web analytics
  

Tak Ada Sanksi bagi OPD atau Lembaga yang Langgar WFH

Jumat, 15 Januari 2021 16:30 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Tak Ada Sanksi bagi OPD atau Lembaga yang Langgar WFH, Work From Home (WFH),Cianjur,Berita Cianjur Hari Ini

Sejumlah pimpinan OPD saat pelantikan Sekda Cianjur di pendopo Pemkab Cianjur. (Ayobandung.com/M Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Diduga ada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Cianjur maupun lembaga yang melanggar penerapan work from home (WFH). Alasannya beragam.

Pantauan Ayobandung.com di sejumlah dinas maupun badan, berdasarkan informasi dari para pegawai yang merasa khawatir, OPD maupun Lembaga memiliki alasan beragam. Misalnya ada dinas maupun badan terpaksa melanggar WFH karena harus membuat laporan yang diminta pimpinannya atau ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

“Iya ini saya terpaksa masuk kantor, padahal nggak piket. Katanya sih bantu bikin laporan, karena kekurangan tenaga,” ujar sumber di salah satu dinas lingkungan Pemkab Cianjur, Jumat (15/1/2021).

Begitu pula dengan lembaga perbankan, sudah menjadi rahasia umum ada sejumlah pegawai di beberapa unit terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, mereka terpaksa tetap masuk kerja tanpa diberitahu alasannya.

“Ngeri kang, kita nggak ada WFH. Padahal sudah ada pegawai yang terkonfirmasi positif, baik di cabang atau unit. Kan yang menjadi khawatir keluarga saya di rumah, takut terpapar,” ujar sumber yang bekerja di Bank BRI Cianjur.

Namun, sangat disayangkan, dalam surat edaran Plt Bupati Cianjur Herman Suherman tentang penerapan WFH tidak ada sanksi bagi OPD maupun lembaga yang tidak mengikuti anjuran tersebut.

“Tidak ada sanksi sih, hanya ada sanksi moral saja. Karena kan surat edaran itu sifatnya imbauan. Kecuali bentuknya peraturan daerah (perda),” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal pada Ayobandung.com.

Namun, kalau pimpinan OPD maupun lembaga manapun punya tanggung jawab moral untuk mendukung menekan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur, dia yakin mereka akan memberlakukan WFH.

“Saya kira sudah jelas, keselamatan jiwa manusia di atas segalanya, tidak ada yang sebanding,” tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:25 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akan segera membangun hunian sementara (huntara) bagi warga...

Umum - Regional, BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah, BPBD Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,hunian sementara (huntara)

Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pe...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:11 WIB

Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur akan memanggil pengelola Pondok Pesantren (Ponpes)  Al-Itihad di Jalan Raya Bandung Desa...

Umum - Regional, Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pengelola, Kekerasan di Al-Itihad,Ponpes Al-Itihad,Komisi D DPRD Cianjur

Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 20:16 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur, mempertanyakan alasan pengembang perumahan Cluster Pesona Cianjur Indah II menempatkan lok...

Umum - Regional, Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan, Pemkab Cianjur,TPU,Cluster Pesona Cianjur Indah II

Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalay...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 18:28 WIB

Polres Tasikmalaya membuat sebuah kebijakan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Yakni dengan membuat tempat p...

Umum - Regional, Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Karangnunggal,Polres Tasikmalaya,Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 17:33 WIB

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Umum - Regional, Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 16:27 WIB

Takut Jarum Suntik, Perwira Polisi Ini Tutup Mata Saat Divaksin

Umum - Regional, Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin, polisi takut jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya

Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:47 WIB

Pergeseran tanah yang terjadi di Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (28/2/2...

Umum - Regional, Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah, pergerakan tanah tasikmalaya,pergeseran tanah tasikmalaya,bencana Tasikmalaya,BPBD Kabupaten Tasikmalaya

Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercer...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:05 WIB

Kepada petugas ia mengaku nekat menjajakan diri meski dalam kondisi hamil tua lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Umum - Regional, Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercerai, pekerja seks komersil (PSK) di Tasik,razia penyakit masyarakat (pekat),Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya.,kondisi hamil tua,terdesak kebutuhan ekonomi.
dewanpers