web analytics
  

Kurang Kerjaan, Oknum RW di Bekasi Sunat Bansos Rp100 Ribu

Jumat, 15 Januari 2021 23:02 WIB
Umum - Regional, Kurang Kerjaan, Oknum RW di Bekasi Sunat Bansos Rp100 Ribu, Bansos Tunai di Bekasi,Bansos Tunai Dipotong

Ilustrasi -- Bansos Tunai. (Pixabay)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Bantuan Sosial Tunai atau BST di RW 01, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi dipotong pengurus RW sebesar Rp100 ribu.

Salah seorang warga menyebut bahwa pungutan dilakukan berdasarkan kesepakatan rapat bersama jajaran RT di wilayah RW 01, Kelurahan Pejuang.

"Kata yang bagian humasnya (RT), itu hasil kesepakatan musyawarah RT seluruh di satu RW 01. Saya juga nggak tau itu kebijakan dari mana. Enggak ada , cuma lisan doang, hasil dia rapat juga nggak ada," katanya saat ditemui, Kamis (14/1/2021) kemarin.

Ia merinci penggunaan dana Rp100 ribu yang dipotong pengurus RW tersebut. Sebesar Rp80 ribu untuk warga yang tidak menerima BST, Rp10.000 bagi pengurus yang mengelola pendistribusian bansos, dan sebesar Rp10.000 untuk uang kas.

Sekretaris RW 01, Kelurahan Pejuang, Edi Hidayat membenarkan pungutan Rp100 ribu tersebut.  Alasannya banyak warga yang kecewa tidak mendapatkan BST. Dari total sebanyak 144 KK, hanya 87 KK yang kebagian menerima BST.

Sehingga, dana Rp100 ribu yang sudah terkumpul nantinya akan dibagikan kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial.

Secara rinci ia menjelaskan penarikan dana dilakukan atas persetujuan bersama antara pengurus RT dan RW. Namun, tidak semua RT di wilayah RW 01 menerapkan hal ini.

"Jadi memang di masing-masing RT ada kebijakannya sendiri. Kalau kita sendiri pengurus RW nyuruh tidak, ngelarang pun tidak," ujarnya.

Edi menuturkan penarikan itu tidak bersifat memaksa, hanya warga yang secara suka rela memberikan dana.

"Nah dibikin lah di sini untuk merembukkan bersama. Masing-masing RT paling 30 persen dapatnya, makanya pada sepakat yang mendapatkan bantuan kita tarik 100 untuk yang tidak menerima bantuan. Itu pun kita nariknya seikhlasnya, kalau orangnya tidak ikhlas ya tidak kita mintain," katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman Juwono Putro mengatakan, pihak kelurahan perlu melakukan pengawasan mengenai hal tersebut. DPRD Kota Bekasi, kata dia, juga akan memverifikasi hal itu dengan memanggil pihak terkait untuk mempertanyakan soal pendistribusian bansos.

Menurut Chairoman, potongan tersebut tidak dibenarkan jika warga  merasa terpaksa.  Apalagi, dalam menentukan penerima BST pemerintah mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga, harus diterima secara penuh oleh penerima bantuan.

"Bagusnya lurah memonitor karena memang yang menjadi permasalahan perlu ada pengawasan, yang pertama sampai kepada yang berhak, kalau nggak berhak kan nggak tepat ya, kalau dipaksa dengan kondisi yang tidak benar itu harus dilaporkan," ujarnya, Jumat (15/1/2021).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:11 WIB

Penutupan juga berlaku di sejumlah area publik, seperti Alun-alun Kuningan, Alun-alun Cilimus, Alun-alun Ciawigebang, da...

Umum - Regional, Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ruang Publik Ditutup, Covid-19 Kuningan,Kuningan zona merah,Zona merah kuningan,Kuningan

5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 05:05 WIB

5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini

Umum - Regional, 5 Calon Kepala Daerah di Jabar Dilantik Hari Ini, pelantikan kepala daerah Jabar,Gedung Merdeka,calon kepala daerah Jabar,pilkada jabar,pelantikan bupati terpilih,pelantikan kepala daerah terpilih jabar,pelantikan bupati terpilih pilkada 2020

28 Bencana Terjadi di Kota Tasikmalaya Sejak Januari

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 20:22 WIB

Cuaca ekstrim yang melanda sejumlah daerah di Jawa Barat (Jabar) tidak terkecuali Kota Tasikmalaya, menyebabkan terjadin...

Umum - Regional, 28 Bencana Terjadi di Kota Tasikmalaya Sejak Januari, BPBD Kota Tasikmalaya,Bencana di Kota Tasikmalaya,Longsor di Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah di Kota Tasikmalaya

80.000 Lansia di Kota Tasikmalaya yang Bakal Divaksin Covid-19

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 19:56 WIB

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra Hen...

Umum - Regional, 80.000 Lansia di Kota Tasikmalaya yang Bakal Divaksin Covid-19, Lansia di Kota Tasikmalaya,vaksinasi covid-19 lansia,Lansia Divaksin Covid-19

29.649 Warga Kabupaten Tasikmalaya Belum Perekaman KTP El

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 19:30 WIB

Sedikitnya 29.649 warga Kabupaten Tasikmalaya belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Hal itu disebabkan oleh beberapa...

Umum - Regional, 29.649 Warga Kabupaten Tasikmalaya Belum Perekaman KTP El, Perekaman KTP Elektronik,KTP El Kabupaten Tasikmalaya,Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Kota Tasikmalaya Terima 2.420 Vial

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:57 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menerima vaksin Covid-19 Sinovac tahap 2 sebanyak 2.420 vial dari Pemerintah Provin...

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Kota Tasikmalaya Terima 2.420 Vial, vaksinasi Covid-19 Kota Tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19 Tahap 2,Pemkot Tasikmalaya

PWI Jabar Dorong Seluruh Jurnalis Disuntik Vaksin Covid-19

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:51 WIB

PWI Jawa Barat mendorong seluruh jurnalis melakukan vaksin Covid-19. Dengan catatan, hanya bagi yang memenuhi syarat.

Umum - Regional, PWI Jabar Dorong Seluruh Jurnalis Disuntik Vaksin Covid-19, PWI Jawa Barat,Vaksinasi Covid-19 jurnalis,Vaksinasi Covid-19 wartawan,Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Kuningan

Cerita Ketua PAN Cianjur Negatif Covid Meski Sekeluarga Terpapar

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 18:47 WIB

Manfaat vaksinasi Covid-19 mulai terasa bagi yang telah memgikuti gelombang pertama, mereka memastikan bahwa vaksin Sino...

Umum - Regional, Cerita Ketua PAN Cianjur Negatif Covid Meski Sekeluarga Terpapar, PAN Kabupaten Cianjur,Vaksinasi Covid-19,Manfaat Vaksinasi Covid-19
dewanpers