web analytics
  

Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda

Rabu, 20 Januari 2021 15:21 WIB Netizen Deffy Ruspiyandy
Netizen, Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda, Jalan Veteran Bandung,Kawasan toko sepeda Jalan Veteran Bandung,Komunitas sepeda Jalan Veteran Bandung,toko sepeda di Bandung,Onderdil sepeda di Bandung

Pemilik sepeda sedang berbincang dengan orang yang menyervis vegl di depan sebuah toko sepeda. (18/1-2021) (Deffy Ruspiyandy)

Deffy Ruspiyandy

Penulis Artikel dan Penulis Ide Cerita di SCTV.

AYOBANDUNG.COM -- Kegiatan bersepeda yang kembali ramai dalam beberapa waktu lalu tak lepas dari tersedianya sepeda dan juga onderdil yang dibutukannya. Namun, seiring perkembangan yang terjadi, harga sepeda dan peralatannya melonjak cukup tajam.

Hal ini terjadi akibat banyaknya permintaan, tetapi persediaannya terbatas. Tentu saja hal ini menjadi bukti jika kegiatan bersepeda adalah kegiatan yang antusias disukai oleh masyarakat luas di berbagai kota. Karena selain berolah raga, kegiatan ini bisa disebut sebagai kegiatan berwisata.

Salah satu kawasan yang memanjakan para pesepeda untuk bisa membeli dan memenuhi kebutuhan peralatan sepedanya, tak salah jika kemudian dikedepankan kawasan Jalan Veteran Kota Bandung yang menyediakan berbagai macam sepeda dan segala perlengkapan pendukungnya.

Sebuah toko sepeda yang ditunggui oleh pemilik dan tukang tambal ban yang ada di depan toko ( Deffy Ruspiyandy)

Tentu saja hal ini menjadi daya tarik tersersendiri karena selain berada di posisi strategis juga daerah ini mudah dijangkau dan berada di pusat kota. Bagi mereka yang datang dari luar kota pun, tak akan susah mencari karena jalan ini dekat ke Pasar Kosambi dan jika bertanya jalan Veteran, maka banyak orang yang sudah mengetahuinya.

Uniknya, di antara toko-toko yang berjejer di kawasan tersebut ternyata yang menarik bukan saja menyediakan sepeda-sepeda untuk orang dewasa, tetapi ternyata menyediakan pula sepeda untuk bayi dan juga anak-anak.

Kalau boleh mengatakan bahwa di jalan Veteran ini ternyata komplit menyediakan beragam sepeda untuk berbagai tingkatan umur. Di toko-toko itu dapat ditemui pula produk sepeda lokal dan juga produk sepeda dari luar negeri yang tentunya  dengan harga yang berbeda tentunya.

Tak mengherankan jika kawasan ini banyak dikunjungi orang-orang setiap harinya dengan berbagai macam kebutuhan dan tidak sekadar membeli sepeda semata.

Tidak hanya itu, di sini pun terdapat pula beragam onderdil sepeda yang dibutuhkan oleh orang-orang juga menyediakan servis dari mulai membetulkan tali rem, menyetel velg, ataupun mau berkonsultasi tentang sepeda itu sendiri.

Bahkan di sini bisa dibeli pula sepeda yang sudah jadi atau membeli sepeda dengan sistem mencicil yang disesuaikan dengan onderdil yang kita inginkan. Tidak itu saja, kita pun bisa membeli sepeda yang dipesan terlebih dahulu kalau kita menginginkannya karena bisa mungkin di toko yang bersangkutan tidak menyediakannya secara lansung.

Bagi pesepeda dengan tujuan olahraga atau sekedar hobi, di kawasan ini pun termasuk di toko-toko sepeda dan peralatannya menyediakan pula kostum untuk olahraga sepeda itu sendiri. Sehingga para pesepeda yang datang ke sana tak sulit lagi untuk mencari kostum sepeda yang diinginkannya.

Selain bersepeda itu menyehatkan, menyenangkan hati, juga tercipta pula sebuah penampilan yang baik bagi mereka yang suka menjaga penampilannya. Karena dengan penampilan yang baik, ada kecenderungan hal itu bisa menambah kepercayaan diri saat bersepeda di mana pun mereka berada. 

Beberapa bulan terakhir ini tren bersepeda menjadi meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat bahwa olahraga bersepeda sangat baik bagi kesehatan dan untuk mengurangi kemacetan. Bukan itu saja, bersepeda sendiri tak cukup sekadar memiliki sepeda, tetapi sepeda yang dipakai haruslah layak digunakan apalagi untuk perjalanan jauh.

Orang-orang dari komunitas sepeda sedang berkumpul di sebuah toko sepeda. (Deffy Ruspiyandy)

Tak mengherankan jika harga sepeda bisa dari harga dua juta lima ratus ribu rupiah sampai puluhan juta rupiah. Kondisi yang terlihat bukan saja kebutuhan akan bersepeda semata, tetapi kali ini memunculkan pula bahwa memiliki sepeda bermerk dengan harga mahal bisa pula menunjukkan derajat bagi pemilik sepeda tersebut. Namun hal ini tak menjadikan semua orang harus terus mengikuti hal ini jika memang memiliki keuangan yang terbatas.

Menariknya di kawasan jalan Veteran ini pun sering pula berkumpul komunitas sepeda sehingga di sini bisa terjalin keakraban bagi para pesepada yang ada. Tentu saja kawasan ini tak sekadar menjadi pusat penjualan sepeda dan onderdilnya semata, melainkan bsia pula menjadi tempat berkumpulnya para pesepeda untuk membicarakan berbagai hal khususnya dunia sepeda baik secara perseorangan maupun secara berkelompok.

Jadi, momentum semacam ini haruslah terkondisikan secara baik sehingga para pesepeda bisa menjalin komunikasi yang baik sehingga mereka bisa bersepeda bersama dengan inisiatif sendiri atau melalui even yang dilaksanakan oleh pihak tertentu.

Tentu saja keberadaan toko-toko yang ada di jalan Veteran Kota Bandung ini dapat dikatakan sebagai kawasan surganya para pesepeda karena dapat memenuhi kebutuhan para pesepeda baik di dalam kota maupun di luar kota.

Tentu saja hal ini pertanda baik bagi para pesepeda karena kebutuhannya akan begitu mudah terpenuhi. Intinya bagi yang ingin mendapatkan sepeda dengan onderdil yang baik tentu harus menyediakan uang yan cukup besar untuk hal itu.

Semoga saja keberadaan toko-toko sepeda di jalan itu membuat para pesepeda bersemangat untuk terus bersepeda dan tidak menjadi tren sesaat yang akhirnya sepeda itu hanya disimpan di gudang dan tak pernah dipakai lagi alias sia-sia apalagi dibeli dengan harga yang mahal.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Penerjemah Sunda Pertama

Netizen Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Raden Kartawinata menduduki posisi yang sebelumnya tidak ada dalam birokrasi kolonial di Tatar Sunda, menjadi penerjemah...

Netizen, Penerjemah Sunda Pertama, Penerjemah Sunda,raden kartawinata,K.F. Holle

Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?

Netizen Senin, 22 Februari 2021 | 15:08 WIB

Cerita ini terinspirasi dari pertanyaan, mengapa orang India mampu menduduki posisi-posisi penting di perbankan,  lembag...

Netizen, Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?, India,sukses,ekonomi

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:59 WIB

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Sekolah di Sumedang

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:54 WIB

Pada 5 Juli 1867, Bupati Sumedang R.A. Soeria Koesoema Adinata alias Pangeran Sugih membuka sekolah yang diupayakan oleh...

Netizen, Sekolah di Sumedang, pengeran sugih,sekolah di sumedang,sejarah sekolah,kartawinata,pendopo sumedang,kabupaten sumedang

Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:17 WIB

Manfaat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai diragukan setelah Uni Soviet bubar, juga ketika negara-negara pecah...

Netizen, Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China, NATO,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Joe Biden,Amerika Serikat,Australia,china,Presiden Cina Xi Jinping

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen, Mencegah Kebakaran Sejak  Dini, mencegah kebakaran,dinas kebakaran,cara mencegah kebakaran

Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:45 WIB

Bila kita berjalan-jalan di daerah alun-alun kota Bandung dan sedikit bergeser ke arah Jalan Lengkong kemudian menuju Ja...

Netizen, Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme, Isa Anshary,jalan pungkur,marxisme,anti komunis,Komunis,Persatuan Islam

Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung

Netizen Jumat, 19 Februari 2021 | 13:24 WIB

Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung

Netizen, Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung , Situ Aksan,burung situ aksan,manuk piit,manuk bondol,manuk cipeung,sejarah bandung baheula
dewanpers