web analytics
  

Dampak Buruk Curhat di Media Sosial

Senin, 18 Januari 2021 11:38 WIB Fira Nursyabani
Gaya Hidup - Sehat, Dampak Buruk Curhat di Media Sosial, Curhat di media sosial,Dampak buruk curhat di medsos,Dampak curhat di medsos,Curhat di medsos

Ilustrasi. Curhat di media sosial dapat berdampak buruk. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Curhat di media sosial mungkin membuat sebagian besar orang merasa lega dan puas, apalagi bila curhatan disambut dengan “like” atau komentar yang mendukung. Namun, hati-hati. Tanpa kita sadari hal itu ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kehidupan sosial..

Kini, media sosial seakan tidak terpisah dari aktivitas sehari-hari banyak orang. Banyak yang merasa mengungkapkan rasa kesal, marah, atau sedih melalui sosial media dapat melegakan hati mereka. Akan tetapi, sebenarnya ada banyak konsekuensi dari tindakan tersebut.

Curhat dengan sahabat bisa berdampak baik untukmu, tapi curhat di media sosial yang berlebihan sering kali tidak menyelesaikan masalah, melainkan justru bisa menyebabkan kecemasan dan kecanduan gadget.

Berikut dampak burut curhat di media sosial, disarikan dari Alodokter.

1. Emosi yang semakin terpendam

Memang, beberapa orang yang curhat atau mengungkapkan perasaan negatif di media sosial bisa merasa lebih lega. Namun, perasaan lega dan tenang ini kebanyakan hanya berlangsung dalam jangka pendek.

Orang-orang yang terbiasa mengungkapkan kemarahannya di media sosial cenderung tidak menyelesaikan masalahnya dengan tuntas.

Hal ini menyebabkan perasaan marahnya akan tersisa dan menumpuk, sehingga ia justru lebih sering mengekspresikan kemarahannya di dunia nyata dengan cara negatif.

2. Kehilangan pertemanan

Ada orang yang sering curhat di media sosial tentang hal-hal di sekitarnya, termasuk tentang pekerjaan atau lingkungan terdekatnya. Mereka kadang tidak sadar bahwa unggahan ini juga dapat dibaca orang di kantor dan bahkan mungkin menyinggung seseorang.

Studi menemukan banyak orang yang kehilangan pertemanan karena unggahan mereka di media sosial. Bahkan, tak sedikit juga yang dilaporkan ke atasan di kantor dan dinilai tidak profesional.

3. Emosi yang diekspresikan bisa menular dan berdampak negatif

Kenyataannya, unggahan bernada marah lebih sering dibagikan ulang daripada unggahan tentang kegembiraan. Inilah yang membuat emosi kemarahan lebih cepat viral.

Peneliti menemukan bahwa emosi negatif seseorang bisa muncul dari status bernada negatif yang diunggah orang lain di media sosial.

Cara Menghindari Dampak Negatif Curhat di Media Sosial

Setelah memahami dampak-dampak di atas, sekarang kamu perlu memahami cara yang lebih sehat untuk mengekspresikan diri di media sosial:

1. Batasi unggahan yang bersifat personal

Akan lebih baik jika kamu membatasi unggahan tentang hal personal, seperti hubungan pribadimu. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menunjukkan rasa sayang terhadap pasanganmu, ya.

Kamu tetap bisa menunjukkan hal itu, tapi hindari unggahan yang terlalu berlebihan, terlalu pribadi, atau bahkan sengaja untuk pamer.

2. Tunda unggahan

Setelah mengetik panjang lebar tentang hal yang kamu keluhkan, tunda dulu sebelum kamu menekan pilihan “kirim.” Coba untuk mengalihkan perhatian dengan melakukan hal lain, seperti bermain game, nonton series di youtube atau tv, dan membaca buku.

Menarik napas yang dalam dan melakukan relaksasi juga dipercaya ampuh untuk meredam rasa negatif dan membuatmu tenang. Relaksasi bisa kamu lakukan dengan banyak hal, mulai dari mandi air hangat hingga melakukan pijat refleksi.

3. Hindari mengungkap hal detail

Hindari mengunggah cerita atau foto tentang hal yang tidak begitu penting atau terlalu detail, seperti menu sarapanmu tiap pagi, terutama jika sebagian besar temanmu di media sosial juga adalah orang yang sering kamu temui.

4. Ekspresikan diri dengan cara positif

Sama seperti berita kemarahan, berita kebahagiaan juga bisa menular melalui media sosial. Daripada menyebarkan sesuatu yang negatif, lebih baik kamu berfokus untuk mengunggah sesuatu yang bisa membuat orang lain ikut bahagia dan ikut menyebarkan kebahagiaan.

Gunakan media sosial untuk menunjukkan perhatian pada orang lain, bukan untuk mencari perhatian atau pengakuan. Misalnya, kamu bisa mengunggah momen bahagia bersama orang-orang di sekelilingmu atau berbagi info penting yang bermanfaat.

Setelah kamu mengetahui efek negatif curhat di media sosial, sebaiknya mulai sekarang lebih berhati-hati memilih mana yang perlu diunggah dan mana yang disimpan saja. Ingatlah bahwa apa yang diunggah di media sosial akan membuat orang memiliki persepsi tertentu tentang diri kita.

Jika kamu tidak menemukan cara yang tepat untuk mencurahkan isi hati atau keluhan hidup yang membebani, akan jauh lebih baik kalau kamu konsul ke psikolog daripada curhat ke sembarang orang atau di sembarang tempat, apalagi media sosial.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ini Kegunaan MSG Bagi Lansia

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:15 WIB

Pakar diet dan gizi, sekaligus anggota IDI, Johanes Chandrawinata mengatakan saat diopname di rumah sakit, pasien lansia...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Kegunaan MSG Bagi Lansia, MSG,Manfaat MSG,kegunaan MSG,Lansia

Masker 3 Lapis Efektif Cegah Tetesan Besar dan Kecil

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 13:07 WIB

Pilihlah masker yang terdiri dari tiga lapis. Para peneliti kini telah mengimbau kembali agar masyarakat menggunakan mas...

Gaya Hidup - Sehat, Masker 3 Lapis Efektif Cegah Tetesan Besar dan Kecil, masker,masker efektif,masker efektif cegah corona,masker 3 lapis

Imun Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Kedua

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:45 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, efektivitas vaksin atas timbulnya imun baru akan efektif muncul pada 2...

Gaya Hidup - Sehat,  Imun Muncul 28 Hari Setelah Suntikan Kedua, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona,COVID-19

Aktivitas Fisik Efektif Cegah Diabetes Tipe 2

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:43 WIB

Melakoni aktivitas fisik secara rutin disinyalir efektif mencegah diabetes tipe dua, terutama yang tinggal di kawasan ti...

Gaya Hidup - Sehat, Aktivitas Fisik Efektif Cegah Diabetes Tipe 2, Diabetes Tipe 2,Gejala Diabetes Tipe 2,penderita diabetes tipe 2,mencegah diabetes tipe 2

Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 02:04 WIB

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Jabodebek, Prof. Dr. Mardi Santoso meminta agar masyarakat jangan meremeh...

Gaya Hidup - Sehat, Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme, Perut Buncit,Cara Mengatasi Perut Buncit,cara mencegah perut buncit,cara menyamarkan perut buncit,penyebab perut buncit

5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 01:03 WIB

Banyak wanita lupa untuk memerhatikan dan menjaga kesehatan alat reproduksinya.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita, Alat Reproduksi Wanita,Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 22:59 WIB

Mata panda seringkali menjadi masalah bagi para wanita. Pasalnya, hal terebut mengurangi rasa percaya diri bagi para wan...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda, Mata Panda,Bahan Hilangkan Mata Panda

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 14:40 WIB

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Gaya Hidup - Sehat, Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui , Asam Urat,Penderita asam urat,makanan pemicu asam urat,makanan pantangan asam urat,pantangan asam urat,meredakan asam urat
dewanpers