web analytics
  

Ketua Satgas Optimis Pembatasan Kegiatan Masyarakat Akan Tekan Penyebaran Covid-19

Kamis, 7 Januari 2021 15:24 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Ketua Satgas Optimis Pembatasan Kegiatan Masyarakat  Akan Tekan Penyebaran Covid-19, Satgas Covid-19,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (BNPB)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo berharap dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan diberlakukan di sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021 mendatang dapat menekan angka kasus Covid-19.

Doni mengaku optimis bahwa hal itu dapat terwujud, sebab berkaca dari momentum pembatasan yang dilakukan pada pertengahan September hingga November tahun lalu telah dapat menurunkan kasus aktif dari 67 ribu menjadi 54 ribu atau turun hingga kurang lebih 20 persen. Dia juga berharap pada periode ini, prosentase penurunan angka kasus dapat lebih besar lagi.

"Artinya pengalaman yang lalu ini sekarang kita ulangi kembali lewat pembatasan dan kita harapkan prosentasenya bisa lebih besar dibandingkan pada periode September dan November awal. Pada saat itu terjadi penurunan sekitar 20 persen," ujar Doni di Jakarta, Kamis (7/1).

Menurutnya, langkah yang diambil Pemerintah terkait PPKM tersebut sekaligus merupakan momentum yang baik dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sebagaimana yang menjadi arahan dari Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto. Tentunya hal itu hanya dapat dilakukan dengan cara-cara yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan

"Diperlukan sebuah cara yang efektif dalam upaya meningkatkan disiplin masyarakat. Kita tidak berharap bahwa pada periode ini kita kehilangan momentum. Bulan Januari ini adalah momentum terbaik bagi perkembangan di bidang ekonomi kita," ungkap Doni.

Lebih lanjut, cara yang dapat diambil dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat menurut Doni adalah dengan memanfaatkan seluruh jaringan pemerintah sampai ke tingkat yang paling rendah, yaitu desa/kelurahan.

Dalam hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait upaya yang segera dan harus di lakukan di seluruh lapisan pemerintah daerah, dengan mengaktifkan kembali posko Covid-19.

Pada implementasinya nanti, posko tersebut akan berfungsi sebagai kontrol masyarakat terhadap kedisiplin warga yang merujuk pada protokol kesehatan 3M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak menghindari kerumunan. Diharapkan dengan posko tersebut, edukasi dan sosialisasi tidak berhenti.

"Untuk kembali mengaktifkan posko di seluruh kabupaten/kota dalam rangka menegakkan protokol kesehatan. Bagi mereka yang abai tentu perlu diberikan sanksi dan kita harapkan ada ketegasan dari para pihak yang memang memiliki kewenangan untuk mengatur itu semua," jelas Doni.

"Di posko ini dapat terdiri dari berbagai unsur dari Pemerintah Kabupaten/Kota dan TNI/Polri yang berada pada satu sistem, sehingga edukasi dan sosialisasi tidak berhenti," imbuhnya.

Adapun Doni meminta agar kerja sama baik dari Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka menekan angka kasus melalui upaya-upaya tersebut dapat terus dijaga.

Dia juga menekankan bahwa berjuang melawan Covid-19 secara serentak menjadi momentum yang baik bagi seluruh masyarakat sekaligus merupakan hak dan kewajiban untuk bela negara melalui profesi dan peranan masing-masing.

"Kerja sama dari berbagai komponen Pusat dan Daerah harus dijaga," kata Doni.

"Kita sebagai warga negara punya hak dan kewajiban untuk bela negara, inilah momentum terbaik bagi kita, sesuai dengan profesi kita masing-masing," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah memutuskan memberlakukan PPKM guna mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru.

Keputusan yang diambil melalui Rapat Terbatas di Istana Negara pada Rabu (6/1) itu akan mengatur seluruh kebijakan terkait penanganan Covid-19 secara mikro di Pulau Jawa dan Bali, yang didasarkan pada kriteria angka kematian, kasus aktif, ketersediaan Rumah Sakit, kesembuhan dan tingkat disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
 

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:44 WIB

Lia Eden secara kontroversial mengaku sebagai titisan Bunda Maria dan ditugaskan Jibril untuk mengabarkan kedatangan Yes...

Umum - Nasional, Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan, Lia Eden,Lia Eden meninggal dunia,Profil Lia Eden,aliran kepercayaan baru,ajaran 3 Agama Samawi,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama,Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:24 WIB

Lia Eden mengaku telah mendapat wahyu dari malaikat Jibril untuk mendakwahkan sebuah aliran kepercayaan baru melanjutka...

Umum - Nasional, Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia, Lia Eden,Komunitas Salamullah,Penodaan Agama,aliran kepercayaan baru,Aliran Sesat,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama

Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:06 WIB

Getaran hebat tak hanya dirasakan di Desa Majangtengah saja, tapi juga seluruh area di Kabupaten Malang.

Umum - Nasional, Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu, gempa malang,Gempa Malang berpotensi tsunami,Gempa Bumi,gempa,pontensi bencana susulan gempa malang,mitigasi gempa malang

Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 11:21 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sabtu (11/4/2021) menimbulkan potensi gempa yang lebih...

Umum - Nasional, Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!, Gempa,potensi gempa,tsunami,pakar gempa,peningkatan aktivitas gempa,tsunami di selatan Jawa Timur,mitigasi gempa,mitigasi potensi tsunami

PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 08:24 WIB

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19. Mas...

Umum - Nasional, PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih, pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri,Pandemi Covid-19,Salat Tarawih,bulan Ramadan,salat Ied saat Lebaran,protokol kesehatan,Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),tarawih berjamaah

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah...

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:54 WIB

Warga di Surabaya dan Sidoarjo mengaku merasakan getaran gempa di Kabupaten Malang

Umum - Nasional, Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah di Jawa Timur, gempa malang,informasi BMKG,Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di malang

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:16 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Umum - Nasional, Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami, gempa selatan pulau jawa,gempa jawa timur,gempa lumajang,gempa bali,bmkg,gempa hari ini

Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 11:08 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakart kembali memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) Ibu Kota pada masa larangan mudik Le...

Umum - Nasional, Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM, surat izin keluar masuk (SIKM),SIKM Ibu Kota,Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers