web analytics
  

Dukung 1.000 Petani Milenial, Pemprov Diminta tak Lupakan Petani Keluarga

Jumat, 15 Januari 2021 21:53 WIB Ananda Muhammad Firdaus
Umum - Regional, Dukung 1.000 Petani Milenial, Pemprov Diminta tak Lupakan Petani Keluarga, gema petani,Petani Jabar,Gema Petani Jawa Barat,Petani Milenial

ilustrasi petani. (Ayobandung.com/Tri Junari)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia (Gema Petani) Jawa Barat mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan sektor pertanian dengan menggagas program 1.000 petani milenial.

 

Ketua Gema Petani Jawa Barat Anas Sodikin menyatakan bahwa program itu hampir sejalan dengan organisasi yang dipimpinnya, di mana anggota Gema Petani kebanyakan merupakan generasi muda, terdiri dari anak-anak petani dan para mahasiswa.

Di samping keanggotaan, lahirnya Gema Petani juga memiliki cita-cita yang searah dengan program tersebut yaitu untuk mewujudkan kedaulatan pangan dengan diiringi regenerasi para petani yang terus berjalan.

"Dengan adanya program menciptakan 1.000 petani milenial di Jawa Barat maka Gema Petani siap menjadi garda terdepan dalam tercapainya program tersebut agar Jawa Barat terhindar dari krisis pangan serta meningkatkan ekonomi dan mampu bersaing secara global," kata Anas Sodikin, Jumat (15/1/2021).

Di mata Gema Petani, kata Anas, Jawa Barat sebagai salah satu dari lumbung pangan nasional sejatinya belum benar-benar mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

Menurut dia, belum meratanya bantuan ke daerah menjadi faktor permasalahan tersendiri dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Jawa Barat. Padahal potensi untuk mencapai itu semua sangat besar.

Di samping itu, disinggung Anas, di Jawa Barat masih terdapat masalah-masalah lain, seperti dalam pengoptimalan lahan-lahan tidur. Lalu orientasi pembangunan ekonomi yang cenderung terfokus pada industrialisasi, bukan pertanian.  

Anas menilai, masalah-masalah ini dapat diselesaikan bila pemerintah serius menanggapi isu pertanian. Maka dengan adanya program 1.000 petani milenial, diharapkan dapat mengikis beberapa permasalahan yang ada saat ini.

"Gema Petani sebagai bagian generasi milenial, siap hadir dengan pemikiran yang lebih segar dan inovatif, tenaga yang lebih kuat, dan siap bersaing di kancah global," ujar dia.

Selain menciptakan 1.000 petani milenial, dia berharap Pemprov Jabar mampu mempertahankan mereka yang secara turun-temurun bertani dengan sistem konvensionalnya. Dia mengistilahkan ini sebagai petani keluarga.

"Ini agar tetap terjaga regenerasi petani melalui pertanian keluarga," katanya.

Dia juga meminta, pemerintah memberikan edukasi terkait perkembangan teknologi pertanian terhadap petani konvensional agar bisa meningkatkan hasil dari pertanian dan juga bantuan-bantuan lain yang mampu meningkatkan hasil pertanian itu sendiri.

"Serta bisa menciptakan market yang lebih luas agar bisa membantu petani dalam menjual hasil panennya, karena permasalahan yang dirasakan petani saat ini bukan hanya gagal panen tapi tataniaga yang tidak baik," kata dia.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:00 WIB

Penanaman pohon tersebut merupakan ramgkaian kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Umum - Regional, HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar, Hari Pers Nasional (HPN) 2021,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),KPH Perhutani,Cianjur

Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 16:00 WIB

Nekat melakukan perjalanan luar kota, puluhan anggota club senam sehat di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, t...

Umum - Regional, Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19, Pasien Positif Virus Corona,COVID-19,Tasikmalaya,Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi

Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:40 WIB

Masyarakat mengaku tidak pernah membubuhkan tanda tangan pemberian izin lokasi tambang.

Umum - Regional, Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan, Tasikmalaya,Tambang Pasir,Ilegal,tanda tangan,Pemalsuan

Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:04 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan, 1.115 guru honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Umum - Regional, Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS, Guru Honorer Bogor,Guru PNS Bogor,Guru PPPK,Guru PPPK Bogor

400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:56 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri menyatakan kasus positif Covid-19 di daerah itu meningkat hingga terja...

Umum - Regional, 400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang, Kasus Covid-19 Karawang,positif Covid-19 Karawang

Warga Kota Tasikmalaya Diminta Waspada Bencana saat Cuaca Ekstrem

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:42 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya meminta warga Kota Tasikmalaya untuk tetap waspada seiring d...

Umum - Regional, Warga Kota Tasikmalaya Diminta Waspada Bencana saat Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Tasikmalaya,Bencana Kota Tasikmalaya,Cuaca Ekstrem Tasikmalaya

Ini Tips Anti Maling Motor Ala Kapolresta Tasikmalaya

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 20:36 WIB

Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan yang banyak digunakan untuk mendukung aktivitas dalam bekerja maupun aktivitas...

Umum - Regional, Ini Tips Anti Maling Motor Ala Kapolresta Tasikmalaya, Tips Anti Maling Motor,Tips Anti Curanmor,Cara Anti Maling Motor,Cara Anti Curanmor

Sengketa Pilkada Tasikmalaya Diputus Pertengahan Maret

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 20:10 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan sengketa Pilkada Kabupaten Tasikmalaya pada pertengahan Maret mendatang. Sebelu...

Umum - Regional, Sengketa Pilkada Tasikmalaya Diputus Pertengahan Maret, sengketa Pilkada Tasikmalaya,Mahkamah Konstitusi (MK),Pilkada Tasikmalaya
dewanpers