web analytics
  

Ridwan Kamil: PPKM Tidak Jauh Beda dengan PSBB Proposional

Kamis, 7 Januari 2021 22:19 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: PPKM Tidak Jauh Beda dengan PSBB Proposional, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PSBB Proposional

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah pusat melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengenalkan istilah PPKM, yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang wajib dilakukan di Pulau Jawa dan Bali terhitung mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021. 

Dalam keterangan pers yang ditayangkan secara virtual, Juru Bicara Pemerintah, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, Pulau Jawa dan Bali wajib melakukan PPKM karena menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus COVID-19 di tingkat nasional. 

"Sejak awal pandemi, kontribusi kasus dari Pulau Jawa dan Bali tidak pernah berada di bawah 50 persen dari penambahan kasus positif mingguan," ucap Wiku dikutip dari tayangan akun resmi Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (7/1/2021). 

"Bahkan, pada Desember 2020, sebanyak 129.994 kasus dikontribusikan oleh kedua pulau ini dan merupakan yang tertinggi sejak Maret 2020 (awal pandemi)," tambahnya. 

Adapun PPKM berfokus kepada sektor yaitu tempat kerja/perkantoran, kegiatan belajar mengajar, restoran/tempat makan, mal/pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah. Sementara kegiatan pada sektor esensial dan kegiatan konstruksi, diizinkan untuk tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Di Jawa Barat (Jabar), pemerintah pusat menginstruksikan, PPKM wajib dilakukan di Bodebek (Kabupaten Bogor dan Bekasi, serta Kota Bogor, Depok, Bekasi) dan Bandung Raya (Kota Bandung dan Cimahi, serta Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang). 

Meski instruksi ini ditujukan kepada beberapa kabupaten/kota tertentu di Pulau Jawa dan Bali, namun PPKM tidak terbatas hanya untuk daerah tersebut. Apabila penanganan COVID-19 semakin buruk, PPKM dapat diterapkan sesuai kebutuhan di berbagai daerah di Jawa dan Bali. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya penanganan oleh pemerintah lewat PPKM agar warga tetap produktif dan aman COVID-19. 

Bahkan, tidak menutup kemungkinan, lanjut Kang Emil, Kabupaten Karawang --yang sudah empat minggu berturut-turut sejak awal Desember 2020 hingga awal Januari 2021 berstatus Zona Merah/Risiko Tinggi-- juga masuk dalam kriteria daerah yang diwajibkan pusat untuk melakukan PPKM. 

Meski begitu, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menegaskan, PPKM tidak jauh berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional maupun PSBB Skala Mikro yang selama ini telah diterapkan pihaknya berdasarkan data ilmiah. 

Kang Emil pun menegaskan, PPKM alias PSBB secara proporsional tidak akan menghentikan aktivitas dan ekonomi masyarakat secara penuh. 

"Yang PSBB (PPKM) tidak seprovinsi, yang PSBB adalah yang kasusnya dianggap paling tinggi, jadi saya rasa tidak akan berpengaruh terlalu besar karena produktivitas tetap harus jalan dan ini bukan hal yang tidak diprediksi. Bedanya, proses PSBB (PPKM) sekarang ada penyemangat, yaitu berbarengan (rencana) vaksinasi," tambahnya. 

Saat ini, Kang Emil berujar, pihaknya tengah mengkaji indikator penerapan wilayah PPKM di Jabar yang dilihat berdasarkan: (1) Tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional; (2) Tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional; (3) Tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional; dan (4) Tingkat keterisian rumah sakit (BOR) untuk ICU dan ruang isolasi di atas 70 persen. 

"Jadi hari-hari ini (jelang 11 Januari) Pak Sekda sudah saya perintahkan untuk berkoordinasi ke kepala daerah. Karena (kebijakan) macam-macam, ada WFH 75 persen, 50 persen, 30 persen, tergantung zona. Jadi kami akan proporsional," tegas Kang Emil.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 19:58 WIB

Jumlah pengangguran di Kota Bandung pada 2020 disebut meningkat dari tahun sebelumnya. Kondisi pandemi Covid-19 menjadi...

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung,Angka Pengangguran Kota Bandung,Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung

Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Ju...

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:45 WIB

Rani mengaku kehilangan uang sekitar Rp3,4 juta yang merupakan hasil kerjanya selama satu bulan.

Bandung Raya - Bandung, Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Juta, Penipuan,Hipnotis,ATM,Korban,Kehilangan,Uang

Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:33 WIB

Perizinan dua tempat hiburan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung disarankan dicabut lantaran sering melangg...

Bandung Raya - Bandung, Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut, Hiburan malam di Bandung,tempat hiburan malam di bandung,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),PSBB Bandung,PSBB

Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:28 WIB

Hal itu terpaksa dilakukan karena dua tempat usaha tersebut sudah melakukan pelanggaran secara berulang.

Bandung Raya - Bandung, Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut, Bandung Wetan,Izin Operasional,protokol kesehatan (prokes),Pelanggaran

Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:25 WIB

Yana memberikan apresiasi kepada warga RW 14 karena dapat menghidupkan Buruan Sae dengan baik. 

Bandung Raya - Bandung, Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Buruan Sae Komplek Rafflesia,Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan),CSR PT. Pindad,Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar

Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:03 WIB

Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah mengatakan, dari total 30 anggota PWI Kota Bandung yang hadir, sebanyak 10 anggota m...

Bandung Raya - Bandung, Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah, donor darah PWI Kota Bandung,Hari Pers Nasional PWI Kota Bandung,Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah,PWI Kota Bandung

Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari senilai Rp7,7...

Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Program Pemulihan Ekonomi Nasional,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 15:50 WIB

Di samping pelatihan dan program magang, pembukaan bursa kerja secara daring pun terus dioptimalkan oleh Dinas Tenaga Ke...

Bandung Raya - Bandung, Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja, Pengangguran,Disnaker,BIMMA Bursa Kerja,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers