web analytics
  

Catat! Ini Makanan Pemincu dan Penakluk Tekanan Darah Tinggi

Sabtu, 16 Januari 2021 14:05 WIB Administrator
Gaya Hidup - Sehat, Catat! Ini Makanan Pemincu dan Penakluk Tekanan Darah Tinggi, Tekanan Darah Tinggi,cara menurunkan tekanan darah tinggi,Penyakit tekanan darah tinggi,cara alami mengontrol tekanan darah tinggi,Penakluk Tekanan Darah Tinggi,Pemicu Tekanan Darah Tinggi,Makanan Pemincu dan Penakluk Tekanan Darah Tinggi,Makanan Hiperten

Oatmeal. (unsplash/@smakoladka)

AYOBANDUNG.COM -- Menjaga dan membatasi asupan garam merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah dan mengatasi tekanan darah tinggi. Namun ini bukanlah satu-satunya hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga tekanan darah tetap sehat. Terapkan pola makan sehat atau makanan hipertensi, maupun mencegah kondisi hipertensi.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang muncul secara diam-diam. Sulit untuk mengetahui seseorang terkena hipertensi, tanpa mengukur tekanan darah.

Dikutip dari Alodokter.com, Sabtu (16/1/2021), untuk mengetahui seseorang terkena hipertensi, perhatikan hasil pengukuran tekanan darah. Tekanan darah normal adalah kurang dari 120/80. Angka pertama dari hasil pengukuran adalah tekanan darah sistolik, kemudian angka yang berikutnya adalah tekanan diastolik.

Ketika hasil pengukuran tekanan darah melebihi kisaran normal, maka dapat dibagi menjadi kategori sebagai berikut:

Tekanan darah yang berkisar antara 120-139 untuk angka sistolik atau 80-89 untuk tekanan diastolik.
Hipertensi tahap 1. Jika tekanan sistolik Anda 140-159 atau tekanan diastolik 90-99.
Hipertensi tahap 2. Pada saat tekanan sistolik 160 atau lebih tinggi atau tekanan diastolik 100 atau lebih tinggi.

Mengenali Makanan Pemicu Hipertensi
Sebagian orang tidak menyadari apa saja yang mereka makan tiap hari, apalagi kandungannya. Bagi Anda yang ingin menjaga tekanan darah pada kisaran normal, dapat mulai menjalani kebiasaan mencermati asupan makanan dan kandungannya.

Makanan hipertensi sebaiknya tidak menyertakan makanan mengandung tinggi sodium atau natrium. Makin sedikit natrium yang Anda konsumsi, maka makin terkendali tekanan darah Anda. Makanan tinggi natrium antara lain makanan kemasan dalam kaleng, makanan diproses, dan makanan siap saji.

Sebaliknya dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung potasium (kalium), magnesium, dan serat untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Jika perlu, buat catatan harian untuk mengukur porsi garam dalam makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi makanan dalam kemasan, baca labelnya.

Anda dapat membuat perubahan secara bertahap, misalnya membatasi asupan natrium sekitar satu sendok teh per hari. Ketika tubuh sudah beradaptasi, maka kurangi lagi hingga sekitar 2/3 sendok the per hari. Untuk menambah rasa dan aroma makanan, Anda dapat menggunakan bumbu rendah natrium seperti berbagai macam rempah alami lain atau cuka.

Untuk lebih jelasnya, berikut makanan hipertensi yang harus dihindari jika Anda memiliki tekanan darah tinggi :

Kopi
Anda punya kebiasaan minum kopi? Jika mengidap tekanan darah tinggi, kini saatnya menghilangkan kebiasaan ini. Sebenarnya tidak hanya kopi. Teh dan soda pun meningkatkan tekanan darah. Semua ini penyebabnya adalah kafein yang ada pada minuman-minuman tersebut.

Daging dan makanan olahan
Kedua jenis makanan ini kerap diolah dengan cara diawetkan dengan menggunakan garam. Dengan demikian makanan ini menjadi tinggi natrium yang berbahaya bagi penderita diabetes.

Acar
Acar mentimun memang nikmat di lidah, tetapi proses pembuatannya memerlukan garam agar mentimun tidak cepat busuk. Inilah yang membuat Anda disarankan menghindarinya agar tekanan darah tidak melonjak.

Saus kalengan
Saus tomat, saus pasta, dan jus tomat yang sudah dikemas di kaleng mengandung kadar natrium tinggi. Dalam satu cangkir saus-saus tersebut mengandung lebih dari 450 mg natrium yang berpotensi menaikkan tekanan darah.

Kulit ayam dan makanan berlemak lainnya
Kulit ayam dan makanan berlemak lain, seperti daging merah, susu berlemak, dan keju, dan mentega, mengandung asam lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kolesterol jahat, hingga memperburuk tekanan darah tinggi Anda.

Menerapkan Pola Makan Sehat                                                                      
Anda sebaiknya menghindari makanan hipertensi dan mengganti dengan pola makan sehat untuk membuat tekanan darah tetap stabil. Pola makan yang direkomendasikan untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Ada empat prinsip utama pola makan DASH, yaitu :

Tingkatkan asupan nutrisi dari biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
Perbanyak juga konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.
Kurangi garam, makanan dan minuman manis, serta daging merah.
Kurangi juga makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.
Meski tidak ada makanan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara cepat, beberapa jenis makanan dapat membantu menurunkan perlahan-lahan :

Susu rendah lemak dan yoghurt
Susu rendah lemak yang kaya kalsium dan rendah lemak, merupakan perpaduan zat yang ampuh untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Yoghurt juga bisa Anda gunakan sebagai pengganti, jika tidak menyukai susu.

Buah bit
Buah yang satu ini bersifat membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung nitrat. Bahkan penelitian telah membuktikan bahwa jus bit menurunkan tekanan darah hanya dalam waktu sehari semalam.

Oatmeal
Gandum adalah salah satu makanan yang dapat menurunkan tekanan darah. Sebab, makanan ini mengandung rendah lemak, tinggi serat, dan rendah natrium (garam).

Pisang
Salah satu manfaat pisang yaitu kaya akan potasium yang baik untuk membuat tekanan darah tetap stabil. Anda dapat mengonsumsi pisang begitu saja atau dicampurkan ke dalam oatmeal sebagai menu sarapan.

Ikan
Pilihlah ikan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti ikan salmon. Asam lemak omega 3 inilah yang membantu menurunkan tekanan darah.

Minyak zaitun
Kandungan polifenol yang terdapat pada minyak zaitun bersifat membantu mengurangi tekanan darah.
Hindari makanan hipertensi dan terapkan pola makan sehat untuk menjaga tekanan darah stabil. Selain itu, lakukan pengukuran tekanan darah secara teratur. Jika perlu, coba untuk menggunakan alat pengukur tekanan darah yang dapat dilakukan di rumah. Konsultasi hal tersebut pada sesi kunjungan rutin ke dokter jika ada perubahan pada tekanan darah Anda.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Beberapa Jenis Pengobatan tak Cocok dengan Makanan Ini

Sehat Minggu, 28 Februari 2021 | 15:19 WIB

Untuk beberapa jenis pengobatan, kita tidak dianjurkan memakan atau meminum sesuatu bersamaan dengan obat yang kita kons...

Gaya Hidup - Sehat, Beberapa Jenis Pengobatan tak Cocok dengan Makanan Ini, obat,antibiotik,obat pengencer darah,Kolestrol,kemoterapi,Pantangan Minum Obat

Takut Jarum Suntik Bawa Ragam Kerugian

Sehat Minggu, 28 Februari 2021 | 11:30 WIB

Banyak kerugian bila masih takut atau trauma dengan jarum suntik. Padahal banyak pengobatan, misalnya vaksinasi, yang ha...

Gaya Hidup - Sehat, Takut Jarum Suntik Bawa Ragam Kerugian , jarum suntik,phobia jarum suntik,trauma jarum suntik,takut jarum suntik

Biar Rasa Takut Berkurang saat Disuntik, Lakukan Hal Ini!

Sehat Minggu, 28 Februari 2021 | 10:41 WIB

Berbicara divaksin, memang masih ada orang-orang yang enggan menerima karena khawatir dengan efek sampingnya. Namun sebe...

Gaya Hidup - Sehat, Biar Rasa Takut Berkurang saat Disuntik, Lakukan Hal Ini!, jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksinasi Covid-19,agar tak takut disuntik

Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 22:15 WIB

Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat

Gaya Hidup - Sehat, Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat, Asam Urat,Penderita asam urat,meredakan asam urat,makanan yang aman dikonsumsi penderita asam urat,makanan dihindari asam urat,makanan asam urat,obat asam urat

Tanda Tubuh Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:54 WIB

Sensitif kafein adalah kondisi saat seseorang merasakan dampak pada tubuh, meskipun jumlah yang dikonsumsi sangat sediki...

Gaya Hidup - Sehat, Tanda Tubuh Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi, Tanda Tubuh Sensitif,Sensitif kafein,efek kafein,penyebab insomia,kinerja kafein,Tanda dan gejala sensitif kafein,Sakit Kepala,peningkatan detak jantung,gejala peningkatan detak jantung,riwayat sakit jantung,Serangan Jantung

Studi: Orang yang Suka Posting Quote Bijak Punya IQ Lebih Rendah

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:22 WIB

sebuah penelitian menemukan, orang yang menyukainya dan senang membagikannya di media sosial memiliki tingkat kecerdasan...

Gaya Hidup - Sehat, Studi: Orang yang Suka Posting Quote Bijak Punya IQ Lebih Rendah, quote bijak,kata-kata bijak,Intelligence quotient (IQ),Ciri IQ rendah,kutipan motivasi,tes IQ,pencinta kutipan inspirasional,kutipan bijak

Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:58 WIB

Usia muda biasanya masuk dalam kategori hipertensi sekunder yang terjadi akibat penyebab tertentu

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi, Hipertensi,darah tinggi,penyempitan pembuluh darah,Tekanan Darah,penyebab hipertensi,penderita penyakit hipertensi,tekanan darah tinggi,penyakit tidak menular,pola makan tidak sehat,pola hidup,gaya hidup sehat

Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung yang Muncul secara Halus

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:31 WIB

Banyak orang tidak mengenali gejala halus dan ringan dari penyakit kardiovaskular atau jantung.

Gaya Hidup - Sehat, Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung yang Muncul secara Halus, gejala penyakit jantung,Serangan Jantung,Pembengkakan Kaki,sesak napas,otot jantung melemah,kerusakan jaringan jantung,nyeri dada,masalah jantung,tanda penyumbatan jantung,Jantung Berbedar,Sakit Rahang
dewanpers