web analytics
  

Heboh Penemuan Mayat di Pesisir Cirebon, Dikira Korban Sriwijaya Air

Jumat, 22 Januari 2021 11:18 WIB
Umum - Regional, Heboh Penemuan Mayat di Pesisir Cirebon, Dikira Korban Sriwijaya Air, Penemuan Mayat Pesisir Cirebon,Pesisir Cirebon,Mayat Pesisir Cirebon,Korban Sriwijaya Air,Korban Sriwijaya,Berita Cirebon

ILUSTRASI Polairud tengah melakukan evakuasi dan penyelamatan di laut. (Dokpol)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Warga pesisir Kabupaten Cirebon geger dengan penemuan sosok mayat di laut. Awalnya, warga mengira jenazah pria itu merupakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Namun setelah diidentifikasi, mayat itu diduga korban tenggelam di sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Mayat yang mengapung di laut itu diduga bernama Saeful (14) korban tenggelam di sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Korban ditemukan oleh nelayan di perairan laut Gunung Jati, Kabupaten Cirebon pada pukul 16.00 WIB, Kamis (21/1/2021).

"Kami dapat laporan dari nelayan yang sedang mencari ikan, mereka memberikan informasi temuan mayat yang diduga korban tenggelam kemarin, "kata Kasat Pol Airud Polres Cirebon Kota Iptu Sayuti Ubrata, saat dihubungi. Jumat (22/01/2021).

Dari laporan tersebut, lanjut Iptu Sayuti, Ditpol Airud Polda Jabar, Basarnas, Sat Polair Polres Cirebon Kota langsung bergerak cepat dan melaksanakan evakuasi mayat tanpa identitas tersebut. Namun sayang saat perjalanan evakuasi korban, Ombak semakin deras, sehingga petugas mengalami kesulitan.

"Evakuasi korban sempat mengalami kesulitan, karena ombak laut semakin membesar. Tapi korban berhasil kita evakuasi pada pukul 19.00 WIB," katanya.

Sementara itu dijelaskan Kapolsek Kapetakan AKP Disi, Dari temuan mayat tanpa identitas tersebut, petugas langsung menginformasikan kepada keluarga korban tenggelam. Kemudian orang tua korban, Kaeron (57) langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mengeceknya.

"Mendengar kabar itu, orang tua korban pergi dengan menggunakan perahu, setibanya di lokasi penemuan mayat, kaeron tidak mengenali sosok mayat laki-laki itu," katanya.

Untuk memastikan bahwa sosok mayat itu merupakan Saeful, korban tenggelam di sungai, petugas memanggil dua orang s saksi dan keluarga korban yang merupakan kakak korban, untuk kembali mengecek sosok mayat tersebut.

"Dua saksi yang ikut berenang dengan korban, kita bawa untuk melihat mayat tanpa identitas itu, dan kedua saksi membenarkan bahwa mayat itu adalah Saeful, korban tenggelam di sungai," katanya.

Dikuatkan lagi kedua saksi tersebut menunjukan foto korban sesaat sebelum korban dan kedua temannya berenang sama persis.

"Kita pastikan mayat laki-laki ini, adalah Saeful Korban tenggelam, karena melihat dari foto milik kedua temannya," katanya.

Setelah dibenarkan oleh keluarga korban, kemudian korban langsung dievakuasi sekitar pukul 17.15 WIB menuju ke pelabuhan. Sampai di Pelabuhan pukul 18.30 WIB kemudian langsung dibawa ke RSUD Gunung jati Kota Cirebon.

"Jenazah sudah dijemput oleh orang tuanya tadi malam, dan pagi ini korban sudah di kebumikan," katanya.

Saat disingung beredarnya informasi di perairan laut Cirebon ditemukan dua sosok mayat tanpa identitas, ia menyangkal.

Menurutnya, di perairan laut Cirebon hanya ditemukan satu mayat laki-laki yang diketahui korban tenggelam di sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

"Kalo di perairan laut Cirebon, kita temukan satu orang, tapi kami juga dapat kabar, jika di perairan laut Patimban, Kabupaten Subang juga ditemukan sosok mayat, yang diduga warga Banten," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:35 WIB

Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Umum - Regional, Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya, Pergerakan Tanah Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah Kampung Cigorowong,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:54 WIB

Penggrebekan itu berlangsung di sebuah Counter Handphone, tepatnya di Jalan Medokan Sawah 121, Kecamatan Rungkut, Kota S...

Umum - Regional, Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror, Teroris,Surabaya,Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror

Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:45 WIB

Dukungan pemerintah dinyatakan Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman.

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa, Korupsi,Dana Desa,Cianjur

Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:30 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan seorang pedagang gorengan berinisial YM (39), warga Mancogeh, Kelurahan N...

Umum - Regional, Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi, Miras Tasik,Penjual miras di tasik,miras oplosan,Miras Oplosan Tasik

Lima Pasangan Kepala Daerah di Jabar Resmi Dilantik

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 12:55 WIB

Para kepala daerah yang dilantik diharapkan mampu menjaga integritas, profesionalisme dan turun ke masyarakat terlebih d...

Umum - Regional, Lima Pasangan Kepala Daerah di Jabar Resmi Dilantik, pelantikan bupati terpilih,pelantikan kepala daerah terpilih jabar,pelantikan kepala daerah Jabar,pelantikan bupati terpilih pilkada 2020

Klaster Pesantren di Cipedes Tasikmalaya Tersisa 6 Orang

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 12:12 WIB

2 orang dirawat di RS Purbaratu dan 4 orang Dewi Sartika.

Umum - Regional, Klaster Pesantren di Cipedes Tasikmalaya Tersisa 6 Orang, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,klaster pesantren Cipedes,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya,COVID-19

Perajin Peti Mati di Surabaya Sepi, Sisi Lain Penurunan Angka Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB

Gudang penyimpanan peti mati itu sudah jarang terisi dan ada bahan baku yang menumpuk.

Umum - Regional, Perajin Peti Mati di Surabaya Sepi, Sisi Lain Penurunan Angka Covid-19, peti mati,COVID-19,Surabaya

Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:11 WIB

Penutupan juga berlaku di sejumlah area publik, seperti Alun-alun Kuningan, Alun-alun Cilimus, Alun-alun Ciawigebang, da...

Umum - Regional, Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup, Covid-19 Kuningan,Kuningan zona merah,Zona merah kuningan,Kuningan
dewanpers