web analytics
  

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Jumat, 15 Januari 2021 11:50 WIB Netizen Deffy Ruspiyandy
Netizen, Wisata Belanja Pagi di Ciroyom, Pasar Ciroyom,Ciroyom

Suasana pasar tumpah di Jalan Rajawali Timur, Keluraan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung (12/1-2021). (Deffy Ruspiyandy)

Deffy Ruspiyandy

Penulis Artikel dan Penulis Ide Cerita di SCTV.

AYOBANDUNG.COM -- Bagi kebanyakan orang yang suka berbelanja ke pasar sungguh pengalaman yang sangat mengasyikkan. Karena selain  membeli kebutuhan harian di rumah, juga dengan begitu bisa berjalan-jalan. Salah satu tempat yang menarik  dikunjungi untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga adalah kawasan Ciroyom, Kota Bandung. Ternyata di kawasan ini terlihat banyak pedagang antusias berjualan. Mereka ada yang ditampung di Pasar Andir dan Pasar Ciroyom ada juga yang berjualan di pasar tumpah Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Rajawali Timur dan juga jalan Arjuna.

Jika datang pagi hari ke kawasan ini tentu akan terlihat hiruk pikuk penjual dan pembeli serta transaksi yang dilakukan. Mereka yang berbelanja ke tempat ini tak cuma orang Kota Bandung yang hanya beda kecamatan tetapi yang berbelanja ke daerah ini datang pula dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi serta kota/kabupaten lainnya. Yang jelas Ciroyom menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga sangat memungkinkan di kawasan ini harga tanah pun melambung tinggi karena masuk kawasan strategis.

Berbelanja ke kawasan Ciroyom ini menjadi daya tarik tersendiri karena semua bahan kebutuhan pokok rumah tangga tersedia di sini. Daging, ikan segar, sayur mayur, buah-buahan, bahan pokok, rempah-rempah dan lain-lain tersedia dan sangat berlimpah. Tak mengherankan jika banyak orang yang datang ke sini sengaja berbelanja seluruh bahan pokok yang dibutuhkannya sehingga jika sekali berkunjung bisa mendapatkan semua kebutuan yang dibutukannya. Namun ada juga yang sengaja membeli setiap hari sesuai kebutuhan hari itu pula.

Selain itu, khususnya di Pasar Ciroyom Bermartabat di dalamnya terdapat pasar ikan segar yang terbilang komplet. Mulai dari ikan kolam sampai ikan  laut. Udang, ikan mujair, cumi-cumi, kepiting, rajungan, tongkol, ikan mas, kerang, kakap dan jenis ikan lainnya tersedia di sini. Ikan-ikan tersebut didatangkan dari kawasan Waduk Saguling, Cirata, dan juga Jatiluhur. Sementara ikan laut bisa didatangkan dari Cilacap, Pangandaran, Indramayu, dan daerah penghasil ikan laut lainnya. Luas pasar ikan ini tidak terlalu besar tetapi memudahkan pembeli untuk bisa memilih ikan segar dan langsung membelinya.

Kawasan pasar Ciroyom ini pun didatangi pula oleh para penjual sayur keliling yang tersebar di mana-mana. Mungkin dikarenakan harga yang dibeli relatif murah serta bisa membeli dalam jumlah sedikit maka tempat ini menjadi pilihan utama sehingga saat menjual yang bersangkutan bisa mendapat keuntungan yang cukup besar. Tidak mengherankan jika mungkin puluhan bahkan ratusan penjual sayur keliling datang ke tempat ini untuk bisa membeli sayuran atau yang lainnya yang kemudian dijual di tempat yang berbeda. 

Berbeda dengan yang berada di dalam pasar, justru pasar tumpah ini terbilang menarik karena berada di luar sehingga langsung berhadapan dengan realita lingkungan sekitarnya. Karena itu, bagi mereka yang berbelanja khususnya di Jalan Jenderal Sudriman, Jalan Rajawali Timur serta Jalan Arjuna jika berbelanja bisa menghabiskan waktu sampai satu atau dua jam karena harus berkeliling mencari bahan pokok yang hendak dibeli. Jika demikian adanya, bagi mereka yang berbelanja di pasar tumpah maka tentu saja bisa berjalan di antara keramaian orang-orang serta dapat menghirup udara segar di jalan terbuka.

Sesungguhnya kawasan Ciroyom yang pernah disebut daerah yang kurang baik ternyata saat ini malah menjadi kawasan strategis khususnya untuk pengembangan kawasan pembangunan ekonomi karena merupakan kawasan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup bagus. Kita tak bsia menghitung orang-orang yang berbelanja setiap hari ke kawasan tersebut dan hal ini menunjukkan perputaran uang terhitung cukup besar di kawasan ini. Penjualnya pun bisa ribuan maka pembelinya pun bisa ribuan pula. Artinya, kawasan ini setiap pagi didatangi orang-orang yang sangat memungkinkan menjadi kawasan yang sangat menarik untuk dikunjungi sebagai kawasan wisata belanja. Bagi mereka yang suka hal ini maka Ciroyom bisa menjadi tempat alternatif yang bisa dikunjungi.

Bagi mereka yang mengunjungi kawasan wisata belanja Ciroyom ini tak perlu takut jika datang sebelum Subuh karena di sana ada beberapa masjid jika ingin menunaikan Salat Subuh dan tempat ke lokasi jual beli. Sementara untuk lahan parkir sangat tersedia begitu luas di berbagai tempat. Ada yang dikelola perusahaan pengelolaan parkir ada juga yang dikelola oleh aparat daerah setempat. Begitupun untuk kendaraan bermotor tak perlu ketakutan kalau kehabisan bensin karena di dekat Pasar Ciroyom ada SPBU juga dan bagi mereka yang belum sarapan tak perlu khawatir juga karena di sana banyak penjual makanan yang bisa dinikmati di tempat itu juga.

Melihat kondisi seperti ini, tak salah jika menyebut kawasan Ciroyom adalah salah satu tempat yang mesti diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai sentra ekonomi yang cukup besar di kota ini. Memang, kerap khususnya pasar tumpah ini menimbulkan kemacetan lalu lintas. Namun demikian tampaknya pengguna jalan dan pemilik kendaraan bermotor roda dua atau roda empat tampaknya sudah memaklumi kondisi ini walaupun mungkin sedikit ngedumel dalam hati. Untuk menghilangkan pasar tumpah ini memang bukanlah hal yang mudah tetapi Pemkot Bandung tinggal membenahi saja karena keberadaan kawasan wisata belanja ini menguntungkan berbagai pihak termasuk masyarakat di sekitarnya.

Tak bisa dipungkiri lagi jika kawasan Ciroyom yang padat penduduknya ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi orang luar yang berkunjung ke tempat ini. Pasar Ciroyom Bermartabat dan pasar tumpah di tiga jalan tadi ternyata memiliki magnet yang cukup kuat untuk dikunjungi oleh orang-orang yang ingin membeli kebutuhan pokok. Dengan begitu Ciroyom semakin dikenal bahkan bisa jadi mungkin sampai ke tingkat nasional karena pernah disebut dalam sinetron Preman Pensiun.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Hobi Bagaikan Harta Karun

Netizen Jumat, 7 Mei 2021 | 15:40 WIB

Setiap pekerjaan pasti merasakan suka dan duka. Tetapi, dengan dasar hobi, pekerjaan jadi terasa lebih menyamankan.

Netizen, Hobi Bagaikan Harta Karun, Hobi,Harta Karun,Pekerjaan,Menulis

Confident Humility, Hal yang Rumpang pada Masa Kini

Netizen Jumat, 7 Mei 2021 | 15:10 WIB

Jika kita terlalu percaya diri maka akan nampak arogan. Di lain sisi, jika tidak punya kepercayaan diri sama sekali maka...

Netizen, Confident Humility, Hal yang Rumpang pada Masa Kini, Confident Humility,Hal yang Rumpang,Masa Kini,Filosofi  Hidup,Kepercayaan Diri,Kerendahan Hati

Sawahkurung, Sawah Terakhir di Pusat Kota Bandung

Netizen Jumat, 7 Mei 2021 | 14:30 WIB

Bila ditelusuri, nama-nama geografi itu mengabadikan perkembangan kota, seperti halnya yang terjadi di Kota Bandung.

Netizen, Sawahkurung, Sawah Terakhir di Pusat Kota Bandung, Sawahkurung,Sawah Terakhir,Pusat Kota Bandung,Sejarah,Geografis

Pendidikan Seksual Bukan Hanya Tentang Seks dan Kontrasepsi

Netizen Kamis, 6 Mei 2021 | 15:36 WIB

Berbicara soal seks memang selalu menuai kontroversi dan selalu menjadi topik yang sensitif.

Netizen, Pendidikan Seksual Bukan Hanya Tentang Seks dan Kontrasepsi, Pendidikan Seksual,Seks,kontrasepsi,Oran Tua,Anak,Sex education

Ketika Rumahku Bukan Istanaku

Netizen Kamis, 6 Mei 2021 | 15:00 WIB

Apakah rumah memang tempat yang aman?

Netizen, Ketika Rumahku Bukan Istanaku, Rumahku Bukan Istanaku,Catatan Kelam Perempuan,Stress,KDRT,KDRT Secara Seksual,Perceraian

Sony Xperia, 'Limbah Jepang' yang Tak Pernah Sepi Peminat

Netizen Rabu, 5 Mei 2021 | 14:23 WIB

Walaupun secara resmi Sony sudah menarik peredaran ponselnya di tanah air, peminat dari ponsel ini justru tidak pernah s...

Netizen, Sony Xperia, 'Limbah Jepang' yang Tak Pernah Sepi Peminat, Sony Xperia,Ponsel,Teknologi,smartphone,Jepang

Anggota Perhimpunan Batavia Menulis Adat Bengang

Netizen Rabu, 5 Mei 2021 | 10:18 WIB

Apa saja kontribusi yang diberikan oleh Kartawinata selama menjadi anggota Perhimpunan Batavia?

Netizen, Anggota Perhimpunan Batavia Menulis Adat Bengang, Anggota Perhimpunan Batavia,Adat Bengang,Raden Kartawinata,Bataviasch Genootschap voor Kunsten en Wetenschappen (BGKW)

Mengapa Mudik?

Netizen Selasa, 4 Mei 2021 | 12:55 WIB

Meski kini pemerintah melarang mudik. tradisi mudik ini tidak akan pernah berhenti pada satu generasi.

Netizen, Mengapa Mudik?, Mudik,Larangan Mudik,Mengapa Mudik?
dewanpers