web analytics
  

Yana Dukung UMKM yang Tampung Karyawan Terdampak Pandemi Covid-19

Rabu, 20 Januari 2021 21:40 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Yana Dukung UMKM yang Tampung Karyawan Terdampak Pandemi Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,UMKM Kota Bandung,Karyawan Terdampak Pandemi Covid-19

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi pelaku UMKM pembuat kain rajut di RW 11 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (20/1/2021). (Dok Humas Pemkot Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sangat mengapresiasi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Cisaranten Endah yang menampung pegawai di tengah pandemi Covid-19.

Yana bahkan sengaja mendatangi langsung para pelaku UMKM tersebut. Ia menyempatkan untuk menyusuri pemukiman padat di RW 11 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik dan mendatangi sebuah tempat produksi olahan plastik untuk perlengkapan furniture. 

Yana juga mengunjungi dua lokasi pembuat kain rajut.

“Di tengah satu pemukiman di tengah pandemi mereka tetap berkreasi dan berinovasi. Kami mengapresiasi mereka tetap beraktivitas membuka peluang bagi orang lain untuk tetap bisa menghasilkan,” ucap Yana di sela-sela kunjungannya, Rabu (20/1/2021).

Yana sangat terkesan dengan para pelaku UMKM di Cisaranten Endah ini, lantaran alih-alih mengurangi karyawan mereka justru bisa menambah pegawai. 

Bahkan, pekerja yang ditampung juga adalah mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja akibat terdampak Covid-19.

“Meski pun terkena dampak tapi rekuitment tenaga kerja bisa tetap dilakukan. Ada yang membuka pasar, jadi ordernya ada terus,” tegasnya.

Di sela-sela kunjungannya, Yana selalu menyempatkan untuk berdialog Bersama para pelaku UMKM ini. Guna memberikan dukungan, dia turut serta membawa Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung, Atet Dedi Handiman.

“Tadi sudah diskusi soal hambatannya. Sekarang ini ada dinas atau cari dari teman-teman perbankan untuk mencari solusi untuk peningkatan produksi,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik produksi kain rajut, Sansan mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19 mulai menyerang sektor ekonomi, dirinya menampung lima pegawai baru. 

“Ada 9 orang. Yang baru di mulai pandemi ada lima orang. Sebelumnya mereka bekerja di pabrik tapi berhenti jadi masuk ke sini,” kata Sansan.

Langkahnya menampung karyawan terdampak pemutusan akibat Covid-19 ini ternyata tak lantas jadi beban. Pasalnya, penjualan produksinya tetap mendapatkan tempat di pasar domestik. Kendati dihadapkan pada tantangan naiknya harga bahan baku.

“Produksi sekarang baju rajut 40 lusin per minggu. Pasar masih tetap grosir Tanah Abang, Pasar Baru cuma sekarang jumlahnya agak terbatas. Bahan baku disebut aman, tapi sudah dua kali ada kenaikan sementara. Tapi penjualan tidak bisa (naik),” ungkapnya.

Pelaku UMKM lainnya, Iwan Ganiawan, pengrajin perlengkapan furniture juga turut memberdayakan masyarakat sekitar. Utamanya kaum ibu untuk melakukan pengerjaan akhir atau finishing. 

“Yang ngepres delapan orang, sama yang maklun dan dibungkus sekitar 16 orang. Bahkan ibu-ibu di sini juga ikut membungkus," terang Iwan.

Usaha yang ditekuni Iwan dalam 10 tahun terakhir ini tetap bertahan di tengah pandemic Covid-19. Pendapatan kotornya dalam satu pekan bisa mencapai Rp30 juta. 

“Sekarang saya kirim masing-masing ada satu toko di Jakarta, Karawang dan Tasikmalaya. Kadang toko lain minta terpaksa tidak dilayani,” katanya. 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 19:58 WIB

Jumlah pengangguran di Kota Bandung pada 2020 disebut meningkat dari tahun sebelumnya. Kondisi pandemi Covid-19 menjadi...

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung,Angka Pengangguran Kota Bandung,Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung

Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Ju...

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:45 WIB

Rani mengaku kehilangan uang sekitar Rp3,4 juta yang merupakan hasil kerjanya selama satu bulan.

Bandung Raya - Bandung, Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Juta, Penipuan,Hipnotis,ATM,Korban,Kehilangan,Uang

Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:33 WIB

Perizinan dua tempat hiburan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung disarankan dicabut lantaran sering melangg...

Bandung Raya - Bandung, Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut, Hiburan malam di Bandung,tempat hiburan malam di bandung,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),PSBB Bandung,PSBB

Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:28 WIB

Hal itu terpaksa dilakukan karena dua tempat usaha tersebut sudah melakukan pelanggaran secara berulang.

Bandung Raya - Bandung, Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut, Bandung Wetan,Izin Operasional,protokol kesehatan (prokes),Pelanggaran

Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:25 WIB

Yana memberikan apresiasi kepada warga RW 14 karena dapat menghidupkan Buruan Sae dengan baik. 

Bandung Raya - Bandung, Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Buruan Sae Komplek Rafflesia,Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan),CSR PT. Pindad,Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar

Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:03 WIB

Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah mengatakan, dari total 30 anggota PWI Kota Bandung yang hadir, sebanyak 10 anggota m...

Bandung Raya - Bandung, Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah, donor darah PWI Kota Bandung,Hari Pers Nasional PWI Kota Bandung,Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah,PWI Kota Bandung

Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari senilai Rp7,7...

Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Program Pemulihan Ekonomi Nasional,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 15:50 WIB

Di samping pelatihan dan program magang, pembukaan bursa kerja secara daring pun terus dioptimalkan oleh Dinas Tenaga Ke...

Bandung Raya - Bandung, Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja, Pengangguran,Disnaker,BIMMA Bursa Kerja,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers