web analytics
  

Tensi Tinggi Jadi Kendala Peserta Vaksinasi Tahap I di Kota Bandung

Kamis, 14 Januari 2021 13:46 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Tensi Tinggi Jadi Kendala Peserta Vaksinasi Tahap I di Kota Bandung, Vaksin Covid-19 RSHS Bandung,Vaksin Covid-19 RSKIA Bandung,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Lokasi Vaksinasi Covid-19 Jabar

Vaksinasi Covid-19 di RSHS Kota Bandung, Kamis (14/1/2021). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

PASTEUR, AYOBANDUNG.COM -- Tidak seluruh peserta vaksinasi Covid-19 Tahap I Termin I di Kota Bandung berhasil disuntik hari ini. Sejumlah peserta yang dijadwalkan untuk disuntik hari ini, Kamis (14/1/2021) batal divaksin karena tidak lolos skrining kesehatan.

Sebagaimana diketahui, para peserta vaksin terlebih dahulu akan menjalani skrining kesehatan oleh petugas. Dalam proses tersebut, peserta akan diukur tekanan darahnya dan diminta untuk memaparkan riwayat penyakitnya.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, peserta yang gagal untuk langsung divaksin Covid-19 kebanyakan karena tekanan darah yang terlalu tinggi. Untuk dapat divaksin, tekanan darah peserta maksimal adalah 140/90 mmHg.

Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum adalah salah satu peserta yang harus beristirahat terlebih dahulu sebelum divaksin karena tekanan darah yang tinggi. Uu yang dijadwalkan mendapat penyuntikan pertama di Jabar alhasil harus menunggu beberapa saat dengan berbaring di ruangan hingga tekanan darahnya normal kembali.

"Setelah saya istirahat, ngobrol-ngobrol, alhamdulillah tensi saya normal kembali, 129, dan tidak ada yang membahayakan," ungkap Uu selepas menerima vaksin di RIK Parahyangan RSHS.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) menyemangati Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan) saat hendak menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Selain Uu, sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang juga mendapat jadwal vaksin hari ini di Gedung Anggrek RSHS mengalami hal serupa. Setidaknya ada delapan orang nakes di RSHS yang batal divaksin hari ini karena tidak lolos skrining kesehatan, mayoritas akibat tekanan darah tinggi.

"(Nakes) yang sudah terdaftar untuk divaksin ada 55 orang, sampai saat ini sudah ada 31 orang yang berhasil divaksin, sisanya masih menunggu. Ada delapan orang yang tidak divaksin karena tensi dan ada juga yang karena riwayat kanker. Tapi kebanyakan hipertensi," ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medik Rawat Jalan RSHS dr. Ashrini Saraswati yang hari ini bertugas melakukan skrining kesehatan bagi para nakes RSHS.

Dia mengatakan, peserta yang angka tekanan darahnya tinggi diminta untuk menunggu beberapa saat untuk kemudian dicek kembali. Bila dua hingga tiga kali pengecekan tekanan darah masih tinggi, maka yang bersangkutan dinyatakan gagal untuk menerima vaksin di hari itu.

"Kita tadi dua sampai tiga kali coba lagi, karena kan ada yang kecapaian habis jaga malam dan sebagainya. Kita masukan ke aplikasi datanya. Kalau ditolak, nanti menunggu informasi selanjutnya (kapan bisa divaksin)," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Selain Terima Suap, Ajay M Priatna Juga Nepotisme

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 20:19 WIB

Tidak hanya meminta uang suap sejumlah Rp3,2 miliar, Wali Kota Cimahi Nonaktif Ajay Muhammad Priatna juga melakukan tind...

Bandung Raya - Bandung, Selain Terima Suap, Ajay M Priatna Juga Nepotisme, Wali Kota Cimahi Nonaktif Ajay Muhammad Priatna,Suap Ajay M Priatna,KPK Ajay M Priatna,Suap Proyek Kasih Bunda Cimahi

Dana Insentif Nakes Kota Bandung Belum Cair 4 Bulan

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 17:45 WIB

Penyebabnya, usai pengesahan, dana tersebut sudah tersebar dan terdistribusikan di berbagai dinas di lingkungan pemerint...

Bandung Raya - Bandung, Dana Insentif Nakes Kota Bandung Belum Cair 4 Bulan, Insentif Covid-19,Insentif tenaga medis Covid-19,Insentif tenaga kesehatan Covid-19,insentif tenaga medis Bandung,insentif Covid-19 Bandung

Jambret Paling Dicari di Bandung Akhirnya Tertangkap

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 17:12 WIB

Satu di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas karena mencoba melawan dan melarikan diri.

Bandung Raya - Bandung, Jambret Paling Dicari di Bandung Akhirnya Tertangkap, jambret Bandung,Begal Bandung,kriminal Bandung ditangkap,Kriminal Bandung,Polrestabes Bandung

Lelang Pengelolaan GBLA Dipercepat Pemkot Bandung

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 16:53 WIB

Pengelolaan Stadion GBLA oleh pihak ketiga menjadi jalan tengah untuk bisa mengoptimalkan fungsi stadion. 

Bandung Raya - Bandung, Lelang Pengelolaan GBLA Dipercepat Pemkot Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),Lelang Pengelolaan GBLA,Pemkot Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),Kota Bandung,Kepala Dispora Eddy Marwoto

Keppres Cuti Bersama Sudah Terbit, Begini Respons Sekda Kota Bandung

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 16:40 WIB

Melalui Keppres tersebut, cuti bersama ASN selama tahun 2021 hanya dua hari.

Bandung Raya - Bandung, Keppres Cuti Bersama Sudah Terbit, Begini Respons Sekda Kota Bandung, Keppres Cuti Bersama,Sekda Kota Bandung,Ema Sumarna

Bandung Hujan Deras, Warga Diminta Tak Berteduh di Bawah Pohon

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 16:06 WIB

Bandung Hujan Deras, Warga Diminta Tak Berteduh di Bawah Pohon

Bandung Raya - Bandung, Bandung Hujan Deras, Warga Diminta Tak Berteduh di Bawah Pohon, Pohon tumbang bandung,Pohon Tumbang,hujan deras bandung,Berteduh di Pohon saat Hujan,Berteduh di Bawah Pohon,Berteduh Saat Hujan, Berteduh

Bandung Masuki Musim Pancaroba, Masyarakat Diimbau Waspada!

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 16:06 WIB

Saat ini beberapa wilayah masuk dalam periode transisi atau pancaroba.

Bandung Raya - Bandung, Bandung Masuki Musim Pancaroba, Masyarakat Diimbau Waspada!, musim pancaroba,Bandung pancaroba,potensi cuaca ekstrem,cuaca ekstrem Bandung,cuaca ekstrem pancaroba

Pemkot Bandung Targetkan Vaksin 36.000 Guru dan Tenaga Kependidikan

Bandung Rabu, 14 April 2021 | 15:57 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan memvaksin Covid-19 sebanyak 36.000 guru dan tenaga kependidikan hingga Mei...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Targetkan Vaksin 36.000 Guru dan Tenaga Kependidikan, Vaksinasi Covid-19,Guru dan Tenaga Kependidikan,Pemkot Bandung

artikel terkait

dewanpers