web analytics
  

Positif Covid-19 di Purwakarta Tembus 2.661 Orang

Jumat, 8 Januari 2021 20:22 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Positif Covid-19 di Purwakarta Tembus 2.661 Orang, Positif Covid-19 di Purwakarta,Satgas Covid-19 Purwakarta

Penanganan pasien positif covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Secara kumulatif jumlah warga Purwakarta 
terkonfirmasi positif Covid-19 hingga hari ini, Jumat 8 Januari 2021 mencapai 2.661 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr. Deni Darmawan mengatakan, dari jumlah tersebut 2.117 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

"Hari ini terjadi penambahan warga terkonfirmasi positif sebanyak 30 orang, sementara yang sembuh sebanyak 81 orang. Angka kematian hingga hari ini berjumlah 100 orang.

"Sedangkan untuk pasien konfirmasi positif aktif hari ini berjumlah 444 orang, berkurang 51 orang dibanding hari sebelumnya," kata dia.

Sementara untuk warga yang berstatus kontak erat bertambah 16 orang, totalnya menjadi 525 orang, dan warga yang berstatus suspek bertambah 15 orang, totalnya menjadi 335 orang dan probable nihil.

"Kami minta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjalankan program-program adaptasi kebiasaan baru yang berkaitan dengan perubahan perilaku seperti tak lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun," ujar dr. Deni mengingatkan.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:25 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akan segera membangun hunian sementara (huntara) bagi warga...

Umum - Regional, BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah, BPBD Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,hunian sementara (huntara)

Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pe...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:11 WIB

Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur akan memanggil pengelola Pondok Pesantren (Ponpes)  Al-Itihad di Jalan Raya Bandung Desa...

Umum - Regional, Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pengelola, Kekerasan di Al-Itihad,Ponpes Al-Itihad,Komisi D DPRD Cianjur

Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 20:16 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur, mempertanyakan alasan pengembang perumahan Cluster Pesona Cianjur Indah II menempatkan lok...

Umum - Regional, Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan, Pemkab Cianjur,TPU,Cluster Pesona Cianjur Indah II

Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalay...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 18:28 WIB

Polres Tasikmalaya membuat sebuah kebijakan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Yakni dengan membuat tempat p...

Umum - Regional, Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Karangnunggal,Polres Tasikmalaya,Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 17:33 WIB

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Umum - Regional, Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 16:27 WIB

Takut Jarum Suntik, Perwira Polisi Ini Tutup Mata Saat Divaksin

Umum - Regional, Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin, polisi takut jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya

Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:47 WIB

Pergeseran tanah yang terjadi di Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (28/2/2...

Umum - Regional, Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah, pergerakan tanah tasikmalaya,pergeseran tanah tasikmalaya,bencana Tasikmalaya,BPBD Kabupaten Tasikmalaya

Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercer...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:05 WIB

Kepada petugas ia mengaku nekat menjajakan diri meski dalam kondisi hamil tua lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Umum - Regional, Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercerai, pekerja seks komersil (PSK) di Tasik,razia penyakit masyarakat (pekat),Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya.,kondisi hamil tua,terdesak kebutuhan ekonomi.
dewanpers