web analytics
  

Wali Kota Bogor Bima Arya Diperiksa Bareskrim Polri Kasus RS Ummi

Senin, 18 Januari 2021 15:45 WIB
Umum - Regional, Wali Kota Bogor Bima Arya Diperiksa Bareskrim Polri Kasus RS Ummi, Bima Arya RS Ummi,swab di RS Ummi Bogor,Habib Rizieq RS UMMI,Hasil swab Habib Rizieq

Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri undangan pemeriksaan sebagai saksi kasus rumah sakit (RS) Ummi yang melibatkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/1) Pukul 13.40 WIB. (Republika/Ali Mansur)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus rumah sakit (RS) Ummi yang melibatkan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Sebelumnya Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan RS Ummi Bogor diduga menghalang-halangi tugasnya terkait pemeriksaan tes Covid-19 HRS beberapa waktu lalu.

"Saya menerima undangan untuk pemeriksaan lanjutan kasus HRS di rumah sakit Ummi, kalau dua kali kemarin di Bogor, hari ini saya memenuhi panggilan di Bareskrim," ujar Bima Arya saat ditemui di lobby gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Bima Arya mengaku, tidak memiliki persiapan secara khusus. Kemungkinan, kata Bima, dirinya diminta untuk menjelaskan atau penguatan penguatan kronologis langkah-langkah dari Satgas Covid-19 sampai melaporkan kasus RS Ummi ke pihak Kepolisian.

Kendati demikian, Bima Arya mengatakan, dirinya menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, termasuk landasan aturannya. Menurutnya, setiap langkah Satgas memiliki landasan aturannya agar tidak keluar dari koridor itu. 

Dia juga menegaskan, laporannya terhadap kasus ini murni tugas kepala Satgas bukan karena kepentingan politik.

"Kita ingin tuntas juga sekaligus ingin menuntaskan kepada publik, biar publik itu clear ini tidak ada urusan politik tidak ada urusan apa-apa, ini murni untuk melaksanakan tugas sebagai kepala Satgas," ungkap Bima.

Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tiga tersangka, HRS dan menantunya Hanif Alatas dan Direktur RS Ummi Andi Tatat.

Nama terakhir dijadikan sebagai tersangka karena yang bersangkutan telah mengabaikan tanggung jawabnya mengelola rumah sakit yang merupakan rujukan penanganan Covid-19. Dia juga diduga tidak menjalankan tugasnya dengan terus berkoordinasi dan membagikan informasi kepada Satgas Covid-19

Awal mula kasus RS Ummi ini terjadi pada pertengahan November 2020 lalu, saat pihak RS Ummi diduga menutupi kejelasan status tes swab HRS yang tengah dirawat. Satgas Covid-19 Kota Bogor meminta pihak rumah sakit transparan soal hasil tes swab pentolan FPI itu, tapi tidak ada kejelasan.

Kemudian tes usapnya juga dituduh tidak sesuai prosedur, sebab saat Satgas Covid-19 ingin melakukan tes swab langsung dihalangi. 

Selanjutnya saat pasien HRS memutuskan untuk pulang perawatan dan diperbolehkan pihak rumah sakit. Karena, kepulangannya tanpa diketahui oleh pemerintah setempat dan ditambah kondisi kesehatannya, termasuk hasil tes swab-nya pun masih dalam tanda tanya. Belakangan diketahui HRS sempat positif Covid-19 tapi pihak RS Ummi tidak menyampaikan ke Satgas Covid-19.

Ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal berlapis, yaitu, Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit. Hasil dalam lidik, sidik, konstruksi pasal ditambahkan Pasal 216 KUHP, Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kasus Klaster Pesantren di Indramayu Bertambah

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 09:45 WIB

Semula, klaster pesantren hanya terjadi di Ponpes Abdurahman Basuri. Namun, kasus serupa  juga terjadi di Ponpes Al Urwa...

Umum - Regional, Kasus Klaster Pesantren di Indramayu Bertambah, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,Klaster pesantren Indramayu,Covid-19 Indramayu

Longsor Kawasan Wisata Panyaweuyan Tak Kunjung Ditangani

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 09:00 WIB

Tak cuma akses jalan, warga yang mencari peruntungan lewat objek wisata pun merasa terganggu karena pendapatan jadi berk...

Umum - Regional, Longsor Kawasan Wisata Panyaweuyan Tak Kunjung Ditangani, Lembah Panyaweuyan,longsor Lembah Panyaweuyan,longsor Majalengka,bencana Majalengka

Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 20:38 WIB

Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19

Umum - Regional, Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19, COVID-19,cianjur

Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 20:09 WIB

Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi

Umum - Regional, Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi, lomba kicau burung cianjur,Prokes Covid-19,Polres Cianjur,kicau burung cianjur dibubarkan,COVID-19,Berita Cianjur

Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 14:37 WIB

Kedatangan Uu langung disambut ratusan warga Desa Padakembang yang menolak pertambangan.

Umum - Regional, Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik, Pemalsuan Tanda Tangan,Uu Ruzhanul Ulum,Pertambangan Leuweung Keusik,Pertambangan Tasikmalaya

Ridwan Kamil Kenalkan 'Apartemen Ayam 4.0’ untuk Program Petani Mileni...

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 13:27 WIB

Kandang ayam dengan luas 100 m ini terdiri dari lima lantai dan merupakan rumah bagi 5.000 ayam potong

Umum - Regional, Ridwan Kamil Kenalkan 'Apartemen Ayam 4.0’ untuk Program Petani Milenial, Apartemen Ayam,program petani milenial,petani milenial Jabar,Ridwan Kamil

Berenang Jadi Hobi Anak-anak Cianjur di Masa Pandemi

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 12:24 WIB

Berenang menjadi salah satu kegiatan favorit anak-anak saat pandemi di Kabupaten Cianjur. Setiap akhir pekan, sejumlah o...

Umum - Regional, Berenang Jadi Hobi Anak-anak Cianjur di Masa Pandemi, Berenang,hobi berenang,hobi saat pandemi,Cianjur

Remaja Tasikmalaya Pesta Miras di Taman Makam Pahlawan

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 10:08 WIB

Remaja Tasikmalaya Pesta Miras di Taman Makam Pahlawan

Umum - Regional, Remaja Tasikmalaya Pesta Miras di Taman Makam Pahlawan, Pesta miras Tasikmalaya,Miras Tasikmalaya,Razia miras Tasikmalaya,Penjual miras Tasikmalaya,Tasikmalaya,pesta miras di kuburan
dewanpers