web analytics
  

Kejagung Geledah Kantor BPJS Ketenagakerjaan yang Diduga Korupsi Puluhan Triliun

Selasa, 19 Januari 2021 22:26 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Kejagung Geledah Kantor BPJS Ketenagakerjaan yang Diduga Korupsi Puluhan Triliun, bpjs korupsi,korupsi bpjs,korupsi bpjs ketenagakerjaan,bpjs ketenagakerjaan korupsi,BPJS Ketenagakerjaan

Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penyelidikan dugaan penyimpangan dana di Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan meningkat ke penyidikan.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menaikkan status hukum pengungkapan dugaan praktik korupsi di lembaga jaminan sosial tersebut menjadi penyidikan, setelah penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik), Print-02/F.2/Fd.2/01/2021.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum-Kejakgung) Leonard Ebenezer mengatakan, sprindik tersebut terbit pada Selasa (19/1). “Berdasarkan sprindik tersebut, tim penyidik pada Jampidsus, mulai akan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait sebagai saksi,” begitu kata Ebenezer, di Kejakgung, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Terkait penyidikan tersebut, Ebenezer menerangkan, tim di Jampidsus pada Senin (18/1) sudah memulai serangkaian proses pencarian bukti-bukti kasus. Di antaranya, dengan melakukan upaya penggeledahan di kantor induk BPJS Naker yang berada di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel). 

“Penyidik menyita beberapa data dan dokumen dalam penggeledahan tersebut,” kata Ebenezer.

Tim penyidikan Jampidsus, juga akan memulai serangkaian pemanggilan, dan pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi. Hari ini (19/1), kata dia, jadwal pemeriksaan sudah mulai dilakukan terhadap 10 nama.

Pada Rabu (20/1), Ebenezer mengatakan, rencana pemeriksaan kembali dilakukan terhadap 20 nama. “Mereka yang dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi, pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh BPJS Naker,” terang dia.

Direktur Penyidikan di Jampidsus Febrie Adriansyah pernah menerangkan, pengungkapan kasus BPJS Naker sebetulnya berawal dari rangkaian penyelidikan yang panjang. Kata dia, selama penyelidikan tersebut, timnya menemukan adanya dugaan pengelolaan dana investasi yang menyimpang. 

“Terutama terkait dengan investasinya. Transaksinya banyak, sampai 40 T (triliun),” kata Febrie, Senin (28/12) lalu. 

Febrie mengungkapkan, besaran investasi tersebut, berada dalam saham dan reksa dana yang diindikasikan dilakukan dengan praktik korupsi.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:44 WIB

Lia Eden secara kontroversial mengaku sebagai titisan Bunda Maria dan ditugaskan Jibril untuk mengabarkan kedatangan Yes...

Umum - Nasional, Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan, Lia Eden,Lia Eden meninggal dunia,Profil Lia Eden,aliran kepercayaan baru,ajaran 3 Agama Samawi,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama,Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:24 WIB

Lia Eden mengaku telah mendapat wahyu dari malaikat Jibril untuk mendakwahkan sebuah aliran kepercayaan baru melanjutka...

Umum - Nasional, Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia, Lia Eden,Komunitas Salamullah,Penodaan Agama,aliran kepercayaan baru,Aliran Sesat,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama

Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:06 WIB

Getaran hebat tak hanya dirasakan di Desa Majangtengah saja, tapi juga seluruh area di Kabupaten Malang.

Umum - Nasional, Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu, gempa malang,Gempa Malang berpotensi tsunami,Gempa Bumi,gempa,pontensi bencana susulan gempa malang,mitigasi gempa malang

Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 11:21 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sabtu (11/4/2021) menimbulkan potensi gempa yang lebih...

Umum - Nasional, Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!, Gempa,potensi gempa,tsunami,pakar gempa,peningkatan aktivitas gempa,tsunami di selatan Jawa Timur,mitigasi gempa,mitigasi potensi tsunami

PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 08:24 WIB

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19. Mas...

Umum - Nasional, PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih, pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri,Pandemi Covid-19,Salat Tarawih,bulan Ramadan,salat Ied saat Lebaran,protokol kesehatan,Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),tarawih berjamaah

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah...

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:54 WIB

Warga di Surabaya dan Sidoarjo mengaku merasakan getaran gempa di Kabupaten Malang

Umum - Nasional, Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah di Jawa Timur, gempa malang,informasi BMKG,Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di malang

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:16 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Umum - Nasional, Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami, gempa selatan pulau jawa,gempa jawa timur,gempa lumajang,gempa bali,bmkg,gempa hari ini

Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 11:08 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakart kembali memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) Ibu Kota pada masa larangan mudik Le...

Umum - Nasional, Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM, surat izin keluar masuk (SIKM),SIKM Ibu Kota,Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers