web analytics
  

Joe Biden akan Cabut Pembatasan Visa Negara Muslim

Minggu, 17 Januari 2021 20:24 WIB
Umum - Internasional, Joe Biden akan Cabut Pembatasan Visa Negara Muslim, Presiden terpilih AS Joe Biden,Pembatasan Visa Negara Muslim

Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden. (The Boston Globe)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, telah berencana, pada jam-jam pertamanya setelah resmi dilantik sebagai presiden ia mengambil tindakan eksekutif membatalkan beberapa keputusan kontroversial yang dibuat Donald Trump.

Kepala Staf Presiden menyebut Joe Biden juga akan mengambil keputusan penting terkait pandemi Covid-19 yang terus 'mengamuk'. 

Upacara pembukaan salvo akan menandai aksi eksekutif Biden selama 10 hari ke depan. Biden disebut berupaya untuk bertindak cepat guna mengarahkan kembali negara itu setelah lengsernya Presiden Donald Trump, tanpa menunggu hasil Kongres.

Setelah pelantikannya, Biden akan mengakhiri pembatasan imigrasi ke Amerika Serikat, termasuk untuk beberapa negara mayoritas Muslim. Biden juga memutuskan untuk bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris dan mengamanatkan penggunaan masker di lingkungan pemerintahan maupun selama perjalanan antarnegara.

Dilansir di Times of Israel, Ahad (17/1), Kepala Staf Pemerintahan, Ron Klain, menyebut hal-hal di atas merupakan beberapa di antara sekitar selusin tindakan yang akan dilakukan Biden pada hari pertamanya di Gedung Putih.  

Tindakan lainnya yang akan dilakukan Biden adalah memperpanjang jeda pembayaran pinjaman siswa. Selanjutnya, dia akan mengambil tindakan  untuk mencegah penggusuran dan penyitaan bagi warga yang berjuang selama pandemi.

"Tindakan eksekutif ini akan memberikan bantuan kepada jutaan orang Amerika Serikat yang berjuang dalam menghadapi krisis ini. Presiden terpilih Biden akan mengambil tindakan, tidak hanya membalikkan kerusakan paling parah dari pemerintahan Trump, tetapi juga mulai memajukan negara kita," kata Klain.

Klain juga menyebut, untuk mencapai tujuan yang telah dibuat, Biden membutuhkan tindakan dari Kongres. Termasuk di dalamnya tagihan bantuan virus senilai 1,9 triliun dolar Amerika Serikat, yang dia uraikan beberapa waktu lalu. 

Biden juga disebut akan mengusulkan RUU reformasi imigrasi yang komprehensif kepada anggota parlemen pada hari pertamanya menjabat.

Biden akan menandatangani perintah terkait wabah Covid-19, yang bertujuan untuk membuka kembali sekolah dan bisnis, serta memperluas pengujian virus. Keesokan harinya, dia akan melihat proses penyerahan bantuan ekonomi kepada mereka yang menderita akibat pandemi.

Pada pekan berikutnya, Biden akan mengambil tindakan tambahan terkait reformasi peradilan pidana, perubahan iklim, dan imigrasi. Dia juga akan memberikan arahan untuk mempercepat penyatuan kembali keluarga yang terpisah di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, yang terjadi di bawah kebijakan Trump.

Presiden yang akan datang biasanya akan bergerak cepat untuk menandatangani serangkaian tindakan eksekutif saat mereka menjabat. Trump disebut melakukan hal yang sama, tetapi banyak perintahnya ditentang dan bahkan ditolak pengadilan. Klain lantas menegaskan Biden tidak boleh mengalami masalah serupa.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

1.000 Dosis Vaksin di Jepang Terbuang Cuma-cuma

Internasional Selasa, 2 Maret 2021 | 13:25 WIB

Lebih dari 1.000 dosis vaksin virus corona justru terbuang percuma di Jepang.

Umum - Internasional, 1.000 Dosis Vaksin di Jepang Terbuang Cuma-cuma, Vaksin,Jepang,COVID-19,Pfizer/BioNTech

Rumah Keluarga Donald Trump Dijual Seharga Rp 695,8 Miliar

Internasional Selasa, 2 Maret 2021 | 12:45 WIB

Sebuah rumah yang berada di Palm Beach, Florida, tepatnya di seberang klub golf elite Mar-a-Lago dijual seharga 49 juta...

Umum - Internasional, Rumah Keluarga Donald Trump Dijual Seharga Rp 695,8 Miliar , Donald Trump,Rumah Donald Trump dijual,Melanie Trump,Keluarga Donald trump

Hewan Khas Indonesia Terlahir di Amerika Serikat

Internasional Selasa, 2 Maret 2021 | 12:15 WIB

Reese, 12 tahun, yang melahirkan untuk pertama kali, mencium bayinya yang berambut merah itu.

Umum - Internasional, Hewan Khas Indonesia Terlahir di Amerika Serikat, Orang Utan,Indonesia,Amerika Serikat

WHO: Pandemi Tidak Akan Selesai Tahun Ini

Internasional Selasa, 2 Maret 2021 | 09:57 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pandemi Covid-19 tidak akan berakhir tahun ini. Hal itu diungkapkan setelah...

Umum - Internasional, WHO: Pandemi Tidak Akan Selesai Tahun Ini, Pandemi Covid-19,pndemi covid-19 kapan berakhir,pandemi covid-19 berakhir,Pandemi

Vaksin di Jepang Terbuang Percuma Akibat Mesin Pendingin Rusak

Internasional Selasa, 2 Maret 2021 | 09:47 WIB

Lebih dari 1.000 dosis vaksin virus Covid-19 terbuang percuma di Jepang. Hal tersebut terjadi setelah suhu lemari penyim...

Umum - Internasional, Vaksin di Jepang Terbuang Percuma Akibat Mesin Pendingin Rusak, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksinasi Corona,Vaksinasi Covid-19,Vaksin Covid-19 rusak

Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 21:34 WIB

Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang dan mengkritik penerusnya Joe Biden dalam pidato di Orlando, Ming...

Umum - Internasional, Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS, Donald Trump,Joe Biden,Trump Kritik Biden

Presiden Ghana: Vaksin Tidak Dibuat untuk Memusnahkan Ras Afrika

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 16:45 WIB

Sejauh ini, Ghana telah mencatatkan 84 ribu kasus Covid-19 dengan 607 kematian.

Umum - Internasional, Presiden Ghana: Vaksin Tidak Dibuat untuk Memusnahkan Ras Afrika, Vaksin,COVID-19,Afrika,Ghana

Mengundurkan Diri dari Kerajaan, Pangeran Harry akan Bernasib Tragis s...

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 16:30 WIB

Sejumlah tabloid dikabarkan melakukan tindak rasialisme dan perundungan terhadap Meghan Markle, istri Pangeran Harry, ya...

Umum - Internasional, Mengundurkan Diri dari Kerajaan, Pangeran Harry akan Bernasib Tragis seperti Putri Diana?, Pangeran Harry,Meghan Markle,Duke dan Duchess of Sussex,Kerajaan Inggris,Putri Diana
dewanpers