web analytics

Kematian Covid-19 Sebagian Besar Memiliki Riwayat Penyakit Ini

clockSelasa, 19 Januari 2021 17:46 WIB userHeru Rukanda
Umum - Regional, Kematian Covid-19 Sebagian Besar Memiliki Riwayat Penyakit Ini, Kematian Covid-19,covid-19 tasik,Komorbid,Penyakit Jantung,Diabetes

Ilustrasi virus Corona. ( PIRO4D dari Pixabay )

TASIK, AYOBANDUNG.COM--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, kasus kematian yang berdiri tunggal atau murni akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya jumlahnya hanya 1% dari total angka kasus kematian.

Hingga Selasa (19/1/2021) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal jumlahnya sebanyak 60 kasus.

"Jadi hanya 6 kasus kematian akibat Covid-19 yang tidak ada komorbid atau penyakit penyertanya. Sedangkan yang 99% lagi karena memiliki komorbid yang rata-rata komorbidnya yakni penyakit diabetes, jantung, dan hipertensi," ujar Uus, Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, ketika terjadi penyakit gangguan kardiovaskuler atau penyakit jantung dan terpapar Covid-19, maka risiko infeksi akan semakin tinggi.

Sedangkan pada penyakit diabetes daya tahan tubuh akan mengalami penurunan, karena secara alami energi tubuh banyak digunakan ke sana.

"Covid-19 ini membutuhkan banyak nutrisi dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jika ada komorbid maka daya tahan tubuh akan terganggu karena adanya gangguan-gangguan yang sifatnya metabolik,"ungkapnya.

Terkait apakah ada virus varian baru yang ditemukan pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Uus menuturkan, sejauh ini pihaknya belum melakukan penelitian ke sana. Namun, dari pola penyebarannya saat ini, didapati pola penyebaran Covid-19 yang begitu cepat dan masif, tapi tingkat virulensinya yang bisa menyebabkan kematian atau fatalitasnya menurun.

"Kita bisa lihat dari angka-angka yang kita miliki. Dulu memang penyebarannya tidak semasif ini, tapi angka kematiannya sampai 6% padahal yang terpapar sedikit," tuturnya.

Pada awal pandemi, tidak jarang pasien datang ke rumah sakit masuk ugd kemudian dirawat sehari harus pasang ventilator. Artinya pada saat datang dalam kondisi bergejala berat dan mungkin disertai komorbid.

"Dulu kebanyakan seperti itu. Alhamdulillah  sekarang hal - hal seperti itu dapat kita minimalisir,"tandasnya.

Uus meminta masyarakat untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan terutama memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

"3M inilah yang dianggap paling ampuh dalam mencegah penularan Covid-19," pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya hingga Selasa (19/1/2021) jumlahnya mencapai 2.747 kasus. Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 52 kasus dengan kasus aktik sebanyak 506 kasus, dan kasus kematian sebanyak 60 kasus.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

RSUD Disomasi Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman karena Alasan Ini

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 21:15 WIB

CV Indo Griya telah mengadakan kesepakatan dengan RSUD Sayang Cianjur dengan perjanjian terkait dengan jasa pelayanan ma...

Umum - Regional, RSUD Disomasi Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman karena Alasan Ini, RSUD Sayang Cianjur,Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman,CV Indo Griya,perjanjian kerja sama

Inilah Penyebab Ruas Jalan Utama di Kota Cianjur bagaikan Sungai Saat...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 20:15 WIB

Sejumlah ruas jalan protokol di Kabupaten Cianjur selalu tergenang air kala hujan deras turun. 

Umum - Regional, Inilah Penyebab Ruas Jalan Utama di Kota Cianjur bagaikan Sungai Saat Hujan, Ruas Jalan Utama,Kota Cianjur,Banjir,Genangan AIr

Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Mulai Sasar Pedagang Pasar Tradisiona...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 19:10 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Purwakarta mulai menyasar para pedagang di pasar tradisional.

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Mulai Sasar Pedagang Pasar Tradisional, Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta,Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika,Pedagang Pasar Tradisional di Purwakarta

Sekda Cianjur Berencana Sisihkan 2,5 Persen Penghasilan ASN untuk Bant...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 19:00 WIB

Muncul wacana menyisihkan 2,5 persen dari gaji aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur.

Umum - Regional, Sekda Cianjur Berencana Sisihkan 2,5 Persen Penghasilan ASN untuk Bantuan Sosial, Sekda Cianjur,2,5 Persen Penghasilan,ASN,aparatur sipil negara,Kabupaten Cianjur,Sisihkan Penghasilan

Peti Mati dari Cianjur Banyak Diincar Pesanan Luar Kota

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 18:05 WIB

Kualitas peti mati asal Cianjur saat ini sedang bagus. Klaim ini terbukti dari banyaknya yang diincar rumah sakit atau y...

Umum - Regional, Peti Mati dari Cianjur Banyak Diincar Pesanan Luar Kota, peti mati,Cianjur,Pesanan Luar Kota, Pandemi Covid-19

Wagub Jabar Tinjau Sentra Vaksinasi di Karawang dan Bekasi

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 16:56 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau Sentra Vaksinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Umum - Regional, Wagub Jabar Tinjau Sentra Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Sentra Vaksinasi,BPBD Jabar

Polres Bogor Ringkus 2 Pencuri Ikan Arwana Sahabat Irfan Hakim

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 13:50 WIB

Polres Bogor berhasil mengamankan dua dari empat pelaku pencurian ikan hias jenis Arwana Super Red, di kolam budidaya m...

Umum - Regional, Polres Bogor Ringkus 2 Pencuri Ikan Arwana Sahabat Irfan Hakim, Pencuri ikan arwana,Pencuri ikan arwana sahabat irfan hakim,Arwana Super Red,Polres Bogor

Gelar Sentra Vaksinasi BPBD, Hipmi Jabar-Asosiasi Pengusaha Sasar 56.0...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 09:45 WIB

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya menyukseskan program va...

Umum - Regional, Gelar Sentra Vaksinasi BPBD, Hipmi Jabar-Asosiasi Pengusaha Sasar 56.000 Peserta, vaksinasi COVID-19,HIPMI Jabar,Sentra Vaksinasi BPBD Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up