web analytics
  

Besok, 21 Pejabat dan Tokoh Masyarakat Divaksin Covid-19 di RSHS Bandung

Rabu, 13 Januari 2021 16:34 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Besok, 21 Pejabat dan Tokoh Masyarakat Divaksin Covid-19 di RSHS Bandung, Vaksin Covid-19 RSHS Bandung,Suntik Vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19 Bandung

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSHS Bandung dr Zulvayanti SpOG (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 21 orang yang terdiri atas pejabat publik hingga tokoh masyarakat akan divaksin Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung besok, Kamis (14/1/2021). Mulai dari Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hingga para perwakilan organisasi profesi.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSHS dr Zulvayanti SpOG mengatakan, ke-21 orang itu sebelumnya akan mendapatkan skrining kesehatan terlebih dahulu. Vaksinasi perdana tersebut sekaligus merupakan ajang kick-off vaksinasi Covid-19 di Jabar.

"Besok 14 Januari akan diadakan kick-off vaksin Covid-19 di RSHS yang diikuti kurang lebih 21 pejabat publik di Pemprov Jabar. Di antaranya bapak wagub, bapak kapolda, dan dari unsur tokoh masyarakat seperti PBNU, Muhamadiyyah, Keuskupan, dan dari organisasi profesi IDI, IBI PPNI, dan tokoh masyarakat lainnya," ungkapnya di RSHS Bandung, Rabu (13/1/2021).

Dia mengatakan, skrining kesehatan sebelum pemberian vaksin akan dilakukan oleh tim dokter RSHS. Pemantauan lebih lanjut juga akan dilakukan 30 menit selepas para peserta menerima vaksin.

"Setelah vaksinasi mereka akan diobervasi selama 30 menit, dan jika tidak terjadi kejadian pasca-pemberian imunisasi, mereka akan diberikan kartu sebagai tanda bahwa mereka sudah menerima vaksin," tuturnya.

Adapun tim yang disiapkan RSHS untuk melakukan vaksinasi meliputi tim admin untuk pendaftaran, tim medis yang melakukan skrining dan vaksinasi, serta tim siap sedia untuk mengantisipasi kemungkinan adanya efek samping dari pemberian vaksin.

"Mudah-mudahan bisa berjalan baik sehingga bisa jadi momen mulai dilaksanakannya vaksinasi Covid-19," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers