaten Cianjur,Vaksinasi Covid-19,Manfaat Vaksinasi Covid-19

artikel terkait

dewanpers