web analytics
  

Peran Aktif Industri Telekomunikasi dalam Masa Pandemi Covid-19

Jumat, 22 Januari 2021 13:33 WIB Netizen Gita Alisrobia Nazarudin
Netizen, Peran Aktif Industri Telekomunikasi dalam Masa Pandemi Covid-19, Perang telekomunikasi dalam pandemi,COVID-19,handsanitizer,pjj (pembelajaran jarak jauh),Work From Home (WFH),zoom cloud meetings,Google Meet

CEO Zoom, Eric Yuan. (Republika/M.Today)

Gita Alisrobia Nazarudin

Saat ini ia sedang menempuh pendidikan di Prodi S1 Sistem Telekomunikasi di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta.

AYOBANDUNG.COM -- Terhitung hampir sembilan bulan Covid-19 mewabah di Indonesia, diawali dengan kedatangan warga negara asing yang ternyata terinfeksi covid-19 dan dengan cepat menular pada warga negara Indonesia yang mengalami kontak dengannya.

Covid-19 mengubah semua kebiasaan yang dilakukan masyarakat di seluruh dunia, yang awalnya tidak pernah memakai masker dan tidak peduli dengan kebersihan diri mereka, tetapi semenjak mewabahnya virus covid-19 ini, mereka mau tidak mau harus memakai masker setiap keluar rumah dan harus tetap menjaga kebersihan tangan mereka dengan dianjurkan membawa handsanitizer di mana pun dan kapan pun.

Sekarang beberapa tempat wisata, restoran, mal, dan lain-lain sudah menyediakan tempat untuk mencuci tangan yang disediakan di pintu awal masuk dan kita diharuskan untuk selalu menjaga jarak.

Oleh karena itu, banyak muncul kebijakan baru, seperti dilakukannya pjj (pembelajaran jarak jauh) dan work from home (WFH). Ha ini dilakukan agar dapat menekan jumlah angka yang tertular virus Covid-19. Sebab, penularan  virus ini sangat cepat sekali dan membuat si penderita tidak merasakan gejala apa pun, tetapi lama-kelamaan tubuh si penderita mengalami penurunan yang sangat drastis dan mengalami penurunan nafsu makan, suhu badan yang tinggi, dan hilangnya indra penciuman. [1]

Saat dilakukan kebijakan baru, peranan bidang teknologi informasi dan telekomunikasi sangatlah penting mengingat kebijakan tersebut  harus dilakukan secara online atau daring.

Kebijakan ini banyak memerlukan bantuan aplikasi dan beberapa website. Aplikasi yang sebelumnya hampir semua orang belum pernah menggunakannya, tetapi saat masa pandemi mau tidak mau hampir semua orang harus menggunakannya dan itu menjadi aplikasi yang wajib dimiliki oleh pengajar, pelajar, dan pekerja, seperti zoom cloud meetings, google meet, dan beberapa instansi pendidikan memanfaatkan whatsapp group dan telegram untuk memudahkan pengkoordinasian agar kebijakan baru ini bisa dilaksanakan dengan baik. [2].

Peran telekomunikasi ini tidak sebatas hanya membantu di satu aspek saja, tetapi hampir semua aspek memanfaatkan peranan telekomunikasi, di antaranya:

Bidang Kesehatan, yaitu dengan berkonsultasi secara daring atau online dengan dokter

Semenjak diterapkannya untuk tetap menjaga jarak atau physical distancing, hampir seluruh rumah sakit, klinik, dan puskesmas membatasi jumlah pasien yang datang untuk berobat secara langsung. Namun, saat ini sudah banyak beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan para tenaga medis untuk membuat aplikasi yang bertujuan untuk melayani konsultasi kesehatan.

Adanya layanan ini memudahkan para tenaga medis untuk menangani keluhan yang dialami oleh pasien dan memberikan diagnosis tanpa harus bertatap muka. Pasien hanya perlu memberitahukan keluhan apa saja yang dialami dan pihak tenaga medis akan membantunya secara real time melalui telepon genggam.

Jika keluhan yang dialami pasien tidak menunjukkan penyakit yang serius, pasien tidak diharuskan untuk datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hal ini dinilai lebih efisien dan efektif, sehingga para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 bisa lebih fokus untuk menjalankan tugasnya.

Secara tidak langsung konsultasi kesehatan via daring ini memberikan kemudahan kepada para pasien untuk bisa tetap melakukan konsultasi di tengah masa pandemik yang mengharuskan kita menjaga jarak dan terdapat beberapa yang lokasi tempat tinggalnya jauh dengan rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

Dengan adanya layanan ini,  bisa lebih memudahkan untuk tetap melakukan konsultasi tanpa terhalangnya jarak dan untuk para tenaga medis pun dapat melayani lebih banyak pasien dari berbagai daerah. [3], [4].

Pemanfaatan Artificial Intelligence

Artificial Intelligence atau AI ini memang sudah banyak diterapkan dalam berbagai bidang. Salah satu pengimplementasiannya dalam bidang kesehatan ialah robot yang dibuat untuk menjadi asisten para tenaga medis.

Dalam situasi pandemi saat ini, peranan robot sebagai asisten sangat dibutuhkan karena bisa untuk meminimalisir terjadinya kontak fisik antara pasien penderita Covid-19 dan para tenaga medis dan sangat kecil untuk terjadinya penularan di rumah sakit, dan robot bisa dialih fungsikan untuk mengontrol, mengecek keaadan tubuh pasien. [4] [5]

Meningkatnya aktivitas konsumsi berbelanja secara online atau daring

Saat ini tren berbelanja secara online meningkat secara drastis, apalagi semenjak pandemi Covid-19 ini yang mengharuskan untuk tetap berada di rumah saja. Mengutip dari CNN Indonesia, Kemkominfo mencatat, selama pandemi ini kegiatan berbelanja online meningkat sampai 400%. Hal ini terjadi karena diterapkannya kebijakan baru, yaitu work from home (WFH) dan meningkatnya kegiatan masyarakat yang dilakukan di rumah mereka. [6].

Membantu dalam keberlangsungan pelaksanaan Pembelajaran secara Jarak Jauh atau PJJ

Semua instansi pendidikan dari mulai sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, perguruan tinggi, bimbingan belajaran, dan lain-lain melaksanakan kegiatan pembelajaran secara jarak jauh terhitung dari awal diberlakukannya lock down pertama yang dilakukan selama dua minggu. Tetapi mengingat situasi di seluruh dunia semakin hari semakin parah karena meningkatnya jumlah angka pasien yang tertular virus Covid-19, karena itu selama satu semester ke depan kegiatan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau daring.

Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini, memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi, seperti untuk penyampaian materi secara langsung yang dijelaskan oleh guru dan dosen yang biasanya memakai bantuan aplikasi virtual meeting--contohnya zoom cloud meetings, google meet, wbex, dan sebagainya.

Serta untuk pemberian tugas dan penyampaian materi kembali dalam bentuk video, power point, word, dan pdf. Guru dan dosen menggunakan bantuan aplikasi Whatsapp group, Telegram, Google Clasroom, dan e-learning yang dibuat oleh pihak sekolah dan universitas yang hanya bisa diakses oleh pelajar yang terdaftar sebagai murid atau mahasiswa yang sangat membantu untuk mengkoordinir kegiatan belajar mengajar ini agar bisa berjalan lancar dan baik.

Memang benar PJJ ini tidak sepenuhnya berjalan dengan efektif. Banyak kendala yang dialami oleh para guru, dosen, dan pelajar. Contohnya saat melakukan pembelajaran via aplikasi meeting harus mempersiapkan kuota yang cukup banyak agar di tengah saat pembelajaran tidak habis. Jaringan internet yang stabil agar materi yang disampaikan bisa terdengar jelas.

Beberapa lokasi tempat tinggal dari para pelajar masih belum cukup memadai untuk tersedianya internet, dan masih banyak yang tidak memiliki telepon genggam, personal computer, dan laptop. Namun, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan para penyedia operator jaringan, seperti Telkomsel, Tri, Indosat, Smartfren, Axis, Xl, dan lain-laiin untuk memberikan bantuan kuota secara gratis setiap bulan dengan begitu kegiatan pembelajaran secara daring bisa tetap dilakukan dengan kondusif dan efektif. [2] [7]

Dengan demikian, masyarakat akan beranggapan bahwa industri telekomunikasi dalam masa pandemi ini tidak mengalami kerugian sama sekali hanya mengalami keuntungan saja, tetapi memang benar mengalami keuntungan.

Jika kita amati lebih lanjut dalam masa pandemi ini terjadi penggunaan peningkatan dalam konsumsi kebutuhan internet sebesar 8,1 % dibandingkan tahun lalu yang hanya 6,1 %. Hal ini karena diterapkannya kebijakan baru untuk tetap di rumah saja.

Mengutip dari INews.id, sebelum adanya pandemi Covid-19 ini biasanya masyarakat hanya mampu memakai internet dari rentang waktu 4 sampai 6 jam, tetapi saat ini bisa 7 sampai 10 dalam menggunakan internet. Menurut hasil survei, masyarakat paling banyak menggunakan internet untuk mengirim pesan ini di angka 86,5 %, dilanjut oleh melakukan pencarian informasi ini di angka 80,6%, penggunaan media sosial di angka 70,3 %, melakukan streaming video di angka 55 %, penggunaan email di angka 53,8 %  dan yang terakhir keperluan untuk men-download di angka 44,6 %. [8].

Namun, industri telekomunikasi tidak selamanya mengalami keuntungan saja, tetapi mengalami kerugian juga. Dikatakan oleh salah satu pelaku industri telekomunikasi nasional, meskipun terjadi peningkatan penggunaan data, tetapi banyak pelanggan korporasi dan ritel yang sengaja memberhentikan penggunaan layanan komunikasi yang disebabkan adanya penurunan daya beli di mana banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya semenjak terjadinya wabah virus Covid-19. [9] [10]

Jadi, peranan industri telekomunikasi secara tidak langsung sangat berpengaruh dalam kelangsungan hidup masyarakat dunia di tengah mewabahnya virus Covid-19 ini. Banyaknya kebijakan baru yang muncul saat ini, seperti masyarakat diharuskan memakai masker setiap ke mana pun mereka pergi, selalu menjaga jarak, menjaga kebersihan diri, jika tidak berkepentingan untuk keluar rumah alangkah baiknya untuk tetap diam di rumah karena penularan virus  ini sangat cepat sekali.

Dalam bidang kesehatan yang awalnya tidak ada konsultasi secara daring, saat ini karena situasi yang mengharuskan kita untuk tetap bekerja,  maka banyak perusahaan yang bekerja sama dengan para tenaga medis yang menciptakan aplikasi layanan konsultasi kesehatan secara daring.

Dalam bidang pendidikan, tidak usah ditanyakan lagi peranan dari bidang telekomunikasi sangat membantu sekali dalam pelaksanaan kegiatan PJJ  ini.

Dalam dunia pekerjaan, bidang telekomunikasi pun membantu dalam keberlangsungan WFH yang di mana setiap karyawan yang bekerja di rumah bisa tetap mengerjakan tugasnya dengan bantuan jaringan internet.

Memang Industri telekomunikasi pun mendapat keuntungan dari mewabahnya virus Covid-19 ini, tetapi karena menurunnya perekonomian di seluruh dunia maka adanya penurunan daya beli masyarakat yang menyebabkan industri telekomunikasi mengalami kerugian.

Diharapkan pandemi ini segara berakhir agar kita semua bisa melaksanakan kegiatan seperti semula yang dilakukan secara fisik tidak daring.

Referensi

[1]  “Begini Awal Mula Virus Corona Bisa Masuk ke Indonesia - Tribunnews.com.” https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/02/begini-awal-mula-virus-corona-bisa-masuk-ke-indonesia (accessed Dec. 29, 2020).

[2]  Dr. A. R. Fahrudin,M,Pd., “Permasalahan dan Solusi Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19 | Samarinda Pos.” https://sapos.co.id/2020/11/29/permasalahan-dan-solusi-pembelajaran-jarak-jauh-di-masa-pandemi-covid-19/ (accessed Dec. 29, 2020).

[3]  T. Apriyani, “4 Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Digital di Masa Pandemi Covid-19.” https://yoursay.suara.com/amp/health/2020/11/26/130658/4-aplikasi-layanan-konsultasi-kesehatan-digital-di-masa-pandemi-covid-19?page=all (accessed Dec. 29, 2020).

[4]   “Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Menghadapi Pandemi – Doctor of Computer Science,” Jul. 09, 2020. https://dcs.binus.ac.id/2020/07/09/peran-teknologi-dalam-meningkatkan-kualitas-kesehatan-dan-menghadapi-pandemi/ (accessed Dec. 28, 2020).

[5]  M. Gian Ayu, “Pentingnya Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi di Masa Pandemi.” https://www.cloudcomputing.id/berita/pentingnya-penggunaan-pemanfaatan-teknologi-masa-pandemi (accessed Dec. 29, 2020).

[6]  “Belanja Online Naik 400 Persen Saat Musim Corona,” Jul. 07, 2020. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200707172450-92-521925/belanja-online-naik-400-persen-saat-musim-corona (accessed Dec. 28, 2020).

[7]  A. 13, “Pentingnya Media Teknologi di Masa Pandemi COVID-19.” https://www.viva.co.id/vstory/opini-vstory/1311959-pentingnya-media-teknologi-di-masa-pandemi-covid-19 (accessed Dec. 29, 2020).

[8]   A. Rochim, “Penggunaan Internet Melonjak di Masa Pandemi Covid-19, Paling Banyak Digunakan untuk Kirim Pesan.” https://www.inews.id/techno/internet/penggunaan-internet-melonjak-di-masa-pandemi-covid-19-paling-banyak-digunakan-untuk-kirim-pesan (accessed Dec. 29, 2020).

[9]   M. Wareza, “Industri Telekomunikasi Juga Terdampak Covid-19, Ini Faktanya.” https://www.cnbcindonesia.com/market/20200518175330-17-159345/industri-telekomunikasi-juga-terdampak-covid-19-ini-faktanya (accessed Dec. 29, 2020).

[10]  T. Fajar, “Siapa Bilang Industri Telekomunikasi Untung Selama Covid-19, Simak Faktanya! : Okezone Economy.” https://economy.okezone.com/read/2020/06/17/320/2231491/siapa-bilang-industri-telekomunikasi-untung-selama-covid-19-simak-faktanya (accessed Dec. 29, 2020).

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Modus Pelecehan Seksual Baru di Media Sosial

Netizen Senin, 21 Juni 2021 | 07:00 WIB

Pelecehan seksual di Indonesia merupakan salah satu kasus yang sering meningkat setiap tahunnya.

Netizen, Modus Pelecehan Seksual Baru di Media Sosial, Pelecehan Seksual,Media Sosial,Indonesia,Twitter

Diam di Rumah Namun Tetap Punya Penghasilan? Coba Bidang Ini

Netizen Senin, 21 Juni 2021 | 06:25 WIB

Berdiam diri di rumah saat pandemi, namun tetap dapat penghasilan akan menjadi suatu angan–angan bagi setiap orang.

Netizen, Diam di Rumah Namun Tetap Punya Penghasilan? Coba Bidang Ini, Diam di Rumah,Penghasilan,Industri Kreatif,Desain Grafis

Tidak Lulus SBMPTN Bukan Akhir dari Kariermu

Netizen Minggu, 20 Juni 2021 | 10:40 WIB

Kegagalan akan selalu ada, namun tidak berarti kegagalan ini akhir dari segalanya.

Netizen, Tidak Lulus SBMPTN Bukan Akhir dari Kariermu, SBMPTN,karier,Pendidikan

Ironi Tanggal Merah Saat Pandemi

Netizen Minggu, 20 Juni 2021 | 09:00 WIB

Entah bosan atau memang terlalu percaya diri sehingga setiap tanggal merah, jalan menuju tempat wisata tak pernah sepi.

Netizen, Ironi Tanggal Merah Saat Pandemi, Tanggal Merah,Pandemi,Libur

Masa Kecil Anak Zaman Now!

Netizen Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:40 WIB

Masa kecil merupakan pengalaman atau peristiwa yang terjadi saat masih anak- anak. Masa ini biasanya hanya datang satu k...

Netizen, Masa Kecil Anak Zaman Now!, Permainan Tradisional,anak zaman now

Wujudkan Lingkungan Selamat Melalui Fesyen Lambat

Netizen Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:32 WIB

Wujudkan Lingkungan Selamat Melalui Fesyen Lambat

Netizen, Wujudkan Lingkungan Selamat Melalui Fesyen Lambat, fesyen lambat,Fesyen,Kerusakan Lingkungan

Interpretasi dalam Geowisata

Netizen Kamis, 17 Juni 2021 | 19:40 WIB

Daya tarik geowisata Jawa Barat adalah jawaranya.

Netizen, Interpretasi dalam Geowisata, Interpretasi,geowisata,Jawa Barat

Akankah Bandung Jadi Kota Gurun?

Netizen Kamis, 17 Juni 2021 | 10:00 WIB

Sekitar 50 tahun terakhir ini, Kota Bandung telah kehilangan banyak pohon.

Netizen, Akankah Bandung Jadi Kota Gurun?, Bandung,Kota Gurun,degradasi lahan,Banjir Bandang

artikel terkait

dewanpers