web analytics
  

Jokowi: Pembangunan Pertanian Harus Serius. Jangan Ada Masalah Soal Tahu dan Tempe Lagi

Senin, 11 Januari 2021 12:48 WIB Suara.com
Bisnis - Finansial, Jokowi: Pembangunan Pertanian Harus Serius. Jangan Ada Masalah Soal Tahu dan Tempe Lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi),persoalan, tahu, tempe, dan kedelai,bahan baku tahu dan tempe,Pembangunan pertanian

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (instagram@jokowi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masalah bahan baku pangan harus diselesaikan dengan pembangunan pertanian yang serius dan detail sehingga persoalan terkait tahu tempe berikut kedelai tak menjadi persoalan lagi di Indonesia.

"Kita tahu bahwa beberapa minggu terakhir ini urusan yang berkaitan dengan tahu dan tempe, kedelai jadi masalah," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 Secara Virtual di Istana Negara Jakarta, Senin (11/1).

Jokowi menegaskan bahwa dalam kondisi pandemi COVID-29 sektor pertanian menempati posisi yang semakin sentral. Sebagaimana badan pangan dunia FAO memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan.

"Hati-hati mengenai ini. Hati-hati. Akibat pembatasan mobilitas warga bahkan distribusi barang antarnegara, distribusi pangan dunia menjadi terkendala, dan kita tahu bahwa beberapa minggu terakhir ini urusan tahu tempe," ujarnya.

Presiden menilai bahwa bahan baku tahu dan tempe bagi Indonesia yang belum sepenuhnya swasembada menjadi penyebab bagi persoalan sempat langkanya tahu tempe di pasaran. 

Padahal penduduk Indonesia jumlahnya sudah lebih dari 270 juta jiwa sehingga persoalan mengenai langkanya bahan pangan akan menjadi masalah yang sangat serius termasuk tahu dan tempe dari bahan baku kedelai yang sebagian besar masih impor.

Oleh sebab itu, Presiden menekankan pentingnya pengelolaan yang berkaitan dengan pangan harus ditangani dengan sangat serius.

"Pembangunan pertanian harus diseriusi secara detail. Terutama saya ingin menggarisbawahi komodiitas pertanian impor. Kedelai, jagung, gula, ini yang masih jutaan-jutaan, jutaan ton. Bawang putih, beras, meskipun ini sudah 2 tahun kita enggak impor beras. Saya mau lihat betul apakah konsisten bisa dilakukan di tahun-tahun mendatang," katanya.

Menurutnya, bahan pangan tersebut termasuk di dalamnya bawang putih, gula, jagung, kedelai, dan komoditas yang lain yang masih diimpor harus menjadi catatan khusus untuk kemudian dicarikan disain solusi terbaik.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Ini 3 Usaha Sampingan yang Bisa Ibu Lakukan dari Rumah

Finansial Jumat, 18 Juni 2021 | 06:10 WIB

Ada 3 usaha sampingan yang bisa dicoba dari rumah saat masa pandemi. Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti menghalangi...

Bisnis - Finansial, Ini 3 Usaha Sampingan yang Bisa Ibu Lakukan dari Rumah, usaha dari rumah,usaha yang bisa dilakukan dari rumah,usaha rumahan,ide usaha dari rumah,ide usaha,ide usaha ibu,ide usaha ibu ibu,udaha untuk ibu ibu,usaha sampingan,usaha sampingan dari rumah

Harga Emas Antam Bandung 17 Jun 2021 Turun Rp12.000

Finansial Kamis, 17 Juni 2021 | 12:00 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp928.000 per gram pada Kamis, 17 Juni 2021, atau turun Rp1...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 17 Jun 2021 Turun Rp12.000, Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga emas Antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas Hari ini

Apindo Jabar Siap Kolaborasi untuk Sukseskan Vaksinasi kepada Masyarak...

Finansial Rabu, 16 Juni 2021 | 19:27 WIB

Apindo Jabar Dukung Pengetatan PPKM sebagai Langkah Pengendalian Covid-19

Bisnis - Finansial, Apindo Jabar Siap Kolaborasi untuk Sukseskan Vaksinasi kepada Masyarakat, COVID-19,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),Ning Wahyu Astutik,apindo jabar,Vaksinasi Covid-19,Vaksin Covid-19

Mau Mahir Komunikasi Bisnis? Ikuti Webinarnya di Bincang Jumat Bisnis...

Finansial Rabu, 16 Juni 2021 | 15:30 WIB

Tak dipungkiri keberhasilan suatu usaha terletak pada bagaimana pengusaha atau pemimpin menjalankan komunikasi bisnisnya...

Bisnis - Finansial, Mau Mahir Komunikasi Bisnis? Ikuti Webinarnya di Bincang Jumat Bisnis Online, Komunikasi Bisnis,Komunikasi Bisnis,tips mahir komunikasi bisnis,tips mengembangkan bisnis,bank bjb

Tertarik Jadi Pemimpin Mahir Komunikasi Bisnis? Ikuti Webinarnya di Bi...

Finansial Rabu, 16 Juni 2021 | 14:47 WIB

Tak dipungkiri keberhasilan suatu usaha terletak pada bagaimana pengusaha atau pemimpin menjalankan komunikasi bisnisnya...

Bisnis - Finansial, Tertarik Jadi Pemimpin Mahir Komunikasi Bisnis? Ikuti Webinarnya di Bincang Jumat Bisnis Online, Bincang Jumat Bisnis Online,bincang online bjb,Bincang Bisnis bank bjb,bank bjb,tips mahir komunikasi bisnis

bank bjb dukung Pelaksanaan Beauty Bazaar Bandung Beauty Station 2021

Finansial Rabu, 16 Juni 2021 | 13:05 WIB

Guna mendukung geliat ekonomi di bidang kosmetik dan kecantikan, bank bjb mendukung terselenggaranya acara Bandung Beaut...

Bisnis - Finansial, bank bjb dukung Pelaksanaan Beauty Bazaar Bandung Beauty Station 2021, bank bjb,Direktur Komersial dan UMKM bank bjb,nancy adistyasari,Bandung Beauty Station,bjb,Paskal Shopping Center

Harga Emas Antam 16 Juni 2021 Rp940.000

Finansial Rabu, 16 Juni 2021 | 11:10 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp940.000 per gram pada Rabu, 16 Juni 2021, atau turun Rp3...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam 16 Juni 2021 Rp940.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Pesan OJK Untuk Perbankan: Waspadai Perusahaan Zombie

Finansial Selasa, 15 Juni 2021 | 18:53 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan waspadai zombie firm atau perusahaan zombie yang sebenarnya sudah tidak m...

Bisnis - Finansial, Pesan OJK Untuk Perbankan: Waspadai Perusahaan Zombie, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Perusahaan Zombie,perbankan,restrukturisasi

artikel terkait

dewanpers