web analytics
  

Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Bisa Digunakan di Indonesia, Ini Penjelasannya

Senin, 11 Januari 2021 22:12 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Bisa Digunakan di Indonesia, Ini Penjelasannya, vaksin Covid-19 Sinovac,Bio Farma,Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),CoronaVac

Kepala Badan POM, Penny K Lukito menyerahkan sertifikat Emergency Use of Authorization (EUA) untuk Vaksin Covid-19 CoronaVac kepada Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia sudah bisa menggunakan Vaksin jadi Covid-19 dengan nama CoronaVac asal Sinovac, setelah dikeluarkannya Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 11 Januari 2021. 

Sebelumnya, pada tanggal 8 Januari 2021, dalam sidang Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga telah memutuskan bahwa baik vaksin CoronaVac, maupun produk Fill and Finish Covid-19 yang dikerjakan di Bio Farma dengan nama Cov2Bio, berstatus Suci dan Halal. 

Ketetapan ini dituangkan dalam Fatwa Nomor 02 Tahun 2021 Tentang Vaksin Covid-19 Dari Sinovac Life Sciences Co. Ltd. China dan PT. Bio Farma (Persero) pada tanggal 11 Januari 2021.

Dengan demikian, Vaksin yang diimpor oleh Induk Holding BUMN Farmasi, memenuhi aspek halal dan terjamin keamanan, dengan efek samping yang tidak berbahaya, dan bisa diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas pertama.

Izin Penggunaan Darurat ini ditandai dengan adanya nilai efikasi (kemanjuran) setara dengan 65,3% yang diambil dari laporan interim 3 bulan pasca suntikan kedua dari Uji Klinis Fase 3, yang dilaksanakan di Bandung sejak Agustus 2020 yang lalu, yang diberikan kepada 1.620 relawan. 
Kepala Badan POM, Penny K Lukito mengatakan bahwa hasil 65,3% ini memiliki arti bahwa CoronaVac dapat menurunkan angka kejadian Covid-19 hingga 65,3%.

“Angka 65,3% dari hasil uji klinik di Bandung tersebut menunjukkan, harapan bahwa vaksin ini, mampu untuk menurunkan kejadian penyakit COVID-19 hingga 65,3%,” ujar Penny Lukito, melalui keterangan resmi, Senin (11/1/2021).

Angka 65,3% di Bandung, juga akan disandingkan dengan angka efikasi di Brazil yang menghasilkan 78% dan Turki menghasilkan angka 91%. Hasil efikasi dari ketiga negara tersebut tercatat diatas ambang batas efikasi yang sudah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 50%.

Beliau melanjutkan, selain efikasi, Badan POM juga mengevaluasi kemampuan tubuh dalam 
menghasilkan antibodi (imunogenisitas) dan juga kemampuan antibodi dalam menetralkan virus SARS￾COV2 yaitu sebesar 99,23%.

Selain melihat efikasi, Badan POM juga sudah memastikan bahwa Sinovac sebagai produsen CoronaVac sudah memenuhi aspek Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari sisi kualitas, dengan melakukan audit dan pengawasan mulai dari bahan baku, proses pembuatan hingga produk jadi vaksin sesuai dengan penilaian data dukung vaksin, seperti audit yang dilakukan di Sinovac Life Science pada akhir Oktober 2020 dan fasilitas fill and finish yang terletak di Bio Farma, Bandung, pada awal tahun 2021.

Selain dari Badan POM, Vaksin Covid-19 pun dinilai oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, dari aspek kehalalannya dan thayib. Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, mengatakan LPPOM MUI telah menyelesaikan audit lapangan vaksin Covid-19 Sinovac di dua lokasi yaitu kantor pusat Sinovac di Beijing dan kantor pusat Bio Farma di Bandung.

“Terkait Aspek kehalalan, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor, rapat Komisi Fatwa menyepakati bahwa Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac dan sertifikasinya diajukan oleh Bio Farma ada Halal dan Suci,” kata Asrorun.

Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan ucapan terimakasih kepada 
Badan POM dan yang telah melakukan tugas pengawasan dan pendampingan atas pelaksanaan uji klinis fase 3 di Bandung, serta persiapan fasilitas produksi fill and finish Vaksin Covid-19 di Bio Farma

“Alhamdulillah pada hari ini Pada hari ini tanggal 11 Januari 2021, Badan POM telah mengeluarkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA), untuk Vaksin CoronaVac / Inactivated SARS-COV 2 Single dose dari Sinovac untuk tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Sampai dengan hari ini, vaksin Covid-19 sudah tiba di Dinas Kesehatan Provinsi, untuk selanjutnya diberikan kepada tenaga kesehatan sesuai kebutuhan," ujar Honesti.

Honesti menambahkan, Bio Farma juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Komisi Fatwa MUI 
yang telah mengaudit kesiapan Bio Farma dalam mendistribusikan dan memproduksi Fill and Finish 
vaksin Covid-19 yang sesuai dengan kaidah syariah Islam, sehingga umat muslim di Indonesia, dapat melaksanakan vaksinasi dengan tenang.

“Tidak lupa kami ucapkan juga terima kasih kepada pihak Majelis Ulama Indonesia, yang telah 
memberikan sertifikat halal baik untuk vaksin Covid-19 dalam bentuk produk jadi, maupun yang akan diproduksi sendiri oleh Bio Farma. Aspek kehalalan merupakan hal yang sangat penting di Indonesia, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia beragama muslim," tutup Honesti,

Selanjutnya, Bio Farma akan terus mendistribusikan vaksin CoronaVac untuk tenaga kesehatan yang 
tersebar di 34 provinsi. Tercatat, sampai dengan tanggal 11 Januari 2021, sudah sebanyak 1.060.440 dosis CoronaVa yang disebarkan untuk tenaga kesehatan. 

Editor: Andri Ridwan Fauzi

terbaru

5 Hal Menjijikan Ini Terjadi Jika Kamu Tidak Ganti Celana Dalam

Sehat Jumat, 18 Juni 2021 | 06:54 WIB

Tidak ganti celana dalam bisa menyebabkan hal buruk terjadi pada kesehtanmu. Tentu kebiasaan jorok tersebut tidak bisa d...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Menjijikan Ini Terjadi Jika Kamu Tidak Ganti Celana Dalam, Celana Dalam,ganti celana dalam,kesehatan organ intim,tidak ganti celana dalam,celana dalam kotor

Teh Hijau Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Sehat Jumat, 18 Juni 2021 | 06:44 WIB

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa meminum teh hijau bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

Gaya Hidup - Sehat, Teh Hijau Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya, Penyakit Jantung,risiko penyakit jantung,teh hijau penyakit jantung,sakit jantung,mengurangi risiko penyakit jantung

Begini Pola Makan Terbaik untuk Hidup Sehat

Sehat Jumat, 18 Juni 2021 | 06:38 WIB

Ada pola makan terbaik yang mesti kita ikuti jika ingin hidup sehat.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Pola Makan Terbaik untuk Hidup Sehat, pola makan terbaik,pola makan terbaik untuk sehat,pola makan paling sehat,Pola Makan Sehat

5 Makanan yang Bisa Tingkatkan Metabolisme Tubuh

Sehat Kamis, 17 Juni 2021 | 21:38 WIB

Untuk bisa beraktivitas sehari-hari, seorang perlu punya metabolisme yang baik. Seperti banyak diketahui, metabolisme si...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Makanan yang Bisa Tingkatkan Metabolisme Tubuh, Makanan Tingkatkan Metabolisme Tubuh,Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh,Tips Menjaga Metabolisme Tubuh

Bahaya Mengonsumsi Obat Bebas, Jangan Asal Minum!

Sehat Kamis, 17 Juni 2021 | 15:43 WIB

Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Obat bebas umumnya dikonsumsi untuk mengatasi gejala ringan...

Gaya Hidup - Sehat, Bahaya Mengonsumsi Obat Bebas, Jangan Asal Minum!, Obat Bebas,Bahaya Mengonsumsi Obat Bebas,Risiko Mengonsumsi Obat Bebas,Risiko Penggunaan Obat Bebas,Efek samping obat bebas,Kontraindikasi obat bebas,Panduan Mengonsumsi Obat Bebas,Risiko penggunaan obat bebas

Terus Merasa Lapar Sepanjang Hari, Berbahayakah?

Sehat Kamis, 17 Juni 2021 | 14:13 WIB

Rasa lapar merupakan hal yang lumrah untuk dialami oleh setiap orang. Akan tetapi, rasa lapar yang muncul terus-menerus...

Gaya Hidup - Sehat, Terus Merasa Lapar Sepanjang Hari, Berbahayakah?, Lapar Sepanjang Hari,Risiko Lapar Sepanjang Hari,Tanpa Penyakit Lapar Sepanjang Hari,merasa lapar terus-menerus,Penyebab lapar terus-menerus,Alasan Medis Lapar Seharian,cara mudah kontrol rasa lapar

Jangan Lakukan Hal Ini saat Mandi Pagi, Bisa Ancam Kesehatan!

Sehat Kamis, 17 Juni 2021 | 13:05 WIB

Mandi pada pagi hari merupakan rutinitas yang dibutuhkan untuk mendukung kesegaran dalam beraktivitas sehari-hari. Namun...

Gaya Hidup - Sehat, Jangan Lakukan Hal Ini saat Mandi Pagi, Bisa Ancam Kesehatan!, mandi pagi,Hal yang dihindari saat Mandi Pagi,Bahaya Mandi dengan air terlalu panas,Risiko Mandi Terlalu lama,mandi terlalu lama,kebiasaan buruk saat mandi pagi

Gejala Berbeda Varian Delta, Picu Masalah Pendengaran dan Tinnitus

Sehat Kamis, 17 Juni 2021 | 12:04 WIB

Studi menemukan, virus corona varian Delta bisa menyebabkan masalah pendengaran dan keseimbangan serta tinnitus yang men...

Gaya Hidup - Sehat, Gejala Berbeda Varian Delta, Picu Masalah Pendengaran dan Tinnitus, Virus Corona Varian Delta,Gejala Virus Corona Varian Delta,Tanda terinveksi Virus Corona Varian Delta,Gejala Berbeda Varian Delta,gejala utama virus corona Covid-19,gejala lain virus corona Covid-19,virus corona Covid-19,gejala utama virus corona varian D

artikel terkait

dewanpers