web analytics
  

Daftar Obat Kuat Pria, dari Medis sampai Herbal

Rabu, 13 Januari 2021 18:55 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Daftar Obat Kuat Pria, dari Medis sampai Herbal, Obat kuat pria,Obat Alami,Obat Tradisional,Seksologi,Ereksi,Disfungsi Ereksi

Ilustrasi. (Deep Khicher dari Pixabay )

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Terdapat beragam obat kuat pria yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa seksual seorang lelaki. Obat-obatan tersebut ada yang harus diperoleh sesuai resep dokter, namun ada juga yang dijual bebas dalam bentuk suplemen atau obat herba.

Mengutip alodokter.com, pada dasarnya pengobatan masalah seksual pada pria perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Misalnya jika disebabkan oleh kekurangan hormon testosteron, maka akan diperlukan pengobatan dengan terapi hormon testosteron. Sedangkan jika disebabkan oleh diabetes, maka kadar gula darah perlu dikontrol dengan obat-obatan.

Untuk disfungsi ereksi yang disebabkan oleh gangguan psikologis, dibutuhkan penanganan dengan psikoterapi dan obat-obatan dari psikiater.

Karena ada banyak faktor penyebabnya, maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat jika Anda memiliki keluhan disfungsi ereksi.

Selain dengan penanganan di atas, ada beberapa pilihan pengobatan yang juga bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan performa seksual pria. Salah satunya adalah dengan menggunakan obat kuat pria, yang meliputi:

Berikut ini adalah beberapa pilihan obat-obatan medis yang dapat diresepkan dokter untuk menangani gangguan seksual disfungsi ereksi:
1. Tadalafil
Tadalafil merupakan salah satu obat kuat pria yang paling terkenal. Obat yang bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke penis ini dapat bertahan hingga 36 jam setelah Anda mengonsumsinya. Selain membantu terjadinya ereksi dan mempertahankannya, tadalafil juga digunakan untuk mengobati pembesaran kelenjar prostat (BPH).

2. Sildenafil
Merek obat kuat pria paling terkenal yang mengandung sildenafil adalah Viagra. Obat yang juga dikenal dengan pil biru. Obat ini bekerja dengan melemaskan otot-otot pembuluh darah agar aliran darah ke penis meningkat. Dengan meningkatkanya aliran darah pada penis, maka ereksi bisa bertahan lama.

Selain untuk mengobati masalah ereksi, obat ini juga digunakan untuk mengobati hipertensi pulmonal atau tekanan darah tinggi pada paru-paru.

3. Avanafil & vardenafil
Selain kedua obat yang disebutkan di atas, ada juga jenis obat kuat pria yang lebih baru, yaitu avanafil dan vardenafil. Obat ini memiliki efek kerja yang sama, yaitu melemaskan dan meningkatkan aliran darah ke penis, sehingga ereksi dapat terjadi dan bertahan lebih lama.

Perlu diingat, obat kuat pria apapun jenisnya tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, misalnya isosorbide dinitrate atau ISDN (obat untuk penyakit jantung), karena bisa menimbulkan efek interaksi obat yang berbahaya.

Obat kuat pria juga tidak disarankan untuk dikonsumsi jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau tekanan darah rendah.

Herbal
Selain obat yang diresepkan oleh dokter, beberapa obat atau suplemen herba juga dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual dan memperlama ereksi. Namun, keampuhannya belum benar-benar terbukti secara klinis atau hanya memiliki sedikit bukti ilmiah.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat kuat pria alami yang dipercaya bisa mengatasi disfungsi ereksi:

1. Ginseng
Ginseng merupakan salah satu tamanan herba yang terkenal di Indonesia. Tanaman ini dipercaya memiliki banyak khasiat dan telah digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya disfungsi ereksi dan kurangnya libido pada pria.

2. Ginkgo biloba
Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak ginkgo biloba bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah ke penis dan membantu ereksi berlangsung lebih lama. Efek ini serupa dengan khasiat ginseng.

3. Pasak bumi
Pasak bumi atau tongkat ali telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional Asia Tenggara selama berabad-abad. Tumbuhan ini kerap digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan, seperti demam, infeksi, hingga disfungsi ereksi.

Berdasarkan penelitian, pasak bumi memiliki kemampuan meningkatkan fungsi ereksi dan meningkatkan libido atau hasrat seksual pada pria.

4. Yohimbin
Tanaman herba asal Afrika ini dipercaya berkhasiat untuk merangsang ereksi dan membuatnya bertahan lebih lama. Tanaman ini juga banyak digunakan untuk meningkatkan libido.

5. Akar maca
Tanaman umbi-umbian dari Peru ini sudah cukup lama dikenal sebagai obat kuat alami untuk pria. Beberapa studi pada hewan percobaan menunjukkan bahwa tumbuhan ini dapat meningkatkan aliran darah pada penis dan mempertahankan ereksi.

Meski banyak pilihannya, beberapa obat kuat pria yang berbahan herbal di atas masih belum banyak diteliti efektivitas dan keamanannya. Dosis efektifnya pun belum jelas diketahui.

Karena itu, Anda tetap disarankan ke dokter terlebih dahulu jika hendak mencoba menggunakan obat kuat yang berbahan herba.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 14:00 WIB

Hal efektif seperti apa agar berat badan seseorang bisa turun dengan cepat?

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat, cara turunkan berat badan,turunkan berat badan ajaib,cara diet,cara diet sehat,Olahraga,sarapan ideal,Cara Menurunkan Berat Badan

Banyak Bicara Berisiko Tularkan Covid-19

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 13:10 WIB

Pandemi Covid-19 sama sekali belum berakhir. Ada temuan mengejutkan dari studi baru ini memperingatkan kita mengapa kita...

Gaya Hidup - Sehat, Banyak Bicara Berisiko Tularkan Covid-19, COVID-19,Corona,Penularan Covid-19,Tips Cegah Covid-19,Mencegah Penularan Covid-19,corona

Benarkah Latihan Pernapasan Bisa Turunkan Berat Badan?

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 11:45 WIB

Latihan pernapasan digunakan untuk membantu meningkatkan kesehatan dalam budaya Timur selama ribuan tahun. Latihan pern...

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Latihan Pernapasan Bisa Turunkan Berat Badan?, turunkan berat badan,Latihan pernapasan,Cara latihan Pernapasan,melatih pernapasan,menurunkan berat badan

5 Bahaya Terlalu Banyak Makan Gorengan bagi Tubuh

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 11:39 WIB

Lemak makanan adalah bagian penting dari makanan sehat. Lemak juga membantu tubuh menyerap vitamin, membuat hormon, dan...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Bahaya Terlalu Banyak Makan Gorengan bagi Tubuh, Bahaya Gorengan,Bahaya gorengan bagi tubuh,makanan tidak sehat,membuat gorengan,gorengan jelak untuk kesehatan,gorengan sehat

Normalkah Pendarahan saat Ibu Hamil? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 09:14 WIB

Ibu hamil biasanya sebagian ada yang mengalami pendarahan. 

Gaya Hidup - Sehat, Normalkah Pendarahan saat Ibu Hamil? Ini Penjelasan Lengkapnya, ibu hamil pendarahan,pendarahan saat hamil 3 bulan,pendarahan saat hamil 2 bulan,pendarahan saat hamil tapi janin sehat,pendarahan saat hamil,pendarahan hamil saat trimester pertama,pendarahan hamil saat trimester kedua,pendarahan hamil saat trimester ket

5 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 06:49 WIB

Singkong merupakan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat. Di Indonesia sendiri, singkong sudah memiliki berbagai olah...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Singkong,Manfaat Singkong,makanan sehat,Singkong tingkatkan kekebalan tubuh,Singkong kaya vitamin C

Begini Cara Covid-19 Merusak Ginjal

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 05:54 WIB

Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi yang memengaruhi beragam organ vital, termasuk ginjal. Hal ini pula yang dialami...

Gaya Hidup - Sehat, Begini Cara Covid-19 Merusak Ginjal, Covid-19 merusak ginjal,COVID-19,Ginjal rusak,Mencegah kerusakan ginjal,gagal ginjal

5 Tips Membiasakan Makan Sehat Saat WFH

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 03:22 WIB

Pola makan bergizi mendukung sistem kekebalan tubuh. Makanan sehat juga bermanfaat bagi suasana hati dan kesehatan ment...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Tips Membiasakan Makan Sehat Saat WFH, makanan sehat,Makan sehat saat WFH,WFH,Kebiasaan sehat saat WFH,Kebiasaan buruk saat WFH
dewanpers