web analytics
  

Seputar Gula, Khasiat dan Mitosnya

Rabu, 20 Januari 2021 07:05 WIB Republika.co.id
Gaya Hidup - Sehat, Seputar Gula, Khasiat dan Mitosnya, Manfaat Gula,khasiat gula,Gula Sebabkan Diabetes,Gula Sebabkan Anak Hiperaktif,konsumsi gula,Gula Sebabkan Kecanduan,Gula Pemicu Kanker

Ilustrasi gula. (designfoto dari Pixabay )

AYOBANDUNG.COM -- Gula tak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Gula merupakan salah satu bahan baku yang sangat umum digunakan dalam keseharian. Akan tetapi, banyak yang sudah menyadari bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu masalah kesehatan.

Meski lekat dengan "image" yang kurang baik, ada banyak informasi miring seputar gula yang sebenarnya hanya mitos belaka. Berikut ini adalah enam di antaranya, seperti dilansir Medical News Today, Selasa (19/1).

Gula Sebabkan Kecanduan
Sebagian ahli meyakini bahwa gula menyebabkan kecanduan. Salah satunya adalah sebuah ulasan naratif dari 2017 mengenai dampak konsumsi gula pada hewan. Dikatakan bahwa data pada hewan menunjukkann bahwa konsumsi gula tambahan memiliki efek seperti obat-obatan terlarang.

Akan tetapi, ulasan tersebut hanya berfokus pada studi-studi terhadap hewan. Temuan ini tidak bisa serta-merta dijadikan bukti bahwa hal yang sama kan terjadi pada manusia.

Dr Dominic M Dwyer dari School of Psychology di Cardiff University mengatakan perilaku seperti kecanduan terhadap gula dan makanan lain dapat ditemukan pada sebagian kecil individu obesitas. Akan tetapi, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa gula itu adiktif.

"Walaupun kita tahu gula memiliki dampak psikologis, termasuk emmberikan kepuasan, dan ini kemungkinan besar dimediasi melalui sistem reward otak," ujar Prof David Nutt yang mengepalai Independent Scientific Committee on Drugs dan juga Departemen Neuropsikofarmokologi dan Pencitraan Molekuler di Imperial College London.

Gula Sebabkan Anak Hiperaktif
Banyak pula yang meyakini bahwa konsumsi gula seperti permen dapat membuat anak menjadi terlalu aktif. Akan tetapi, tak ada bukti bawha gula menyebabkan peningkatan hiperaktivitas pada sebagian besar anak-anak.

Hal ini pula yang diungkapkan dalam sebuah analisis meta di JAMA pada 1995. Analisis meta ini mengulas 23 percobaan dari 16 karya ilmiah.

"Analisis meta dari studi-studi yang dilaporkan saat ini menemukan bahwa gula (umumnya sukrosa) tidak mempengaruhi performa perilaku atau kognitif anak-anak," jelas analisis meta tersebut.

Gula Sebabkan Diabetes
Meski gula dan diabetes seringkali dikaitkan, ternyata tidak ada hubungan langsung di antara keduanya. Yang sebenarnya meningkatkan risiko diabetes tipe 2 adalah kegemukan dan obesitas. Dalam hal ini, kosumsi gula berlebih merupakan salah satu faktor yang membuat seseorang bisa menjadi gemuk atau obestias sehingga kemudian memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap diabetes tipe 2. Akan tetapi, gula bukanlah penyebab langsung dari diabetes tipe 2.

Gula pada Buah Peru Dihindari Saat Diet
Buah secara alami mengandung gula. Karena kandungan gula ini, sebagian orang meyakini bahwa buah-buahan sebaiknya dihindari ketika berdiet untuk menurunkan berat badan.

Hal ini jelas hanya sekedar mitos. Buah mengandung beragam senyawa yang menyehatkan tubuh. Beberapa di antaranya adalah berbagai variasi vitamin, mineral, dan serat.

Gula Harus Benar-Benar Disingkirkan
Konsumsi gula yang berlebih memang buruk bagi kesehatan. Akan tetapi, bukan berarti gula harus benar-benar dilarang untuk dikonsumsi. Konsumsi gula sebaiknya tidak dihindari, namun dibatasi agar tidak berlebihan.

Asupan gula bisa didapatkan dari sumber-sumber makanan yang menyehatkan seperti buah. Yang perlu diwaspadai adalah produk makanan atau minuman yang mengandung tinggi gula, seperti minuman bersoda.

Gula Pemicu Kanker
Sel-sel kanker membelah diri dengan cepat sehingga membutuhkan energi yang cukup besar. Di sisi lain, gula dapat menyediakan energi itu. Akan tetapi, bukan berarti dapat disimpulkan bahwa gula dapat menyebabkan kanker.

Pada dasarnya, bukan hanya sel kanker tetapi semua sel di dalam tubuh membutuhkan gula. Selain itu, se kanker juga membutuhkan nutrisi lain untuk bisa bertahan, tidak hanya gula saja. Beberapa nutrisi lain yang juga dibutuhkan sel kanker adalah asam amino dan lemak.

"Tak ada bukti bahwa menerapkan diet bebas gula menurunkan risiko terkena kanker, atau meningkatkan kemungkinan selamat bila terdiagnosis (kanker)," jelas Cancer Research UK.

Meski bukan penyebab langsung, ada sedikit "twist" antara hubungan gula dengan risiko kanker. Asupan gula yang tinggi  dengan penambahan berat badan yang kemudian dapat berujung pada kegemukan dan obesitas. Kegemukan dan obesitas berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Jadi, gula memang tidak secara langsung menyebabkan kanker. Akan tetapi, konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan obesitas dan kemudian peningkatan risiko kanker.

 

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi

Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:06 WIB

Peristiwa setahun terakhir itu membuat WHO memutuskan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi , Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO,beda endemik dan pandemi,Penyebaran virus Covid-19,pandemi global,Endemik,Pandemi,HIV,Pandemi Flu,Pandemi Flu Babi,pengertian endemik,penyakit endemik

5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 07:04 WIB

Berbagai negara telah memulai program vaksinasi guna menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat. Jika Anda term...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Tempat Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona

Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:49 WIB

Banyak orang sudah mengetahui bahwa minum minuman bersoda secara rutin bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Akan...

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun, minum soda,Penyakit autoimun,autoimun,mencegah penyakit autoimun

Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:14 WIB

Deputi Bidang Penelitian dan Translasional Lembaga Eijkman David Handojo Muljono mengatakan pemberian plasma konvalesen...

Gaya Hidup - Sehat, Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin, Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat,cara penyembuhan covid-19,cara kerja Plasma konvalesen

Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:56 WIB

Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk memperhatikan keseimbangan makanan saat sarapan. Hal itu akan membantu me...

Gaya Hidup - Sehat, Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes, Diabetes,mencegah diabetes,cara mencegah diabetes,Obat Diabetes,makanan diabetes,makanan berbahaya diabetes

Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:49 WIB

Ada banyak varian teh yang bisa dinikmati untuk menemani waktu luang bersama keluarga, hangout bersama teman atau menja...

Gaya Hidup - Sehat, Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis, Minum teh,manfaat minum teh,Osteoporosis,mencegah Osteoporosis,obat Osteoporosis

Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:36 WIB

Para ilmuwan mengidentifikasi lebih dari 70 ribu virus yang sebelumnya tidak dikenal hidup di usus manusia dan menginfek...

Gaya Hidup - Sehat, Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia, virus di usus,usus manusia,virus usus manusia,kesehatan usus
dewanpers