web analytics
  

Ridwan Kamil: Menolak Vaksin Bahayakan Keselamatan Masyarakat

Kamis, 14 Januari 2021 07:04 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Ridwan Kamil: Menolak Vaksin Bahayakan Keselamatan Masyarakat, Vaksinasi Covid-19,Vaksin Covid-19,Efikasi vaksin Covid-19,Vaksin Sinovac,Ridwan Kamil,sinovac

Vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (13/1/2021). (YouTube/Sekretariat Presiden)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewanti-wanti pentingnya vaksinasi untuk meredakan pandemi Covid-19. Dia menyebut vaksin adalah satu-satunya cara yang terbukti mampu mengendalikan berbagai pandemi yang pernah terjadi di dunia.

"Dulu ada vaksin cacar, nah tanpa vaksin itu kasus meningkat luar biasa. Setelah vaksin, dia (pandemi cacar) turun dan di tahun ketiga dan keempatnya bisa nol. Itu bukti bahwa vaksin akurat," ungkapnya di Gedung Pakuan Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).

Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat termasuk para influencer dan figur publik untuk melakukan bela negara lewat vaksinasi Covid-19. Mereka yang menolak, dia mengatakan, dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

"Maka kami mengajak influencer dan public figure untuk bersama-sama bela negara. Karena mereka yang menolak itu bisa masuk ke kategori membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar," ungkapnya.

"Itulah kenapa ada sanksi dan hukuman dari dua Undang-Undang , yaitu Undang-Undang wabah dan kekarantinaan kesehatan," lanjutnya.

Ridwan Kamil mengatakan dia adalah referensi utama dalam vaksinasi karena termasuk ke dalam relawan vaksin. Dia dan relawan lainnya disuntik ketika vaksin Sinovac masih melangsungkan uji klinis tahap III dan menyatakan hasilnya baik-baik saja sehingga merasa lega.

"Alhamdulilah, BPOM sudah memberikan rilis bahwa (vaksin Sinovac) berhasil. Tes yang dilakukan di Bandung (efikasinya) lebih dari 50% yaitu 65,3%," ungkapnya.

"Dan dari laporan tim vaksin di tubuh saya sebagai relawan itu muncul 99% antibodinya tiga bulan setelah penyuntikan," jelasnya.

Oleh karenanya, dia juga mengingatkan agar warga tidak euforia selepas divaksin. Protokol kesehatan 3M harus tetap dijalankan dengan ketat.

"Jadi tolong diedukasi juga setelah divaksin jangan euforia seolah bebas, karena antibodinya dalam teori kami baru muncul tiga bulan kemudian," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 22:15 WIB

Sebanyak dua dus obat-obatan di Posko bencana Kampung Rawa Dulang, RT02/03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupa...

Umum - Regional,  Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa, Banjir bandang Bogor,Obat-obatan Kedaluwarsa,Korban Banjir Bandang Bogor

5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Pene...

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:14 WIB

Vaksin Covid-19 sebanyak 5400 dosis akan diterima Pemkab Cianjur, Senin (25/1/2021) depan, jumlah tersebut sesuai tenaga...

Umum - Regional, 5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Penerima, Vaksin Covid-19 Cianjur,Vaksinasi Covid-19 di Cianjur

Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:04 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan dari hasil dari kegiatan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) diketa...

Umum - Regional, Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak, Jumlah Penduduk Jabar,BPS Jawa Barat,Sensus Penduduk 2020 (SP2020)

Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:52 WIB

Warga Kampung Mekarmulya Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur dihebohkan dengan penemuan bayi baru lah...

Umum - Regional, Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah, Bayi Dibuang,Bayi di Cianjur,Kriminal Cianjur

Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:04 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan antisipasi apabila pedagang daging mogok berjualan menyusul harga daging sapi ya...

Umum - Regional, Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi, Pemkab Bandung,Operasi Pasar Daging Sapi,Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan

Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:58 WIB

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar tidak yakin pemb...

Umum - Regional, Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?, Pembangunan Setda Cianjur,Pemkab Cianjur

Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:20 WIB

Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur mencatat muncul tiga klaster keluarga terkonfirmasi Co...

Umum - Regional, Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur, Satgas Covid-19 Cianjur,Klaster Keluarga di Cianjur

KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 17:57 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin sebagai pem...

Umum - Regional, KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin,Pilkada Cianjur,KPU Cianjur

artikel terkait

dewanpers