web analytics
  

Ada Nakes yang Ragu Efektivitas Vaksin Sinovac, Ini Jawaban Dokter Reisa

Selasa, 5 Januari 2021 06:33 WIB Suara.com
Gaya Hidup - Sehat, Ada Nakes yang Ragu Efektivitas Vaksin Sinovac, Ini Jawaban Dokter Reisa, Juru Bicara Vaksin Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro,program vaksinasi Corona,Vaksin Sinovac,tenaga kesehatan penerima vaksin

Dokter Reisa Broto Asmoro. (BNPB)

AYOBANDUNG.COM -- Ada sejumlah penolakan muncul dari tenaga kesehatan terkait vaksin Sinovac. Mungkin nakes masih ada yang bertanya-tanya soal keamanan efektivitas vaksin. Apa kata Satgas Covid-19?

Juru Bicara Vaksin Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro meminta seluruh tenaga kesehatan untuk membantu menyukseskan program vaksinasi Corona yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu 15 bulan ke depan.

Reisa mengatakan bahwa para tenaga medis seharusnya mengikuti seluruh instruksi dari pemerintah yang sudah menempatkan mereka pada prioritas pertama yang akan disuntik vaksin setelah Presiden Joko Widodo.

"Saat perlindungan sudah ada di depan mata, maka kita harus segera ambil. Kita manfaatkan dengan baik, tidak perlu menunggu apalagi menunda dengan sengaja. Ingat janji dan sumpah profesi kita untuk membaktikan hidup guna kepentingan perikemanusiaan," kata dr Reisa dalam jumpa pers dari Istana Negara, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Menurutnya, prioritas ini adalah keistimewaan yang diberikan negara kepada tenaga medis, meski vaksin CoronaVac buatan perusahaan Sinovac Biotech, China belum merilis angka efikasinya dan belum selesai uji klinis tahap III di Bandung.

"Sejawat dan kolega tenaga medis yang saya hormati, lihat betapa pedulinya negara terhadap kita. Kita didudukan sebagai warga prioritas untuk mendapatkan akses vaksinasi," ucapnya.

Oleh sebab itu, dr Reisa meminta para tenaga medis menuruti semua program vaksinasi yang dilakukan pemerintah dan mau disuntik vaksin gelombang pertama.

"Mungkin sebagian kita teman sejawat nakes masih ada nih yang bertanya-tanya soal keamanan efektivitas vaksin bahkan ada yang masih mempertimbangkan aspek agama," tuturnya

"Nah dalam meyakinkan diri kita untuk ikut serta menyukseskan program vaksinasi 15 bulan ke depan. Para guru besar kita, para ahli vaksin yang sudah punya pengalaman puluhan tahun, telah mendampingi proses pengkajian vaksin ini," sambung dr Reisa.

Diketahui, sebanyak 1,3 juta tenaga kesehatan akan menjadi kelompok pertama bersama Presiden Joko Widodo yang akan disuntik vaksin CoronaVac.

Pemerintah telah mengimpor 3 juta vaksin buatan perusahaan Sinovac Biotech, China tersebut dan sudah mulai mendistribusikannya ke beberapa dinas kesehatan di daerah-daerah.

Pemerintah juga telah menandatangani kesepakatan suplai vaksin COVID-19 dari Novavax - pengembang vaksin dari Amerika dan Kanada, dan AstraZeneca--pengembang vaksin dari Inggris dan Jerman, masing-masing 50 juta dosis dengan opsi penambahan 80 juta dosis vaksin Novavax dan 50 juta dosis vaksin AstraZeneca.

 

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

5 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 06:49 WIB

Singkong merupakan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat. Di Indonesia sendiri, singkong sudah memiliki berbagai olah...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Singkong,Manfaat Singkong,makanan sehat,Singkong tingkatkan kekebalan tubuh,Singkong kaya vitamin C

Begini Cara Covid-19 Merusak Ginjal

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 05:54 WIB

Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi yang memengaruhi beragam organ vital, termasuk ginjal. Hal ini pula yang dialami...

Gaya Hidup - Sehat, Begini Cara Covid-19 Merusak Ginjal, Covid-19 merusak ginjal,COVID-19,Ginjal rusak,Mencegah kerusakan ginjal,gagal ginjal

5 Tips Membiasakan Makan Sehat Saat WFH

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 03:22 WIB

Pola makan bergizi mendukung sistem kekebalan tubuh. Makanan sehat juga bermanfaat bagi suasana hati dan kesehatan ment...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Tips Membiasakan Makan Sehat Saat WFH, makanan sehat,Makan sehat saat WFH,WFH,Kebiasaan sehat saat WFH,Kebiasaan buruk saat WFH

Perhatikan! Makanan Ini Bisa Pengaruhi Mood Anda

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 02:20 WIB

Hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental telah menjadi bidang minat ilmiah yang berkembang selama bertahun-tahun. Be...

Gaya Hidup - Sehat, Perhatikan! Makanan Ini Bisa Pengaruhi Mood Anda, makanan sehat,mood bagus,makanan mempengaruhi mood,mood jelek,makanan tidak sehat

7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Cegah Diabetes Hingga Tekan Darah Ti...

Sehat Jumat, 22 Januari 2021 | 01:16 WIB

Terong bisa menjadi makanan pengganti tekstur daging. Meskipun dimasak dalam berbagai hidangan sebagai sayuran, secara...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Cegah Diabetes Hingga Tekan Darah Tinggi, Khasiat terong,Terong,Manfaat terong,Diabetes,cara mencegah diabetes,Darah Tinggi,cara mencegah darah tinggi

Vitamin C dan E disebut Bisa Cegah Penyakit Parkinson

Sehat Kamis, 21 Januari 2021 | 12:35 WIB

Parkinson merupakan gangguan progresif pada sistem saraf pusat yang memengaruhi gerakan. Namun, vitamin C dan E disebut...

Gaya Hidup - Sehat, Vitamin C dan E disebut Bisa Cegah Penyakit Parkinson, Parkinson,Mencegah Parkinson,Vitamin C,Vitamin E,Obat Parkinson

Ini Tanda Anak Alami Gangguan Kecemasan Akibat Pandemi

Sehat Kamis, 21 Januari 2021 | 11:35 WIB

Pandemi Covid-19 membuat anak kerap terpapar cerita menyeramkan dari internet hingga terisolasi dari teman sepermainan....

Gaya Hidup - Sehat, Ini Tanda Anak Alami Gangguan Kecemasan Akibat Pandemi, Anak Depresi akibat pandemi,Pandemi Covid-19,Kesehatan Anak,Anak depresi,Anak alami gangguan kecemasan,gangguan kecemasan pada anak

Hati-hati! Ngemil Keripik Kentang Bisa Picu Hipertensi dan Obesitas

Sehat Kamis, 21 Januari 2021 | 11:32 WIB

Keripik kentang menjadi salah satu camilan favorit. Mengonsumsi keripik kentang sejatinya diperbolehkan untuk menyimbang...

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Ngemil Keripik Kentang Bisa Picu Hipertensi dan Obesitas, keripik kentang,hipertensi,Mencegah hipertensi,Obesitas,Keripik Kentang picu hipertensi,keripik kentang picu obesitas

artikel terkait

dewanpers