web analytics
  

7 Kebiasaan Buruk yang Sebabkan Anda Tidak Kaya

Rabu, 13 Januari 2021 11:47 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, 7 Kebiasaan Buruk yang Sebabkan Anda Tidak Kaya, penyebab tidak kaya,penyebab tidak sukses,Finansial,cara menjadi kaya,Tips keuangan 2021

[Ilustrasi] Sejumlah kebiasaan buruk mengenai keuangan bisa membuat Anda tidak sukses dan kaya di usia 30 tahun. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Sejumlah kebiasaan buruk mengenai keuangan bisa membuat Anda tidak sukses dan kaya di usia 30 tahun.

Usia 30 tahun dianggap sebagai dewasa muda. Idealnya, di usia ini, Anda sudah mapan finansial. Namun faktanya, tak sedikit orang di usia 30 tahun yang belum mencapai kondisi mapan finansial.

Dilansir dari laman Bright Side, para ahli keuangan membedah kebiasaan buruk yang harus Anda tinggalkan di usia 30 tahun agar mapan finansial tak sekadar mimpi.

1. Melakukan terapi belanja

Bagi banyak orang, belanja ibarat terapi untuk memperbaiki suasana hati. Padahal, ini adalah kebiasaan yang bisa berdampak buruk pada kondisi finansial.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Slickdeals, pelanggan Amerika melakukan setidaknya 3 kali pembelian dalam seminggu yang tidak direncanakan, dan ini mempengaruhi kondisi finansial mereka.

Pakar keuangan telah mengeksplorasi dan menjelaskan mengapa terapi belanja adalah ide yang buruk. Itu karena Anda berisiko membeli banyak barang yang sesungguhnya tidak diperlukan.

Untuk memperbaiki suasana hati, bersenang-senang sesungguhnya bisa dilakukan dengan gratis. Misalnya jalan-jalan dengan teman, piknik, atau berolahraga di udara terbuka. Ini semua dapat meningkatkan suasana hati Anda seperti halnya berbelanja. Dan hal-hal ini jauh lebih aman bagi Anda secara finansial.

2. Menganggap kartu kredit sebagai uang pribadi

Kartu kredit bukan sumber pendapatan, ini adalah sesuatu yang banyak orang lupakan. Jika Anda memperlakukan kartu kredit sebagai uang pribadi, mungkin lebih baik Anda berhenti menggunakannya sama sekali. Limit kredit yang tinggi pada kartu kredit Anda sering menciptakan ilusi bahwa Anda memiliki uang yang dapat Anda belanjakan.

3. Suka pergi liburan dadakan

Liburan yang tidak direncanakan bisa menjadi masalah besar bagi kondisi finansial Anda, karena harga tiket dan hotel bisa jauh lebih mahal. Ingat, ada waktu-waktu tertentu dalam setahun yang memengaruhi biaya penerbangan, juga hari-hari tertentu dalam seminggu.

Hari Selasa dan Rabu adalah hari termurah untuk bepergian. Sedangkan hari terburuk untuk bepergian adalah hari Minggu di bulan Juli dan Desember, harganya pun bisa sangat tinggi.

4. Tidak pernah menawar

Di Indonesia dan beberapa negara lainnya di kawasan Timur, masyarakatnya memiliki tradisi hebat dalam hal jual beli. Penjual dan pembeli sangat suka tawar-menawar. Ini adalah semacam seni dan keterampilan yang hebat bagi orang-orang yang suka menghemat uang.

Anda dapat menawar di mana saja - bahkan saat membeli apartemen, furnitur, atau bahkan perangkat audio. Selalu ada peluang untuk mendapatkan diskon jika Anda bisa menegosiasikan harganya. Jangan kehilangan kesempatan untuk menghemat uang. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah meminta diskon untuk mendapatkannya.

5. Menghabiskan uang untuk rokok dan alkohol

Merokok, minum alkohol, dan makanan cepat saji tidak hanya buruk bagi kesehatan Anda, tetapi juga untuk situasi keuangan Anda. Pakar keuangan menghitung bahwa rata-rata warga negara AS menghabiskan sekitar 5.000 dolar atau Rp76 juta per tahun untuk hal-hal ini.

Tentu saja, makanan cepat saji membantu Anda menghemat waktu, tetapi itu buruk bagi kesehatan Anda dan harganya jauh lebih mahal daripada memasak sendiri.

6. Membeli mode yang tidak sesuai dengan gaya Anda

Sepatu berwarna ngejreng yang Anda beli dan hanya dipakai beberapa kali, atau tas tangan super trendi yang pada akhirnya hanya tergeletak berdebu di pojok lemari, cepat atau lambat akan menghancurkan keseimbangan finansial Anda.

Hindari membeli iten fesyen atau mode apapun yang tidak sesuai dengan diri Anda. Tak perlu memaksakan diri ikutan tren kalau memang Anda merasa tidak sesuai dengannya.

7. Beli kopi dari kafe setiap pagi

Ilmuwan Inggris menghitung bahwa rata-rata pegawai kantor menghabiskan 510 dolar atau Rp7,7 juta setahun untuk membeli kopi. Tentu saja, harga secangkir kopi berbeda antarkota atau negara. Namun, satu hal yang pasti, banyak uang dihabiskan untuk kopi. Minumlah kopi buatan sendiri saat Anda bekerja. Ini akan menghemat banyak uang.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:43 WIB

Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus men...

Bisnis - Finansial, UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb, program pemulihan ekonomi nasional (PEN),bank bjb,program bjb PENtas,Kopi Seru,UMKM

Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat P...

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:24 WIB

Perusahaan sehat bisa menghindari pengangguran baru akibat pemutusan kerja pegawai.

Bisnis - Finansial, Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat Pandemi, UMKM Bandung,UMKM Bandung Terdampak Pandemi,Motzint Original,Motzint,Pelaku UMKM,UMKM di tengah Covid-19

Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 01:03 WIB

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19, padahal lebih dari 61 persen Produk...

Bisnis - Finansial, Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),Tips Usaha,United Nations Development Programme (UNDP)

BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 22:23 WIB

Tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali meraih kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan P...

Bisnis - Finansial, BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun, Bank Tabungan Negara (BTN),Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),Rumah MBR

Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 11:10 WIB

Harga emas Antam kembali melonjak cukup tinggi hari ini, Kamis (21/1/2021). Sebelumnya, harga emas Antam sempat jatuh ke...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Ini Hukum Arisan bagi Muslimah

Finansial Rabu, 20 Januari 2021 | 06:30 WIB

Arisan erat dengan kaum hawa. Aktivitas ini adalah bagian dari tradisi yang marak dilakukan oleh kelompok masyarakat sej...

Bisnis - Finansial, Ini Hukum Arisan bagi Muslimah, Arisan,Hukum Arisan,Hukum Arisan bagi muslimah,arisan halal,arisan haram

Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target

Finansial Selasa, 19 Januari 2021 | 20:25 WIB

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24,45 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana denga...

Bisnis - Finansial, Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target, Lelang SUN,Surat Utang Negara (SUN),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),obligasi negara

Crazy Rich Surabaya Gugat Antam 1,1 Ton Emas, Ini Penyebabnya

Finansial Senin, 18 Januari 2021 | 18:30 WIB

Pengusaha asal Surabaya bernama Budi Said menggugat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat (15/1/2021).

Bisnis - Finansial, Crazy Rich Surabaya Gugat Antam 1,1 Ton Emas, Ini Penyebabnya, crazy rich surabaya,Antam Digugat 1,1 Ton Emas,PT Aneka Tambang Tbk (Antam)
dewanpers