web analytics
  

9 Manfaat Makanan Pedas untuk Kesehatan, Bisa Kurangi Risiko Tumor

Selasa, 19 Januari 2021 11:57 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 9 Manfaat Makanan Pedas untuk Kesehatan, Bisa Kurangi Risiko Tumor, Makanan Pedas,Manfaat makanan pedas,Pedas,Manfaat makanan pedas untuk kesehatan,makanan pedas sehat,pedas sehat

[Ilustrasi] Makanan pedas. (Pixabay/Baohm)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pada beberapa kasus makanan pedas bisa membuat orang sakit perut. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi orang untuk terus menyukainya.

Nah, tahukah Anda bahwa selain membuat ketagihan, makanan pedas ternyata juga memberi manfaat? Dilansir daro laman Firstwefeast, ini beberapa manfaat makan makanan pedas yang mungkin belum Anda tahu.

1. Membantu menurunkan berat badan

Ilmuwan di Universitas Daegu, Korea, menemukan tikus yang diberi diet tinggi lemak dikombinasikan dengan capsaicin (zat aktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas) membakar lebih banyak lemak daripada tikus dengan diet tinggi lemak tanpa capsaicin. Para peneliti mampu membuktikan bahwa capsaicin membantu mengurangi ukuran sel lemak dengan meningkatkan produksi protein di dalam sel.

Dalam sebuah studi tahun 2010, The Journal of Proteome Research juga menemukan bahwa capsaicin dapat menurunkan produksi sel lemak.

2. Mengurangi risiko tumor

Sebuah studi dari Edwards School of Medicine di West Virginia menunjukkan capsaicin memiliki sifat anti-proliferatif yang dapat melindungi tubuh dari tumor kolorektal dan kanker paru-paru. Capsaicin mengaktifkan saluran ion yang disebut TRPV1, yang dapat membantu melindungi tubuh dari panas, keasaman, dan bahan kimia pedas. Ketika TRPV1 berinteraksi dengan reseptor faktor pertumbuhan epidermal, itu dapat menurunkan risiko perkembangan tumor usus dan pertumbuhan yang tidak diinginkan lainnya.

3. Menurunkan risiko serangan jantung dan stroke

Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa sering mengonsumsi makanan pedas dapat mencegah serangan jantung atau stroke, ada rumor yang mengatakan bahwa rasa pedas mungkin dapat mengurangi risiko penyakit tersebut. Makanan pedas kaya akan vitamin A dan C, yang dapat memperkuat otot jantung. Otot jantung yang lebih kuat berarti sistem kardiovaskular pun lebih kuat secara keseluruhan.

4. Memperpanjang usia

Sebuah studi yang dilakukan oleh The British Medical Journal menemukan bahwa makan makanan pedas dapat berkontribusi pada umur yang lebih panjang. Studi ini mengikuti 500.000 orang Cina yang dipantau asupan makanan pedasnya. Peneliti menemukan bahwa mereka yang makan makanan pedas setiap hari memiliki risiko 14% lebih rendah untuk kematian dini. Selain itu, mengonsumsi makanan pedas seringkali berkorelasi dengan penurunan risiko kanker dan penyakit pernapasan.

5. Mengurangi cedera

Paprika Chili mengandung lebih banyak vitamin A daripada wortel dan lebih banyak vitamin C daripada segelas jus jeruk. Cabai juga mengandung vitamin D, nutrisi yang sangat diandalkan oleh para atlet untuk mengurangi risiko cedera sebelum berolahraga.

6. Melawan artritis

Mirip dengan capsaicin, jahe juga memberikan rasa pedas pada makanan. Sebuah studi University of Miami menemukan bahwa diet kaya jahe dapat membantu meredakan nyeri radang sendi karena kandungan anti-inflamasi dan anti-spasmodiknya. Selain itu, jahe bisa membantu mengurangi rasa mual.

7. Melawan infeksi

Sebuah studi yang dilakukan oleh Journal of Ethnopharmacology menyelidiki penggunaan capsaicin dalam pengobatan suku Maya kuno. Para peneliti menemukan bahwa capsaicin mencegah lima jenis bakteri dan dapat menangkis infeksi telinga, infeksi jamur, dan masalah bakteri lainnya. Laporan Livestrong mencaat bahwa seperti halnya cabai, bawang putih juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh menangkis infeksi.

8. Meredakan pilek

Cabai rawit bisa menjadi obat alergi Anda selama musim semi. Telegraph melaporkan bahwa lada dapat digunakan untuk membuka saluran udara dan mengurangi rasa sakit yang menyebabkan hidung tersumbat. Tip meredakan hidung tersumbat: Campurkan cabai rawit dengan segelas limun, ini tidak hanya membantu meredakan alergi, tetapi juga meningkatkan metabolisme Anda dengan cepat.

9. Mencegah sakit pencernaan

Sementara banyak yang percaya bahwa makan makanan pedas dapat menyebabkan peradangan dan iritasi saat BAB, sebuah studi dari The Critical Reviews in Food Science and Nutrition menemukan bahwa ini mungkin tidak benar.

Para peneliti menyatakan, "Capsaicin tidak merangsang, tetapi menghambat sekresi asam, merangsang alkali, sekresi lendir, dan terutama aliran darah mukosa lambung yang membantu dalam pencegahan dan penyembuhan tukak." Ini menunjukkan bahwa Anda dapat terus menikmati makanan pedas tanpa takut sakit perut.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Ini Kegunaan MSG Bagi Lansia

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:15 WIB

Pakar diet dan gizi, sekaligus anggota IDI, Johanes Chandrawinata mengatakan saat diopname di rumah sakit, pasien lansia...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Kegunaan MSG Bagi Lansia, MSG,Manfaat MSG,kegunaan MSG,Lansia

Masker 3 Lapis Efektif Cegah Tetesan Besar dan Kecil

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 13:07 WIB

Pilihlah masker yang terdiri dari tiga lapis. Para peneliti kini telah mengimbau kembali agar masyarakat menggunakan mas...

Gaya Hidup - Sehat, Masker 3 Lapis Efektif Cegah Tetesan Besar dan Kecil, masker,masker efektif,masker efektif cegah corona,masker 3 lapis

Imun Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Kedua

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:45 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, efektivitas vaksin atas timbulnya imun baru akan efektif muncul pada 2...

Gaya Hidup - Sehat,  Imun Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Kedua, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona,COVID-19

Aktivitas Fisik Efektif Cegah Diabetes Tipe 2

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:43 WIB

Melakoni aktivitas fisik secara rutin disinyalir efektif mencegah diabetes tipe dua, terutama yang tinggal di kawasan ti...

Gaya Hidup - Sehat, Aktivitas Fisik Efektif Cegah Diabetes Tipe 2, Diabetes Tipe 2,Gejala Diabetes Tipe 2,penderita diabetes tipe 2,mencegah diabetes tipe 2

Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 02:04 WIB

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Jabodebek, Prof. Dr. Mardi Santoso meminta agar masyarakat jangan meremeh...

Gaya Hidup - Sehat, Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme, Perut Buncit,Cara Mengatasi Perut Buncit,cara mencegah perut buncit,cara menyamarkan perut buncit,penyebab perut buncit

5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 01:03 WIB

Banyak wanita lupa untuk memerhatikan dan menjaga kesehatan alat reproduksinya.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita, Alat Reproduksi Wanita,Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 22:59 WIB

Mata panda seringkali menjadi masalah bagi para wanita. Pasalnya, hal terebut mengurangi rasa percaya diri bagi para wan...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda, Mata Panda,Bahan Hilangkan Mata Panda

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 14:40 WIB

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Gaya Hidup - Sehat, Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui , Asam Urat,Penderita asam urat,makanan pemicu asam urat,makanan pantangan asam urat,pantangan asam urat,meredakan asam urat
dewanpers