web analytics
  

Bikin Gemes, Pengabai Prokes Covid-19 Banyak Berkeliaran di Cirebon

Senin, 18 Januari 2021 15:46 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Bikin Gemes, Pengabai Prokes Covid-19 Banyak Berkeliaran di Cirebon, protokol kesehatan covid-19,Prokes Covid-19,covid-19 cirebon,Berita Cirebon Hari Ini

Ilustrasi pemakaian protokol kesehatan (prokes) Covid-19 (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM--Sepekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cirebon, rendahnya kesadaran publik atas protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 rupanya masih menjadi persoalan. Untuk ini, penegakan hukum bagi pelanggar akan digiatkan.

PPKM di Kabupaten Cirebon diketahui berlangsung pada 11-25 Januari 2021. Pekan ini menjadi pekan ke-2 pelaksanaannya.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengemukakan, paparan Covid-19 belum usai mengintai warganya. Sekalipun angka kematian turun sekitar 3% dan tingkat kesembuhan di Kabupaten Cirebon naik di atas 80%, faktanya masih banyak warga yang tertular penyakit ini.

"Selama PPKM, angka kematian turun 3% dan kesembuhan naik di atas 80%, tapi jangan berbangga hati karena masih banyak yang terpapar," tuturnya saat rapat evaluasi Satgas Covid-19, Senin (18/1/2021).

Sampai hari ini, tercatat 4.678 kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon dengan 272 orang meninggal dunia. Sementara, 644 orang dikarantina dan 3.762 orang pulih.

Imron menyayangkan masih banyak warganya yang kurang peduli terhadap pencegahan penyebaran Covid-19. Meski dia mengakui tak sedikit di antara mereka yang mengetahui dan memahami tingginya risiko Covid-19, sayangnya hal itu tak cukup untuk membuat mereka disiplin mematuhinya. 

"Padahal, pembagian masker yang kami lakukan sudah melebihi jumlah penduduk, tapi masih banyak yang tidak ikut aturan," sesalnya.

Pelaku usaha, tunjuknya, termasuk salah satu komponen masyarakat yang kurang sadar. Akibatnya, tak sedikit di antara mereka yang telah dijatuhi sanksi setelah dinilai abai terhadap prokes maupun ketentuan PPKM.

Dia menyebutkan, saat ini Kabupaten Cirebon terkategori zona risiko sedang penyebaran Covid-19 (zona oranye). Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat, pandemi belum usai dan karenanya wajib mematuhi prokes.

"Kalau seluruh masyarakat patuh prokes, dengan sendirinya kasus turun dan angka Covid-19 dapat ditekan, sampai vaksin datang," tandasnya.

Mengamati situasi itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi mengusulkan penegakan hukum mulai intensif dilakukan mulai sepekan terakhir PPKM. Dengan kata lain, siapapun pelanggar prokes harus dijatuhi sanksi.

"Harapan kami sepekan ke depan intens penegakan hukum terhadap pelanggaran prokes karena sosialisasi dan pemberian pemahaman soal prokes kan sudah," ungkapnya.

Pada pekan pertama PPKM, sosialisasi ihwal PPKM dan prokes mendominasi kegiatan yang dilakukan satgas, di samping upaya penegakan hukum. Kendati demikian, pengabai prokes masih saja ditemukan.

Karenanya, dia pula meminta Satpol PP sebagai instansi teknis penegakan aturan pada Pemkab Cirebon, untuk tak sungkan menjatuhkan sanksi hukum bagi pelanggar surat edaran Bupati Cirebon tentang PPKM. Menurutnya, tak ada cara lain bagi Pemkab Cirebon kecuali penegakan disiplin untuk menurunkan angka kasus Covid-19. 

"Penegakan hukum perlu dilakukan sebagai efek jera bagi masyarakat," tegasnya.

Selain penegakan sanksi hukum, pihaknya pula berencana menyasar kluster-kluster Covid-19 untuk menegakkan kedisiplinan penerapan prokes, seperti perkantoran, pondok pesantren, keluarga, pabrik, maupun fasilitas-fasilitas kesehatan dengan sasaran tenaga kesehatan (nakes).

Dia mengakui, kluster-kluster itu sepanjang PPKM belum menjadi sasaran pendisiplinan prokes, dibanding tempat-tempat usaha seperti pusat belanja, rumah makan, objek wisata, maupun pusat keramaian lainnya. Padahal, selama ini, angka kasus Covid-19 banyak bermunculan dari kluster-kluster tersebut.

"Ini juga ada permintaan dari ponpes, mereka mau ada penegakan disiplin di sana supaya penghuninya lebih memahami prokes," ujarnya.

Tak hanya kluster, setidaknya 12 kecamatan di Kabupaten Cirebon sendiri diketahui memiliki angka kasus terbesar. Ke-12 kecamatan ini pun ditarget menjadi fokus prioritas penegakan kedisiplinan dengan harapan ketika masa PPKM berakhir, terjadi perbaikan signifikan di sana.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Kabupaten Cirebon Badai Covid-19, 35 Kecamatan Berstatus Zona Merah

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 21:59 WIB

Sebanyak 35 dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon menyandang ztatus zona merah. Sisanya empat oranye dan satu...

Umum - Regional, Kabupaten Cirebon Badai Covid-19, 35 Kecamatan Berstatus Zona Merah, Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 Kabupaten Cirebon,Kabupaten Cirebon Zona Merah,Kecamatan Zona Merah

Orangtua Harus Waspada, Anak-anak Gampang Tertular Varian Delta

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 20:05 WIB

Orangtua harus hati-hati terhadap virus Corona varian Delta karena sangat mudah menular pada anak-anak.

Umum - Regional, Orangtua Harus Waspada, Anak-anak Gampang Tertular Varian Delta, Varian Delta,Anak-anak Rentan Varian Delta,Anak-anak Rawan Varian Delta,Anak-anak Tertular Varian Delta,Satgas Covid-19 Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur

Ruang Isolasi Penuh, 20 Pasien Covid-19 di Kota Tasik Harus Antre

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 19:47 WIB

Dampak dari penuhnya ruang isolasi di sejumlah rumah sakit (RS), sebanyak 20 pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya terpaks...

Umum - Regional, Ruang Isolasi Penuh, 20 Pasien Covid-19 di Kota Tasik Harus Antre, Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Ruang Isolasi Pasien Covid-19,ruang isolasi penuh,pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Simpatisan Habib Rizieq di Cianjur Datangi 3 Lembaga, Tuntut Bebas Tan...

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 19:42 WIB

Perwakilan simpatisan Habib Rizieq Shihab mendatangi tiga lembaga untuk menyampaikan aspirasi, salah satunya menuntut me...

Umum - Regional, Simpatisan Habib Rizieq di Cianjur Datangi 3 Lembaga, Tuntut Bebas Tanpa Syarat, Simpatisan Habib Rizieq,Bebas Tanpa Syarat,DPRD Kabupaten Cianjur,Kejaksaan Negeri Cianjur,Pengadilan Negeri Cianjur

Cianjur Zona Oranye, Masih Ada Peluang Gelar PTM?

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 17:28 WIB

Kabupaten Cianjur belum memutuskan kelanjutan pembelajaran tatap muka (PTM), karena akan melakukan konsolidasi dan evalu...

Umum - Regional, Cianjur Zona Oranye, Masih Ada Peluang Gelar PTM?, Pembelajaran Tatap Muka (PTM),PTM Cianjur,Cianjur Zona Oranye Covid-19,covid-19 Kabupaten Cianjur,kasus covid-19 di cianjur

Covid Kian Mencekam: Masker Ganda Dibutuhkan, Begini Cara Pakainya

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 16:59 WIB

Penggunaan masker yang benar merupakan langkah penting demi mengurangi risiko tertular dan menyebarkan Covid-19.

Umum - Regional, Covid Kian Mencekam: Masker Ganda Dibutuhkan, Begini Cara Pakainya, Masker Ganda,Penggunaan masker ganda,varian virus Corona,Varian Baru Virus Corona,kombinasi masker

Kabupaten Cirebon Alami 'Badai' Zona Merah Covid 19

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 16:11 WIB

Lebih dari 87% wilayah Kabupaten Cirebon berisiko tinggi alias zona merah penyebaran Covid-19.

Umum - Regional, Kabupaten Cirebon Alami 'Badai' Zona Merah Covid 19, Zona Merah Covid 19,Kabupaten Cirebon Zona Merah Covid 19,zona merah penyebaran Covid-19,Zona Merah Covid 19 Cirebon,Wilayah Zona Merah Covid 19 di Cirebon

8 Kecamatan di Bekasi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 14:31 WIB

Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Bekasi mencatatkan kasus positif Covid-19 tertinggi pada Ahad, 20 Juni 2021. Rat...

Umum - Regional, 8 Kecamatan di Bekasi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi, covid-19 bekasi,kasus Covid-19 di bekasi,Corona di Bekasi,Corona Bekasi

artikel terkait

dewanpers