web analytics
  

Lestarikan Tradisi, Warga Tasik Isi Liburan Tahun Baru dengan Ngurek Belut

Minggu, 3 Januari 2021 12:32 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Lestarikan Tradisi, Warga Tasik Isi Liburan Tahun Baru dengan Ngurek Belut, ngurek belut,tasikmalaya,Tahun Baru,Tradisi,Sunda

Peserta lomba ngurek belut sedang memasukan umpan ke lobang di kolam Desa Wisata Bumi Ageung, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (2/1/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Mengisi waktu libur tahun baru 2021, Desa Wisata Bumi Ageung di Kampung Balandongan, Desa Pagersari, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar lomba ngurek belut, Sabtu (2/1/2021).

Lantaran dalam kondisi pandemi Covid-19, terutama untuk mencegah kerumunan, panitia lomba membatasi jumlah peserta.

"Kalau yang daftar itu lebih dari 200 orang. Namun, kami batasi jadi 41 orang untuk mencegah kerumunan kan ini situasinya masih pandemi," ujar Ketua Panitia Lomba Ngurek Taufik Faturahman.

Ia mengatakan, para peserta memancing belut di kolam seluas lebih kurang satu hektare dengan lokasi ngurek yang sudah diberi tanda atau nomor, sehingga para peserta tetep menjaga jarak.

"Untuk juaranya adalah yang mendapatkan timbangan belut terberat," ucapnya.

Dalam lomba ngurek ini, panitia menyediakan sejumlah hadiah, di antaranya tropi gubernur Jawa Barat serta uang tunai jutaan rupiah.

Selain itu, alunan musik tradisi kendang pencak menambah serunya gelaran lomba ngurek yang kali pertamanya dihelat.

"Lomba ini sebagai upaya mempertahankan tradisi urang Sunda di antaranya ngurek belut dan budaya Sunda lainnya,sekaligus menjalin silaturahmi masyarakat khususnya para pehobi ngurek belut," ujar Taufik.

Tak hanya lomba ngurek belut, panitia juga menggelar lomba tangkap lubang atau sidat dengan tangan kosong.

Menurutnya, pihaknya akan kembali menggelar kegiatan serupa dan menjadi agenda rutin tahunan Desa Wisata Bumi Ageung."Mudah-mudahan lebih meriah dan pesertanya tidak dibatasi seperti sekarang," tandasnya.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan kepedulian untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya habitat belut. Kedua, untuk mengedukasi masyarakat bahwa belut adalah salah satu makanan yang kaya protein sehingga perlu dijadikan bahan konsumsi.

"Jadi dalam ngurek belut itu kenikmatannya saat umpan dimakan belut dan terjadilah proses tarik menarik antara pehobi ngurek dengan belut. Kalau berhasil ditarik keluar dari lubangnya itu nikmat sekali rasanya," tuturnya.

Sementara itu, Wawan Gunawan, juara 1 lomba ngurek mengaku sangat senang bisa menjadi juara. Ia berhasil mendapatkan belut terberat sekitar 6,5 Ons.

"Saya harap kegiatan ini dirutinkan karena bisa jadi ajang hiburan masyarakat," ujarnya.

Sumber: Ayotasik.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:55 WIB

Tidak sedikit warga yang kesulitan saat bulan suci Ramadan, termasuk Emak Amisah 64 tahun warga Kampung Pamoyanan RT 02/...

Umum - Regional, Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan, Warga Miskin Cianjur,Emak Amisah,Rutilahu Cianjur

Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:18 WIB

Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur resmi diperpanjang selama 14 hari mendatang. Seba...

Umum - Regional, Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur,Pejabat Eselon II Cianjur

Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:10 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memperpanjang status siaga darurat banjir dan longsor, sebe...

Umum - Regional, Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor, Cianjur status darurat longsor,Cianjur status darurat banjir,status darurat bencana Cianjur,bencana Cianjur,Cianjur

Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung...

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:54 WIB

Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi yang awalnya bernama Pesantren Babakan Kupa karena letaknya di Kampung Babakan...

Umum - Regional, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung Sistem Salaf, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi,Pesantren di Tasik,Profil Pesantren

13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:47 WIB

Sebanyak 13 penyandang difabel di Kabupaten Cirebon beroleh SIM D secara gratis, Jumat, 16 April 2021.

Umum - Regional, 13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis, Difabel Kabupaten Cirebon,SIM D,Polresta Cirebon

DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:58 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat telah menyetujui Bogor Timur dan Indramayu Barat sebagai calon daerah persiapan otonom...

Umum - Regional, DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat, Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur,DOB Bogor Timur,Bogor Timur,Indramayu Barat,Daerah Otonomi Baru (DOB) Indramayu Barat,Kabupaten Indramayu Barat,DPRD Jawa Barat

Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:53 WIB

Air matanya menetes saat ditanya alasan membuang bayi, yang merupakan anak kandungnya itu.

Umum - Regional, Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing, Mayat Bayi Digigit Anjing,pembuangan bayi laki-laki di Kampung Sukahurip,Kabupaten Tasikmalaya,Ibu Pembuang Bayi

Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:40 WIB

Kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran disambut baik Pemerintah Kota Bogor. 

Umum - Regional, Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi, Aparatur Sipil Negara (ASN),Pemerintah Kota Bogor,Mudik Lebaran,Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers