web analytics
  

5 Jurus Menabung Travelling usai Pandemi

Kamis, 14 Januari 2021 21:22 WIB
Bisnis - Finansial, 5 Jurus Menabung Travelling usai Pandemi, Menabung Biaya Travelling,Travelling usai Pandemi,Tips Travelling

Ilustrasi -- Travelling. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Melakukan travelling saat pandemi Covid-19 belum terkendali mungkin bukan hal cukup bijak untuk dilakukan. Namun tak ada salahnya bila penggemar travelling mulai menyusun rencana perjalanan untuk masa mendatang ketika situasi sudah memungkinkan.

Mengingat travelling bukan kebutuhan pokok, anggaran travelling tidak termasuk ke dalam pos pengeluaran esensial. Oleh karena itu, tak ada aturan baku mengenai berapa persen pendapatan yang perlu disisihkan untuk anggaran travelling. Anggaran ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Yang lebih penting adalah mengetahui jurus agar bisa menabung untuk travelling setelah pandemi usai. Setidaknya ada lima strategi yang bisa membantu untuk mewujudkan hal tersebut. Berikut ini adalah lima strategi tersebut, seperti dilansir di Washington Post, Kamis (14/1/2021):

1. Cari teman

Mengambil keputusan finansial yang cermat akan lebih mudah bila ada dukungan dari orang lain. Coba cari rekan yang pandai mengatur keuangan. Rekan tersebut bisa membantu memberikan masukan dan semangat terkait rencana menabung.

2. Buat spreadsheet

Penggunaan spreadsheet dapat mempermudah proses penyusunan rencana anggaran travelling. Spreadsheet memungkinkan seseorang untuk merinci berbagai biaya yang akan dibutuhkan untuk rencana travelling atau berlibur mereka nanti.

Spreadsheet juga bisa digunakan untuk memantau seberapa banyak biaya yang sudah ditabung ke dalam anggaran perjalanan. Bahkan, spreadsheet juga bisa menjadi salah satu kenang-kenangan untuk mengingat momen liburan nantinya.

3. Manfaatkan aplikasi penganggaran belanja

Sebagian orang mungkin merasa pembuatan spreadsheet sendiri terlalu rumit. Sebagai alternatifnya, aplikasi penganggaran belanja yang banyak tersedia untuk ponsel pintar bisa membantu. Tiap aplikasi memiliki fitur-fitur yang berbeda. Pilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan dirasa mudah untuk digunakan.

4. Manfaatkan bonus poin kartu kredit

Beberapa kartu kredit mungkin menawarkan bonus poin dalam program loyalty yang bisa digunakan untuk menunjang kegiatan travelling. Bila mendapatkan penawaran ini, coba manfaatkan dan kumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Poin ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk meringankan biaya travelling pada masa mendatang.

5. Jangan berutang

Meski bonus poin dari kartu kredit dapat bermanfaat, jangan bergantung pada kartu kredit untuk membiayai liburan bila kondisi keuangan tidak mendukung. Bunga yang cukup tinggi dapat membuat total biaya untuk travelling menjadi lebih besar dibandingkan seharusnya.

Akan lebih baik untuk memperkirakan total biaya yang dibutuhkan untuk travelling sejak awal. Setelah itu, manfaatkan waktu yang ada untuk menabung sesuai kemampuan sampai dana yang dibutuhkan terkumpul.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 01:03 WIB

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19, padahal lebih dari 61 persen Produk...

Bisnis - Finansial, Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),Tips Usaha,United Nations Development Programme (UNDP)

BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 22:23 WIB

Tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali meraih kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan P...

Bisnis - Finansial, BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun, Bank Tabungan Negara (BTN),Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),Rumah MBR

Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 11:10 WIB

Harga emas Antam kembali melonjak cukup tinggi hari ini, Kamis (21/1/2021). Sebelumnya, harga emas Antam sempat jatuh ke...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Ini Hukum Arisan bagi Muslimah

Finansial Rabu, 20 Januari 2021 | 06:30 WIB

Arisan erat dengan kaum hawa. Aktivitas ini adalah bagian dari tradisi yang marak dilakukan oleh kelompok masyarakat sej...

Bisnis - Finansial, Ini Hukum Arisan bagi Muslimah, Arisan,Hukum Arisan,Hukum Arisan bagi muslimah,arisan halal,arisan haram

Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target

Finansial Selasa, 19 Januari 2021 | 20:25 WIB

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24,45 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana denga...

Bisnis - Finansial, Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target, Lelang SUN,Surat Utang Negara (SUN),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),obligasi negara

Crazy Rich Surabaya Gugat Antam 1,1 Ton Emas, Ini Penyebabnya

Finansial Senin, 18 Januari 2021 | 18:30 WIB

Pengusaha asal Surabaya bernama Budi Said menggugat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat (15/1/2021).

Bisnis - Finansial, Crazy Rich Surabaya Gugat Antam 1,1 Ton Emas, Ini Penyebabnya, crazy rich surabaya,Antam Digugat 1,1 Ton Emas,PT Aneka Tambang Tbk (Antam)

Harga Emas Antam Terjun ke Posisi Terendah dalam 2 Bulan

Finansial Senin, 18 Januari 2021 | 11:09 WIB

Harga emas Antam kembali turun hari ini, Senin (18/1/2021). Bahkan kali ini harganya menuju posisi terendah dalam dua b...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Terjun ke Posisi Terendah dalam 2 Bulan, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,harga emas antam 18 Januari 2021,Emas,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Dampak Pandemi, OJK: Pembiayaan Multifinance Merosot 17 Persen

Finansial Minggu, 17 Januari 2021 | 16:40 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri pembiayaan mengalami penurunan sebesar minus 17,1 persen secara t...

Bisnis - Finansial, Dampak Pandemi, OJK: Pembiayaan Multifinance Merosot 17 Persen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Pembiayaan Multifinance
dewanpers