web analytics
  

Ini yang Terjadi Jika Minum Kopi sebelum Makan

Kamis, 14 Januari 2021 17:02 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Ini yang Terjadi Jika Minum Kopi sebelum Makan, Kopi,Perut Kosong,Manfaat Kopi,bahaya kopi,Asam Lambung

Menyeruput Kopi. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COMKopi dapat meningkatkan suasana hati, fungsi otak, hingga kinerja olahraga. Namun, jika diminum sebelum makan, apa yang akan terjadi pada tubuh?

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kepahitan kopi dapat merangsang produksi asam lambung. Dengan alasan tersebut, orang percaya bahwa kopi mampu mengiritasi perut dan lambung.

Akan tetapi, dari penelitian tersebut, belum ditemukan atau gagal menemukan, hubungan kopi dengan masalah pencernaan, terlepas ketika mengonsumsi saat perut kosong.

Meski banyak yang meminum kopi tanpa didahului dengan makan dan tak mendapat efek apapun, namun sejumlah orang dinilai sangat sensitif ketika meminum kopi secara teratur, termasuk ketika belum mendapat asupan makan, yang menyebabkan mereka mendapat rasa mulas, gangguan pencernaan hingga gejala lainnya.

Oleh sebab itu, penting bagi semua orang untuk memperhatikan bagaimana tubuh merespons efek dari kopi tersebut. Terlepas dengan meminum kopi tanpa didahului makan atau dengan asupan terlebih dahulu.

Meminum kopi saat perut kosong dinilai juga dapat meningkatkan hormon stres kortisol. Hormon tersebut diproduksi kelenjar adrenalin yang meningkatkan tekanan darah hingga kadar gula darah.

Namun, tingkat kronis dari hal tersebut dapat memicu lebih banyak masalah kesehatan, termasuk keropos tulang, darah tinggi hingga diabetes dan penyakit jantung.

Kadar kortisol secara alami memuncak pada waktu Anda bangun, dan menurun sepanjang hari, hingga akhirnya memuncak lagi selama fase awal tidur. Akan tetapi, menariknya kopi dapat merangsang produksi kortisol.

Jadi, beberapa orang mengklaim bahwa meminumnya di pagi hari, ketika kadar kortisol sudah tinggi, bisa berbahaya bagi kesehatan.

Kopi nyatanya juga memiliki efek samping potensial lainnya, dari mulai kafein yang membuat kecanduan dan beberapa orang dengan gen tertentu yang sangat peka terhadapnya. Hal tersebut dikarenakan, asupan kopi secara teratur pada tubuh dapat mengubah kimia dalam otak.

Minum terlalu banyak kopi juga dapat menimbulkan kegelisahan, jantung berdebar lebih kencang dan panik yang semakin memburuk. Untuk alasan tersebut, para ahli sepakat untuk membatasi asupan kafein pada tubuh, dengan mengkonsumsinya sekitar 400 mg per hari, atau setara dengan 4-5 cangkir (0,95-1,12 liter) kopi.

Karena efeknya dapat bertahan hingga 7 jam pada orang dewasa, kopi juga dapat mengganggu tidur, terutama jika meminumnya di siang hari. Kafein dapat lebih mudah melewati plasenta dan efek dari kopi itu, dapat bertahan dalam waktu belasan jam lebih lama dari waktu biasanya bagi wanita hamil dan bayinya.

Oleh sebab itu, wanita hamil dianjurkan untuk membatasi asupan kopi menjadi satu hingga dua cangkir per harinya, atau sekitar 240 hingga 480 ml per hari. Dari seluruh fakta tersebut, perlu diingat bahwa minum kopi saat perut kosong, tidak begitu berpengaruh pada frekuensi efek tadi. Meski mitos meminum kopi sebelum makan itu berbahaya, hanya sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan meminumnya dengan perut kosong dapat berbahaya.

Sebaliknya, hal tersebut lebih dimungkinkan jika efek yang muncul, tergantung dari bagaimana kondisi tubuh saat meresponsnya. Alhasil, perlu menyesuaikan rutinitas harian dan tubuh dengan minum kopi, utamanya bagi kepentingan tubuh.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Lebih Sehat Kopi Gula Putih atau Gula Merah bagi Penderita Diabetes?

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 16:22 WIB

Minum kopi dengan gula merah atau brown sugar dianggap lebih sehat daripada gula putih. Bahkan hal tersebut dianggap ta...

Gaya Hidup - Sehat, Lebih Sehat Kopi Gula Putih atau Gula Merah bagi Penderita Diabetes?, Kopi,kopi gula merah,kopi gula putih,Diabetes,Penderita Diabetes

7 Obat Alami Meredakan Asam Urat, Bisa Dibuat Sendiri

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 15:55 WIB

Asam urat atau gout membuat penderitanya nyeri, terutama di bagian sendi. Selain dengan obat, ada sejumlah bahan alami y...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Obat Alami Meredakan Asam Urat, Bisa Dibuat Sendiri, Asam Urat,obat asam urat,Obat asam urat alami,obat asam urat gampang,obat asam urat mudah,meredakan asam urat,cara meredakan asam urat

Begini Cara Sehatkan Rambut dengan Teh Hitam

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 15:00 WIB

Menggunakan jenis teh yang tepat juga dapat membantu merawat kesehatan dan keindahan rambut.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Cara Sehatkan Rambut dengan Teh Hitam, Sehatkan Rambut dengan Air Teh,Camellia sinensis,rambut,Teh,Teh Hitam

Pukul 12.00 Jadi Waktu Terbaik Berjemur, Ini Penjelasannya

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 13:54 WIB

Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI), Jeffri Aloys Gunawan mengataka...

Gaya Hidup - Sehat, Pukul 12.00 Jadi Waktu Terbaik Berjemur, Ini Penjelasannya, berjemur,Manfaat Berjemur,waktu paling bagus berjemur,waktu tepat berjemur,waktu berjemur,berjemur jam berapa

Kontrol Kadar Gula, Saatnya Atur Jadwal Makan dan Camilan

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 13:50 WIB

Spesialis gizi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Amalia Primahastuti menyarankan untuk mengatur jadwal camilan setelah...

Gaya Hidup - Sehat, Kontrol Kadar Gula, Saatnya Atur Jadwal Makan dan Camilan, Camilan,jadwal camilan,jadwal makan,gula,kadar gula dalam tubuh,gula darah

5 Tanda Kanker Kulit yang Muncul di Kuku

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 13:42 WIB

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker yang jarang terjadi. Kasus melanoma hanya berkisar 1% dari total kejadian ka...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Tanda Kanker Kulit yang Muncul di Kuku, Kanker Kulit,tanda kanker kulit,Melanoma,tanda Melanoma,gejala Melanoma

Amankah Pakai Vaksin Sinopharm? Intip 7 Faktanya

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 11:08 WIB

Amankah Pakai Vaksin Sinopharm? Intip 7 Faktanya

Gaya Hidup - Sehat, Amankah Pakai Vaksin Sinopharm? Intip 7 Faktanya, Vaksin Sinopharm,Efikasi vaksin sinopharm,Vaksin Sinopharm  boleh dipakai,Sinopharm,Vaksin Covid-19

Riset: Jam Kerja Panjang Terbukti Membunuh Banyak Orang

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 10:55 WIB

Bekerja 55 jam atau lebih per minggu merupakan bahaya kesehatan yang serius.

Gaya Hidup - Sehat, Riset: Jam Kerja Panjang Terbukti Membunuh Banyak Orang, Jam Kerja Panjang Terbukti Membunuh Banyak Orang,Jam Kerja Panjang,Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),meninggal karena stroke,penyakit jantung

artikel terkait

dewanpers