web analytics
  

Stres dan Depresi Dapat Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Sabtu, 16 Januari 2021 14:32 WIB Administrator
Gaya Hidup - Sehat, Stres dan Depresi Dapat Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19, Efektivitas Vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19,Stres dan Depresi Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19,dampak fisik Covid-19,efektivitas vaksin,Kesehatan Mental,Vaksinasi,Vaksinasi Covid-19

Simulasi Vaksinasi Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYOBANDUNG.COM -- Masalah kesehatan mental seperti depresi, stres, kesepian, dan perilaku kesehatan yang buruk dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh serta menurunkan efektivitas vaksin. Hal ini dinyatakan pada penelitian yang diterbitkan pada Perspectives on Psychological Science.

Melansir dari Medical Xpress, studi menunjukkan bahwa hal yang sama mungkin berlaku untuk vaksin Covid-19. Untungnya, efek negatif dari kesehatan mental dapat dikurangi dengan langkah-langkah sederhana seperti olahraga dan tidur.

"Selain dampak fisik Covid-19, pandemi meningkatkan masalah kesehatan mental yang mengganggu, menyebabkan kecemasan dan depresi di antara banyak masalah terkait lainnya," kata Annelise Madison, seorang peneliti di The Ohio State University dan penulis utama makalah tersebut dikutip dari HiMedik.com.

"Stres emosional seperti ini dapat memengaruhi sistem kekebalan seseorang, mengganggu kemampuan vaksin untuk menangkal infeksi," imbuhnya.

Studi baru ini menyoroti kemanjuran vaksin dan bagaimana perilaku kesehatan serta stres emosional dapat mengubah kemampuan tubuh untuk mengembangkan respons kekebalan usai vaksinasi.

"Dalam penelitian ini, kami sangat fokus pada respons antibodi meskipun itu hanya salah satu aspek dari respons sistem kekebalan adaptif," kata Janice Kiecolt-Glaser, direktur Institute for Behavioral Medicine Research di The Ohio State University dan penulis senior dalam penelitian ini. 

"Faktor psikologis dan perilaku ini dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan vaksin untuk mengembangkan kekebalan sekaligu memperpendek durasi kekebalan setelah terbangun," imbuhnya.

Berdasarkan penelitian sebelumnya, salah satu strategi yang disarankan para peneliti adalah melakukan olahraga dan tidur nyenyak dalam 24 jam sebelum vaksinasi. Upaya tersebut bisa membuat sistem kekebalan berada dalam kondisi terbaik.

"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa intervensi psikologis dan perilaku dapat meningkatkan daya tanggap vaksin. Bahkan intervensi jangka pendek pun bisa efektif," kata Madison.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi

Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:06 WIB

Peristiwa setahun terakhir itu membuat WHO memutuskan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi , Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO,beda endemik dan pandemi,Penyebaran virus Covid-19,pandemi global,Endemik,Pandemi,HIV,Pandemi Flu,Pandemi Flu Babi,pengertian endemik,penyakit endemik

5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 07:04 WIB

Berbagai negara telah memulai program vaksinasi guna menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat. Jika Anda term...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Tempat Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona

Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:49 WIB

Banyak orang sudah mengetahui bahwa minum minuman bersoda secara rutin bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Akan...

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun, minum soda,Penyakit autoimun,autoimun,mencegah penyakit autoimun

Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:14 WIB

Deputi Bidang Penelitian dan Translasional Lembaga Eijkman David Handojo Muljono mengatakan pemberian plasma konvalesen...

Gaya Hidup - Sehat, Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin, Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat,cara penyembuhan covid-19,cara kerja Plasma konvalesen

Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:56 WIB

Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk memperhatikan keseimbangan makanan saat sarapan. Hal itu akan membantu me...

Gaya Hidup - Sehat, Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes, Diabetes,mencegah diabetes,cara mencegah diabetes,Obat Diabetes,makanan diabetes,makanan berbahaya diabetes

Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:49 WIB

Ada banyak varian teh yang bisa dinikmati untuk menemani waktu luang bersama keluarga, hangout bersama teman atau menja...

Gaya Hidup - Sehat, Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis, Minum teh,manfaat minum teh,Osteoporosis,mencegah Osteoporosis,obat Osteoporosis

Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:36 WIB

Para ilmuwan mengidentifikasi lebih dari 70 ribu virus yang sebelumnya tidak dikenal hidup di usus manusia dan menginfek...

Gaya Hidup - Sehat, Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia, virus di usus,usus manusia,virus usus manusia,kesehatan usus

artikel terkait

dewanpers