web analytics

Pesta Kembang Api Diduga Bikin Ratusan Burung di Italia Mati

clockMinggu, 3 Januari 2021 08:48 WIB
Umum - Internasional, Pesta Kembang Api Diduga Bikin Ratusan Burung di Italia Mati, italia,Malam Tahun Baru,Perayaan Tahun Baru

ilustrasi burung (Pixabay)

ROMA, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan burung secara mendadak mati di beberapa lokasi di sekitar Roma, Italia. Meskipun penyebabnya perlu diusut, ini diduga karena pesta kembang api pada perayaan pergantian tahun 2021.

Kelompok hak hewan yang menduga tragedi itu disebabkan kembang api yang dinyalakan pada Malam Tahun Baru yang membuat para burung itu takut sampai mati.

Larangan seluruh kota pada pameran oleh pejabat pada 31 Desember untuk melindungi hewan, manusia, dan properti sebagian besar diabaikan oleh orang Italia yang merayakan akhir 2020. Sebuah video direkam oleh seorang saksi yang terkejut.

"Kembang api. Ratusan unggas mati. Luar biasa. Lihat, ada berapa," ujar Diego salah seorang saksi yang merekam kejadian ini, dilansir laman Dailymail, Minggu (3/1/2021).

Dia menjelaskan, kala itu sedang bertugas melewati Cavour, jalan di dekat stasiun kereta api pusat. Awalnya tidak mengerti apa yang ada di tanah, kemudian menyadari bahwa itu adalah unggas yang mati, dan jumlahnya ada ratusan.

"Pemandangan yang sangat buruk. Saat itu sekitar 00.40 dan penyebabnya bisa jadi karena kembang api, setidaknya itu yang pertama saya pikirkan. Saya bukan ilmuwan atau dokter hewan, jadi saya tidak bisa bertanggung jawab untuk mengatakan dengan pasti bahwa itulah alasannya," jelasnya.

Organisasi Internasional untuk Perlindungan Hewan mengatakan, kembang api telah dilepaskan di lingkungan rindang yang digunakan oleh burung di dekatnya untuk bertengger.

Juru bicara Loredana Diglio berkata bahwa bisa jadi mereka mati karena ketakutan.

"Mereka bisa terbang bersama dan saling bertabrakan, atau menabrak jendela atau saluran listrik. Jangan lupa mereka juga bisa mati karena serangan jantung," katanya.

Dia menambahkan, setiap tahun pertunjukan kembang api menyebabkan kesusahan dan cedera baik pada hewan liar maupun domestik.

Beberapa orang daring mengatakan kematian yang suram adalah pertanda 2021. Lainnya, menyalahkan kota karena tidak melarang kembang api bertahun-tahun yang lalu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Sering Olok-olok Vaksin di Medsos, Seorang Pria Meninggal karena Covid...

Internasional Minggu, 25 Juli 2021 | 13:24 WIB

Stephen Harmon (34 tahun), seorang pria asal Kalifornia, Amerika Serikat (AS), meninggal akibat Covid-19. Dia sempat men...

Umum - Internasional, Sering Olok-olok Vaksin di Medsos, Seorang Pria Meninggal karena Covid-19, Covid-19 Amerika Serikat,Pasien Covid-19 Meninggal,Vaksinasi Covid-19,Amerika Serikat

Hati-hati Emosi, Ini Rekomendasi 6 Drakor Bertema Perselingkuhan

Internasional Minggu, 25 Juli 2021 | 07:08 WIB

Drama Korea (Drakor) tak melulu tentang percintaan. Ada pula drakor tentang perselingkuhan yang bisa membuat penontonnya...

Umum - Internasional, Hati-hati Emosi, Ini Rekomendasi 6 Drakor Bertema Perselingkuhan, Drakor perselingkuhan,The World of the Married,Second Husband,Love Affairs in the Afternoon,One Spring Night,My Wife is Having an Affair this Week,The Last Empress

Bingung Main Game Google Doodle Olimpiade Tokyo 2020 ? Simak Caranya !

Internasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:49 WIB

Setelah sebelumnya diundur karena masalah covid-19, akhirnya olimpiade Tokyo 2020 dapat dilaksanakan. Meski digelar tanp...

Umum - Internasional, Bingung Main Game Google Doodle Olimpiade Tokyo 2020 ? Simak Caranya !, Google Doodle,Olimpiade Tokyo,arcade

Dikenal Tampan, Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Ternyata Tersandung K...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 13:19 WIB

Jerat hukum tengah menimpa mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Syed Saddiq. Bekas menteri termuda dan ganteng d...

Umum - Internasional, Dikenal Tampan, Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Ternyata Tersandung Korupsi, Menpora Malaysia Syed Saddiq,Syed Saddiq,korupsi menpora Malaysia,Malaysia

Cina Tolak Penyelidikan WHO soal Asal Usul Virus Corona

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 12:47 WIB

Cina pada Kamis menolak rencana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tahap kedua penyelidikan tentang asal usul virus...

Umum - Internasional, Cina Tolak Penyelidikan WHO soal Asal Usul Virus Corona, Asal Usul Virus Corona,Asal Usul Virus Corona Wuhan,Penyelidikan WHO,asal-usul virus corona di Cina,pelanggaran protokol laboratorium di Cina,asal virus penyebab COVID-19,penelusuran asal virus corona

Selandia Baru Suntik Dana Rp15 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Ind...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 11:19 WIB

Selandia Baru memberikan tambahan bantuan NZ$1,5 juta--sekitar Rp15 miliar--untuk mendukung Indonesia dalam menanggapi l...

Umum - Internasional, Selandia Baru Suntik Dana Rp15 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia, Selandia Baru,COVID-19,Eijkman

WHO: Jika Tak Terkendali, Penularan Bisa Munculkan Varian Covid Lebih...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 07:31 WIB

WHO memperingatkan tentang rantai penularan Covid-19 secara global. Jika tak terkendali maka potensi munculnya varian ba...

Umum - Internasional, WHO: Jika Tak Terkendali, Penularan Bisa Munculkan Varian Covid Lebih Berbahaya, Varian Covid Lebih Berbahaya,varian baru Covid-19,Varian Baru Virus Corona,rantai penularan Covid-19,kasus Covid-19,kasus Covid-19,Jumlah kasus Covid-19 Indonesia,WHO

Bagaimana dengan Polusi dari Penerbangan Jeff Bezos ?

Internasional Rabu, 21 Juli 2021 | 14:43 WIB

Jeff Bezos meluncur ke luar angkasa pada hari Selasa, 20 Juli 2021, dalam penerbangan awak pertama dari kapal roketnya,...

Umum - Internasional, Bagaimana dengan Polusi dari Penerbangan Jeff Bezos ?, Jeff Bezos,Jeff Bezos keluar angkasa,CEO Amazaon Jeff Bezos,pesawat luar angkasa jeff bezos

artikel terkait

dewanpers
arrow-up