web analytics
  

Joe Biden Sampaikan Pidato Pelantikan: Demokrasi Telah Menang

Kamis, 21 Januari 2021 07:28 WIB
Umum - Internasional, Joe Biden Sampaikan Pidato Pelantikan: Demokrasi Telah Menang, Joe Biden,Pelantikan Joe Biden,Donald Trump,presiden amerika serikat,Pidato Pelantikan Joe Biden

Upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden, menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat, Washington, Rabu (20/1). (EPA/Pool/Saul Loeb,)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan demokrasi telah menang. Ia menyerukan persatuan dan ketahanan untuk menghadapi perpecahan bangsa.

Dua pekan sebelumnya pendukung Donald Trump dan ekstrimis sayap kanan menyerbu Capitol Hill. Diselimuti dengan salju, pelantikan di Washington ini dijaga ketat oleh puluhan ribu tentara senjata lengkap dan tanpa penonton.

"Keinginan rakyat telah didengar dan keinginan rakyat telah diperhatikan, kami kembali belajar demokrasi berharga dan demokrasi itu rapuh, pada jam ini teman-teman, demokrasi telah menang, ini harinya Amerika, ini harinya demokrasi, ini hari bersejarah dan harapan, pembaharuan dan pemecahan masalah," kata Joe Biden dalam pidatonya, Kamis (21/1/2021).

 Sejarah lain yang terukir dalam pelantikan ini adalah Kamala Harris yang menjadi perempuan pertama yang dilantik sebagai wakil presiden. Mantan Senator dari Kalifornia itu juga perempuan kulit hitam pertama dan keturunan Asia Selatan pertama yang menjabat sebagai wakil presiden.

Joe Biden tidak menyebutkan nama Trump yang melanggar tradisi dengan tidak menghadiri upacara pelantikan. Tapi secara implisit presiden AS yang baru itu menyerang Trump.

Ia mengecam 'kebohongan untuk kekuasaan dan profit' dan terus terang dengan tantangan di masa depan.

Salah satunya pandemi virus korona yang telah menewaskan 400 ribu jiwa di Amerika. Serta keterpurukan ekonomi dan perpecahan bangsa yang dipicu rasialisme.

"Banyak yang harus kami lakukan di musim dingin yang penuh bahaya ini, banyak yang harus diperbaiki, dipulihkan, banyak yang perlu dibangun lagi dan lagi, hanya sedikit orang dalam sejarah bangsa ini yang mengalami tantangan atau berhadapan dengan masa yang lebih menantang daripada yang kami hadapi sekarang," katanya.

Joe Biden bertekad untuk melangkah sejak awal dengan ambisi 100 hari pertama. Seperti mempercepat distribusi vaksin Covid-19 dan meloloskan paket bantuan ekonomi senilai 1,9 triliun dolar AS.

Di hari pertama ia mengubah kebijakan-kebijakan Donald Trump dengan menandatangani serangkaian perintah eksekutif termasuk membawa kembali AS ke Perjanjian Iklim Paris dan mewajibkan pemakaian masker di properti pemerintah federal.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapa...

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:55 WIB

Bisakah undang-undang yang telah resmi di Australia ini diberlakukan di Indonesia?

Umum - Internasional, RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapan di Indonesia?, facebook,Google,Media,Konten Berita

Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:50 WIB

Pembunuhan yang telah berlangsung pada 28 dan 29 November 2020.

Umum - Internasional, Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea, Pembunuhan Massal,Etiopia

Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:16 WIB

Saat ini, Maroko sebetulnya masih melarang keras produksi dan pemakaian ganja.

Umum - Internasional, Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko, Ganja,Legal,Maroko,keperluan medis,terapeutik

China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 13:46 WIB

Aktivis dan pakar hak asasi manusia mengatakan setidaknya satu juta Muslim ditahan di kamp-kamp di wilayah barat terpenc...

Umum - Internasional, China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur, Muslim Uighur,China

Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:45 WIB

Karena wilayah Utara, yang merupakan lokasi Kota Tabuk, sudah terbiasa turun salju.

Umum - Internasional, Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal, salju,Arab Saudi

Malaysia Pulangkan Warga Myanmar saat Kudeta Militer, EU dan AS Kecewa

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:25 WIB

Malaysia pada Selasa (23/2/2021) mengirim 1.086 warga Myanmar kembali pulang dengan ke tiga kapal angkatan laut yang dik...

Umum - Internasional, Malaysia Pulangkan Warga Myanmar saat Kudeta Militer, EU dan AS Kecewa, Myanmar,Kudeta Militer,Malayasia,Uni Eropa (UE),Amerika Serikat

Kisah Pilu PSK Jual Bayi untuk Modal Bisnis Miras

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 10:04 WIB

Seorang PSK di Negara Bagian Ebonyi, Nigeria berniat menjual bayinya yang berusia 4 bulan untuk modal bisnis bir. Karena...

Umum - Internasional, Kisah Pilu PSK Jual Bayi untuk Modal Bisnis Miras, PSK,Bayi dijual,Jual Bayi,Bayi PSK,Kisah PSK,Kisah pilu PSK

Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:27 WIB

Jagat media sosial diramaikan dengan salju yang turun di wilayah Tabuk, Arab Saudi belum lama ini. 

Umum - Internasional, Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?, Salju arab,hujan salju arab saudi,salju tabuk arab,tanda kiamat salju di arab,salju,Tanda kiamat,kiamat

artikel terkait

dewanpers