web analytics
  

Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa

Kamis, 21 Januari 2021 22:15 WIB
Umum - Regional,  Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa, Banjir bandang Bogor,Obat-obatan Kedaluwarsa,Korban Banjir Bandang Bogor

Banjir Bandang di Kabupaten Bogor. (Suara.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak dua dus obat-obatan di Posko bencana Kampung Rawa Dulang, RT02/03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dibakar serta direbus tim relawan.

Obat-obatan seperti obat daya tahan tubuh, vitamin, demam, darah tinggi, didapatkan tim relawan sudah dalam kondisi expired date atau kedaluwarsa.

Hal itu diungkapkan tim relawan Posko Rawa Dulang, Ratna (30). Ia mendapati dua dus obat-obatan yang sudah kedaluwarsa pada Rabu (20/1/2021) malam.

"Ada dua dus yang berhasil kita pilah-pilah yang sudah dalam kondisi kedaluwarsa," katanya kepada Suarabogor.id saat ditemui di posko bencana Rawa Dulang, Kamis (21/1/2021).

Obat-obatan kedaluwarsa itu diketahui pada malam hari saat melakukan pemilihan barang-barang yang datang dari masyarakat penyalur bantuan.

"Kita pas malam itu langsung rebus, dan ada juga yang dibakar, kemudian kita langsung kubur. Ini sangat bahaya sekali, pas direbus juga dan dibakar ada yang pada pusing," ucapnya.

Bahkan kata Ratna, yang didapatkannya juga ada salah satu jenis obat penenang yaitu Tramadol.

"Itu juga ada obat Tramadol, kita langsung rebus dan bakar aja itu," imbuhnya.

Tak hanya obat-obatan, pihaknya juga mendapatkan makanan dan popok bayi yang sudah kedaluwarsa.

"Makanan roti, popok bayi itu juga banyak yang expired. Roti itu ada empat dus, kita langsung bakar aja," tukasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Penanggungjawab Relawan Posko Rawa Dulang, Iwan meminta kepada masyarakat yang akan mengirimkan makanan dan obat-obatan, serta lainnya agar diperhatikan terlebih dahulu masa tenggat waktu produk.

"Saya meminta kepada masyarakat, yang mau menyumbang atau mengirim apapun itu kepada korban bencana di Gunung Mas, agar memperhatikan kembali masa berlakunya, jangan sampai expired seperti kemarin malam," pintanya.

Menurutnya, saat ini masyarakat atau korban bencana banjir bandang Bogor di Posko Rawa Dulang tidak membutuhkan pakaian.

"Pakaian di sini sudah cukup, bahkan ada 30 karung. Pas dipilah ternyata tidak layak pakai, bolong-bolong gitu pokoknya," tutupnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kejari Tasikmalaya: Jangan Halangi Penyidikan Sunat Bansos

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 23:34 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya M Syarif mengakui, dalam pengungkapan kasus dugaan pemotongan hib...

Umum - Regional, Kejari Tasikmalaya: Jangan Halangi Penyidikan Sunat Bansos, Kejari Kabupaten Tasikmalaya,Sunat Bansos Pemprov,Pemotongan Bansos Pemprov

KPAID Segera Lakukan Pendampingan Anak Korban KDRT

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 23:13 WIB

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa seorang bidan SA (35) asal Kecamatan Salopa mendapatkan perhatian...

Umum - Regional, KPAID Segera Lakukan Pendampingan Anak Korban KDRT, KPAID Kabupaten Tasikmalaya,Pendampingan Anak Korban KDRT,Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Waspada! Hujan Ekstrem Berpeluang Terjadi di Jabodetabek Malam Ini

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 21:14 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Berpeluang Terjadi di Jabodetabek Malam Ini

Umum - Regional, Waspada! Hujan Ekstrem Berpeluang Terjadi di Jabodetabek Malam Ini, hujan deras jabodetabek,Bekasi Hujan,bogor hujan,Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),Berita Bekasi Hari Ini,Berita Bogor

51 Santri di Tasikmalaya Masih Jalani Isolasi

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 20:55 WIB

Santri dan santriwati dari klaster pesantren Persis 67 Benda, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, yang masih menjalani...

Umum - Regional, 51 Santri di Tasikmalaya Masih Jalani Isolasi, Santri di Tasikmalaya,Santri Positif Covid-19,Klaster Pesantren

Kisah Tarling, Transformasi Kesenian Rakyat Pantura 

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 20:44 WIB

Warung Pojok, Pemuda Idaman, Tetes Banyu Mata, Juragan Empang, Lanange Jagat, Keloas, Kopi Lendot. Serentetan judul lagu...

Umum - Regional, Kisah Tarling, Transformasi Kesenian Rakyat Pantura , Tarling,Kesenian Pantura,Tarling Indramayu

Atlet Arung Jeram Kota Tasikmalaya Kesulitan Tempat Latihan

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 20:40 WIB

Sungai Ciwulan yang membelah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu sungai yang dijadikan tempat latihan ol...

Umum - Regional, Atlet Arung Jeram Kota Tasikmalaya Kesulitan Tempat Latihan, Atlet Arung Jeram Kota Tasikmalaya,Sungai Ciwulan,Jambore River Board 2021

Ibu Kades di Cianjur Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 19:48 WIB

Mantan Kepala Desa Bunisari Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, RM diciduk jajaran Satreskrim Polres Cianjur, lan...

Umum - Regional, Ibu Kades di Cianjur Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya, Polres Cianjur,Korupsi Dana Desa,Kades di Cianjur

Ngaku Staf Kemenag, Warga Nagreg Ini Tipu Puluhan Pesantren di Tasik

Regional Rabu, 24 Februari 2021 | 18:11 WIB

Seorang warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, berinisial AA diamankan Satreskrim Polresta Tasikmalaya karena diduga...

Umum - Regional, Ngaku Staf Kemenag, Warga Nagreg Ini Tipu Puluhan Pesantren di Tasik, kemenag,penipuan ponpes tasik,penipuan pesantren tasik,nagreg,Berita Tasikmalaya Hari Ini,berita kriminal tasik,Polresta Tasikmalaya
dewanpers