web analytics
  

Pengakuan Muncikari Prostitusi Online Berkedok Spa di Ciumbuleuit

Senin, 18 Januari 2021 16:39 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Pengakuan Muncikari Prostitusi Online Berkedok Spa di Ciumbuleuit, Spa Ciumbuleuit,Ciumbuleuit,Prostitusi online Ciumbuleuit,Prostitusi Ciumbuleuit

Dua muncikari prostitusi online berkedok spa di Ciumbuleuit. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Satreskrim Polrestabes Bandung menciduk tempat prostitusi online berkedok spa di Ciumbuleuit, Kota Bandung. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang berinisial R (24) dan D (43) yang berperan sebagai muncikari, serta 6 wanita terapis.

Menurut pengakuan R (24), ia mendapatkan keuntungan dari spa plus-plus tersebut cukup besar. 

"Jadi kalau spa saja bayarannya Rp250.000 dan ‎kami dapat Rp200.000 sementara terapisnya Rp50.000. Namun kalau plus-plus bayarannya Rp650.000, Rp300.000 untuk kami, Rp.350.000 untuk terapisnya," ujar R. 

Kegiatan pelayanan spa plus-plus tersebut sudah dilakukan R sejak pertengahan pandemi Covid-19 lalu. R beralasan, banyak para terapis yang kehilangan pelanggannya. 

"Jadi sudah total sekitar 6 bulan, kami pun hanya memberikan pelayanan spa tersebut hanya pada langganan lama saja," tutur R. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang menjelaskan, kasus prostitusi tersebut terungkap berawal dari adanya laporan masyarakat, terkait adanya spa berkedok prostitusi di wilayah Ciumbuleuit.

"Kami mendapatkan info dari masyarakat, bahwa di grup diskusi online berdedar beberapa hotel di Kota Bandung yang berkedok spa, tapi ada pelayanan all in atau plus-plus. Kemudian, kami amankan dua orang mucikari ini, mereka memanfaatkan para terapis yang kesulitan mendapat pelanggan di saat pandemi ini," jelasnya di Polrestabes Bandung, Senin (18/1/2021). 

"Terapisnya diamankan sebagai korban dalam tindak pidana perdagangan orang, untuk muncikarinya dua orang kita amankan juga," jelasnya. 

Akibat perbuatannya, R dan D dijerat Pasal tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang  dengan ancaman ‎paling sedikit 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, dengan pidana denda paling sedikit Rp120 juta dan maksimal Rp600 juta.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 22:30 WIB

Menurut ceritanya, Hotel Jansen pernah menjadi tempat menginap Mata Hari, yang dituduh jadi mata-mata ganda saat Perang...

Umum - Regional, Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada, Hotel Jansen,Mata-Mata Mata Hari,semarang,Sejarah,Kota Lama,Hotel Termegah,Perang Dunia I

Ketua PWI Jabar Tinjau Ponpes dan Jalan Rusak Wilayah Cianjur Selatan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 22:00 WIB

Rombongan yang dipimpin langsung Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat, sesampainya di halaman Ponpes Assyukur langsung disamb...

Umum - Regional, Ketua PWI Jabar Tinjau Ponpes dan Jalan Rusak Wilayah Cianjur Selatan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Hilman Hidayat,Cianjur,Bantuan sosial

Bukit Panyangrayan, Spot Asik Berfoto dari Ketinggian

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:30 WIB

Dengan tiket Rp2.000 per orang, pengunjung mendapatkan keindahan dan kenikmatan yang mumpuni.

Umum - Regional, Bukit Panyangrayan, Spot Asik Berfoto dari Ketinggian, Bukit Panyangrayan,Tasikmalaya,wisata alam

HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:00 WIB

Penanaman pohon tersebut merupakan ramgkaian kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Umum - Regional, HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar, Hari Pers Nasional (HPN) 2021,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),KPH Perhutani,Cianjur

Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 16:00 WIB

Nekat melakukan perjalanan luar kota, puluhan anggota club senam sehat di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, t...

Umum - Regional, Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19, Pasien Positif Virus Corona,COVID-19,Tasikmalaya,Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi

Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:40 WIB

Masyarakat mengaku tidak pernah membubuhkan tanda tangan pemberian izin lokasi tambang.

Umum - Regional, Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan, Tasikmalaya,Tambang Pasir,Ilegal,tanda tangan,Pemalsuan

Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:04 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan, 1.115 guru honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Umum - Regional, Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS, Guru Honorer Bogor,Guru PNS Bogor,Guru PPPK,Guru PPPK Bogor

400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:56 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri menyatakan kasus positif Covid-19 di daerah itu meningkat hingga terja...

Umum - Regional, 400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang, Kasus Covid-19 Karawang,positif Covid-19 Karawang
dewanpers