web analytics
  

Kedaluwarsa, Bantuan untuk Korban Gunung Mas Bogor Dimusnahkan

Jumat, 22 Januari 2021 12:26 WIB
Umum - Regional, Kedaluwarsa, Bantuan untuk Korban Gunung Mas Bogor Dimusnahkan, Bantuan Korban Gunung Mas,Gunung Mas,Banjir Gunung Mas,Banjir Puncak Bogor,Banjir Bogor,Bantuan Gunung Mas Kedaluwarsa

Banjir bandang di Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. (Republika/Shabrina Zakaria)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Relawan di posko pengungsian banjir Gunung Mas, tepatnya di Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor menemukan obat, makanan, pampers, dan pembalut bantuan kedaluwarsa. Agar tidak tersentuh warga, barang-barang tersebut dihancurkan dengan cara dibakar, direbus, dan ditimbun.

Salah seorang relawan yang ditemui Republika, Ratna (30 tahun) memerinci, barang-barang yang ditemukannya itu terdiri atas dua dus obat-obatan, empat dus makanan, dua bungkus pampers bayi, dan tiga renceng pembalut wanita. Dia mengatakan, barang kedaluwarsa tersebut didapatkan dari salah seorang penyumbang yang datang untuk memberikan bantuan pada Rabu (20/1) petang.

“Itu pertama kalinya masuk obat-obatan, malah pada expired, ada sekitar dua dus air mineral. Rata-rata isinya obat generik buat demam, batuk, darah tinggi, obat demam anak juga ada,” kata Ratna di posko Rawa Dulang, Kamis (21/1).

Selain obat generik, lanjutnya, para relawan juga menemukan obat suntik sebanyak 10 botol yang masing-masing berisi 4 mg. Bahkan, ditemukan juga obat penenang berjenis Tramadol.

Ratna mengatakan, rata-rata obat-obatan tersebut sudah kedaluwarsa selama satu tahun lamanya. Bahkan, ketika disentuh, obat yang berbentuk tablet langsung hancur menjadi butiran halus.

“Akhirnya kami bakar, rebus, dan dikubur. Tadinya mau dibakar semua, tapi lama-lama relawan di sini pada pusing kena asapnya,” tuturnya.

Hal yang sama juga dilakukan pada makanan, pampers, serta pembalut kedaluwarsa yang ditemukan di waktu yang sama.

“Kalau makanan ada roti, kue, permen, sekiranya ada empat kardus. Itu juga kami gunting-gunting dan kami bakar,” ucapnya.

Selain menemukan barang-barang kedaluwarsa, para relawan juga menyortir beberapa karung pakaian tidak layak pakai. Ketua Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Daerah Bogor, Iwan Firdaus, yang menjadi penanggungjawab di Posko Rawa Dulang mengatakan, banyak pakaian yang sudah rusak dan bolong diberikan untuk para pengungsi.

“Kami sudah salurkan sekitar 30 karung yang masih bagus, sisanya sudah pada rusak, tidak layak pakai,” kata Iwan di lokasi yang sama.

Dia menambahkan, dengan banyaknya pakaian yang disalurkan, saat ini para pengungsi tidak lagi membutuhkan pakaian. Tak hanya itu, dia juga meminta masyarakat yang hendak memberi bantuan untuk memperhatikan kualitas barang yang akan diberi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:35 WIB

Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Umum - Regional, Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya, Pergerakan Tanah Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah Kampung Cigorowong,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:54 WIB

Penggrebekan itu berlangsung di sebuah Counter Handphone, tepatnya di Jalan Medokan Sawah 121, Kecamatan Rungkut, Kota S...

Umum - Regional, Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror, Teroris,Surabaya,Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror

Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:45 WIB

Dukungan pemerintah dinyatakan Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman.

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa, Korupsi,Dana Desa,Cianjur

Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:30 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan seorang pedagang gorengan berinisial YM (39), warga Mancogeh, Kelurahan N...

Umum - Regional, Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi, Miras Tasik,Penjual miras di tasik,miras oplosan,Miras Oplosan Tasik

Lima Pasangan Kepala Daerah di Jabar Resmi Dilantik

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 12:55 WIB

Para kepala daerah yang dilantik diharapkan mampu menjaga integritas, profesionalisme dan turun ke masyarakat terlebih d...

Umum - Regional, Lima Pasangan Kepala Daerah di Jabar Resmi Dilantik, pelantikan bupati terpilih,pelantikan kepala daerah terpilih jabar,pelantikan kepala daerah Jabar,pelantikan bupati terpilih pilkada 2020

Klaster Pesantren di Cipedes Tasikmalaya Tersisa 6 Orang

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 12:12 WIB

2 orang dirawat di RS Purbaratu dan 4 orang Dewi Sartika.

Umum - Regional, Klaster Pesantren di Cipedes Tasikmalaya Tersisa 6 Orang, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,klaster pesantren Cipedes,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya,COVID-19

Perajin Peti Mati di Surabaya Sepi, Sisi Lain Penurunan Angka Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB

Gudang penyimpanan peti mati itu sudah jarang terisi dan ada bahan baku yang menumpuk.

Umum - Regional, Perajin Peti Mati di Surabaya Sepi, Sisi Lain Penurunan Angka Covid-19, peti mati,COVID-19,Surabaya

Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:11 WIB

Penutupan juga berlaku di sejumlah area publik, seperti Alun-alun Kuningan, Alun-alun Cilimus, Alun-alun Ciawigebang, da...

Umum - Regional, Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup, Covid-19 Kuningan,Kuningan zona merah,Zona merah kuningan,Kuningan
dewanpers