web analytics
  

Kabar Baik, Ini Cara Menurunkan Gula Darah

Sabtu, 16 Januari 2021 07:16 WIB Administrator
Gaya Hidup - Sehat, Kabar Baik, Ini Cara Menurunkan Gula Darah, Cek Gula Darah,Menurunkan Gula Darah,Cara Menurunkan Gula Darah,Risiko Gula Darah,Kadar gula darah tinggi,Gejala Kadar gula darah tinggi

[Ilustrasi] Kadar gula darah tinggi. (Pixabay)

AYOBANDUNG.COM -- Ada banyak cara menurunkan gula darah, mulai dari mengubah gaya hidup hingga mengonsumsi makanan dan minuman yang menyehatkan tubuh. Untuk itu, dibutuhkan tekad yang kuat. Ini penting dilakukan, terlebih jika Anda berisiko menderita diabetes atau sedang mengalaminya.

Dilansir dari Alodokter.com, Sabtu (16/1/2021), meningkatnya gula darah dapat disebabkan oleh dua hal, kurangnya produksi insulin atau ketika tubuh tidak dapat mengirimkan gula dari darah ke sel secara efektif. Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah, saraf, serta organ tertentu, seperti mata, ginjal, otak, dan jantung.

Gula darah yang tinggi dapat ditandai dengan gejala kelelahan, sering haus, penglihatan kabur, sakit perut, sering buang air kecil, nafsu makan meningkat, kesemutan di kaki dan tangan, serta luka yang sulit sembuh. Selain penyakit diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti kebutaan, stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Untuk mencegah munculnya penyakit-penyakit terkait tingginya kadar gula darah tersebut, penting untuk mengenal cara menurunkan gula darah tinggi agar kadar gula darah dapat terkontrol.

Cara Menurunkan Gula Darah
Salah satu cara untuk menurunkan gula darah adalah dengan mengubah gaya hidup demi mencegah penyakit ataupun mengurangi gejala yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk membantu tubuh mengontrol gula darah:

Menurunkan berat badan
Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, disarankan untuk menurunkan berat badan menuju ke berat ideal. Bahkan, hanya dengan menurunkan 7% berat badan, risiko diabetes akan berkurang hingga sekitar 50%.

Memiliki ukuran pinggang yang sehat
Ukuran lingkar pinggang di bawah 89 cm bagi wanita dan di bawah 102 cm bagi pria merupakan ukuran yang disarankan. Ukuran lingkar pinggang yang melebihi standar tersebut dapat meningkatkan risiko resistensi insulin dan naiknya kadar gula darah, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2.

Berolahraga teratur
Olahraga teratur dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga sel tubuh bisa menggunakan gula darah sebagai sumber energi dengan lebih efisien. Olahraga yang baik untuk dilakukan sebagai cara menurunkan kadar gula darah adalah jalan cepat, lari, bersepeda, menari, mendaki gunung, berenang, dan latihan angkat beban.

Tidur yang cukup
Tidur cukup yang berkualitas dapat membantu tubuh menekan kadar gula darah. Untuk mencukupinya disarankan tidur selama 7 – 9 jam setiap hari. Pola tidur yang buruk dan waktu tidur yang kurang dapat meningkatkan nafsu makan, sehingga berat badan bertambah. Penelitian juga menunjukkan bahwa gangguan tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, sehingga gula darah meningkat.

Memonitor gula darah
Bagi Anda yang berisiko menderita diabetes atau sudah terdiagnosis terkena diabetes, ukur dan catat kadar gula darah setiap harinya. Hal itu berguna untuk mengatur jumlah makanan yang Anda konsumsi.

Mengontrol tingkat stres
Hormon glukagon dan kortisol yang dikeluarkan oleh tubuh saat stres dapat meningkatkan kadar gula darah. Cobalah mengurangi stres dengan yoga dan relaksasi.

Mengontrol porsi makanan
Porsi makanan yang terkontrol dapat membantu Anda mengurangi asupan kalori dan menurunkan lonjakan gula darah. Disarankan untuk makan dengan piring kecil secara perlahan-lahan dan membiasakan diri untuk memperhatikan jumlah kalori yang tertera pada label makanan. Hanya makan satu atau dua kali sehari dalam porsi besar dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang tinggi. Anda disarankan untuk makan tiga kali sehari dengan porsi sedang, dan jika ingin mengemil, makanlah camilan sehat seperti buah.

Perhatikan yang Anda Konsumsi
Pilah pilih makanan dan minuman juga perlu disesuaikan bagi Anda yang ingin menurunkan kadar gula darah, di antaranya:

Minum air putih
Air putih dapat mengurangi rasa haus dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih secara teratur dapat membantu ginjal untuk mendorong gula darah berlebih keluar lewat urine serta mencegah dehidrasi.

Meningkatkan asupan serat
Serat memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula, sehingga gula darah meningkat secara bertahap. Jumlah asupan serat harian yang direkomendasikan adalah 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Berikut ini adalah makanan yang kaya akan serat, yaitu brokoli, kol, ketimun, wortel, bayam, selada, kubis, kacang-kacangan, chia seed, gandum utuh, dan buah-buahan.

Memilih makanan dengan indeks glikemik rendah
Indeks glikemik digunakan untuk mengukur respons tubuh terhadap pelepasan gula darah dari makanan. Makanan yang berindeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan kadar gula darah pada penderita diabetes. Makanan dengan indeks glikemik rendah adalah buah-buahan, sayuran berdaun hijau, gandum utuh, kacang almond dan kacang-kacangan lainnya, talas, jagung, ubi, bawang putih, telur, dan ikan.

Mencoba cuka apel
Berbagai jenis cuka dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam tubuh. Bagi penderita diabetes tipe 2, salah satu cara untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan minum satu sendok makan cuka apel setelah selesai makan. Akan tetapi efektivitas cuka apel sebagai metode pengobatan diabetes masih belum jelas. Apabila Anda juga mengonsumsi obat penurun gula darah, harap berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsinya.

Membumbui dengan kayu manis
Kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh hingga 29%. Kayu manis dapat memperlambat penguraian karbohidrat dalam saluran pencernaan dan mengontrol kenaikan gula darah sesudah makan. Dosis yang dianjurkan adalah sekitar setengah hingga dua sendok teh.

Menjauhi makanan berlemak dan bergula tinggi
Pantangan untuk Anda yang ingin menurunkan kadar gula darah adalah mengonsumsi makanan dengan kadar lemak dan gula yang tinggi. Disarankan menjauhi makanan yang terlalu manis seperti kue dan es krim, serta makanan berlemak tinggi seperti mentega, atau gorengan. Disarankan juga untuk menjauhi minuman beralkohol.

Selain beberapa cara di atas, konsumsi obat herbal seperti daun mangga juga disebut dapat membantu mengontrol gula darah. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut efektivitasnya.

Gula darah berfungsi sebagai bahan bakar tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari, namun Anda dianjurkan menerapkan cara menurunkan gula darah di atas untuk menghindari berbagai kondisi yang bisa membahayakan kesehatan Anda. Jika Anda kesulitan untuk menurunkan gula darah, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi

Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:06 WIB

Peristiwa setahun terakhir itu membuat WHO memutuskan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi , Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO,beda endemik dan pandemi,Penyebaran virus Covid-19,pandemi global,Endemik,Pandemi,HIV,Pandemi Flu,Pandemi Flu Babi,pengertian endemik,penyakit endemik

5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 07:04 WIB

Berbagai negara telah memulai program vaksinasi guna menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat. Jika Anda term...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Tempat Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona

Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:49 WIB

Banyak orang sudah mengetahui bahwa minum minuman bersoda secara rutin bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Akan...

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun, minum soda,Penyakit autoimun,autoimun,mencegah penyakit autoimun

Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:14 WIB

Deputi Bidang Penelitian dan Translasional Lembaga Eijkman David Handojo Muljono mengatakan pemberian plasma konvalesen...

Gaya Hidup - Sehat, Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin, Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat,cara penyembuhan covid-19,cara kerja Plasma konvalesen

Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:56 WIB

Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk memperhatikan keseimbangan makanan saat sarapan. Hal itu akan membantu me...

Gaya Hidup - Sehat, Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes, Diabetes,mencegah diabetes,cara mencegah diabetes,Obat Diabetes,makanan diabetes,makanan berbahaya diabetes

Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:49 WIB

Ada banyak varian teh yang bisa dinikmati untuk menemani waktu luang bersama keluarga, hangout bersama teman atau menja...

Gaya Hidup - Sehat, Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis, Minum teh,manfaat minum teh,Osteoporosis,mencegah Osteoporosis,obat Osteoporosis

Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:36 WIB

Para ilmuwan mengidentifikasi lebih dari 70 ribu virus yang sebelumnya tidak dikenal hidup di usus manusia dan menginfek...

Gaya Hidup - Sehat, Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia, virus di usus,usus manusia,virus usus manusia,kesehatan usus
dewanpers