web analytics
  

Indo Premier Bidik 200.000 Nasabah Baru pada 2021

Kamis, 14 Januari 2021 13:10 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, Indo Premier Bidik 200.000 Nasabah Baru pada 2021, ihsg,Saham,Indo Premier Sekuritas

Logo Indo Premier Sekuritas (Ist)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi tajam pada 2020 tidak serta merta membuat lesu pasar saham. Harga-harga saham yang sedang murah justru dimanfaatkan oleh calon investor untuk masuk dan memulai investasi sahamnya.

Data di sekuritas karya anak bangsa, PT. Indo Premier Sekuritas dengan aplikasi terkininya IPOT mencatatkan lonjakan signifikan penambahan investor baru pada 2020 lalu.

"Data internal menunjukkan target 100.000 nasabah baru pada 2020 terlampaui di tengah pandemi Covid-19. Nasabah baru tersebut didominasi dari kalangan milenial dan usia produktif 20-35 tahun,“ tandas Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari di Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021.

Ia menjelaskan sepanjang 2020 ada penambahan lebih dari 150.000 nasabah baru di Indo Premier dengan dominasi kalangan milenial dan usia produktif.

Investor baru dari kalangan milenial dan usia produktif kepincut masuk di pasar modal karena daya tarik modal awal yang sangat terjangkau dan kemudahan dalam transaksinya yang kini sudah berbasis aplikasi.

"Aplikasi IPOT dengan fitur-fitur unggulannya terbukti menjadi daya pikat investor pemula untuk mendulang cuan dari pasar saham. Aplikasi IPOT dapat diandalkan sejak saat pembukaan pasar. Aplikasi IPOT yang reliable ini memang menjadi salah satu upaya kita untuk terus upgrade sistem dan aplikasi supaya nasabah lebih nyaman bertransaksi," terangnya.

Bukan rahasia lagi, pada saat market buka pertama kali, berjubel pelaku pasar berusaha masuk pasar untuk bertransaksi. Platform dan aplikasi trading biasanya langsung terkendala begitu ada traffic tinggi. Namun tidak demikian dengan aplikasi IPOT. Keluhan dan kekhawatiran nasabah yang tidak bisa bertransaksi di menit-menit pertama pembukaan market kini relatif tidak terdengar.

"Aplikasi IPOT mampu menampung nasabah seberapa pun pada saat market open pertama kali sehingga nasabah pun nyaman dalam berinvestasi atau trading."

Dengan kecanggihan super app IPOT ini Indo Premier pun optimis pada 2021 ini jumlah nasabah baru akan semakin tumbuh drastis.

"Target kami pada 2021 ini sebanyak 200.000 nasabah baru. Kami optimis target ini akan tercapai berkat aplikasi IPOT dan konsolidasi solid tim Indo Premier dengan berbagai kegiatan edukasi dan literasinya."

Resolusi tahun baru dengan target nasabah baru ini bukan ilusi mengingat banyak sentimen positif untuk pasar modal Indonesia, mulai dari distribusi vaksin Covid-19 hingga pemulihan ekonomi yang memunculkan optimisme dan secercah harapan.

"Overall sentimen positif masih lebih kuat dibanding sentimen negatifnya. Kendati demikian, ini bukan berarti pergerakan IHSG akan selamanya melaju mulus karena yang namanya investasi selalu ada volatilitas baik yang terduga maupun tidak terduga."

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 22:56 WIB

Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komi...

Bisnis - Finansial, Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT, PLN,Energi Baru dan Terbarukan (EBT)

UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:43 WIB

Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus men...

Bisnis - Finansial, UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb, program pemulihan ekonomi nasional (PEN),bank bjb,program bjb PENtas,Kopi Seru,UMKM

Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat P...

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:24 WIB

Perusahaan sehat bisa menghindari pengangguran baru akibat pemutusan kerja pegawai.

Bisnis - Finansial, Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat Pandemi, UMKM Bandung,UMKM Bandung Terdampak Pandemi,Motzint Original,Motzint,Pelaku UMKM,UMKM di tengah Covid-19

Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 01:03 WIB

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19, padahal lebih dari 61 persen Produk...

Bisnis - Finansial, Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),Tips Usaha,United Nations Development Programme (UNDP)

BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 22:23 WIB

Tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali meraih kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan P...

Bisnis - Finansial, BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun, Bank Tabungan Negara (BTN),Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),Rumah MBR

Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 11:10 WIB

Harga emas Antam kembali melonjak cukup tinggi hari ini, Kamis (21/1/2021). Sebelumnya, harga emas Antam sempat jatuh ke...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Ini Hukum Arisan bagi Muslimah

Finansial Rabu, 20 Januari 2021 | 06:30 WIB

Arisan erat dengan kaum hawa. Aktivitas ini adalah bagian dari tradisi yang marak dilakukan oleh kelompok masyarakat sej...

Bisnis - Finansial, Ini Hukum Arisan bagi Muslimah, Arisan,Hukum Arisan,Hukum Arisan bagi muslimah,arisan halal,arisan haram

Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target

Finansial Selasa, 19 Januari 2021 | 20:25 WIB

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24,45 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana denga...

Bisnis - Finansial, Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target, Lelang SUN,Surat Utang Negara (SUN),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),obligasi negara
dewanpers