web analytics
  

Tahun 2020 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Cirebon Meningkat

Jumat, 1 Januari 2021 12:02 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Tahun 2020 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Cirebon Meningkat, Berita Cirebon,kekerasan terhadap anak,cara hindari kekerasan anak

Kekerasan pada Anak. (Pixabay)

SUMURBANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus kekerasan terhadap anak meningkat pada waktu tahun 2020. Kasus ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibanding tahun 2019.

Data Komnas Perlindungan Anak pada tahun 2020 Kabupaten Cirebon, tercatat ada 30 kasus kekerasan yang terdiri dari 15 kasus seksual, kekerasan fisik 5 kasus, kekerasan psikis 5 kasus, Eksposisi anak 4 kasus, penelantaran anak 1 kasus. Kemudian, data Polresta Cirebon ada 49 kasus kekerasaan anak yang saat ini masuk dalam penyelidikan.

Keberadaan KPAID Kabupaten Cirebon pun dipertanyakan, sebab tidak menunjukan hasil positif dalam penanganan kasus kekerasan pada anak. Masyarakat berharap, kedepannya bisa menjadi perhatian khusus bagi semua pihak terutama para pemangku kebijakan.

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi 1, Diah Irwani Indriyati, mengatakan harus ada perhatian khusus dari pemerintah dan setiap kasus kekerasan terhadap anak

Tak hanya itu, ia juga menegaskan setiap kasus harus menemui titik akhir dan jangan sampai kasus tersebut dipeti es kan.

Diah juga menanggapi Pemerintah Kabupaten Cirebon yang membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon. Namun pihaknya menilai, kinerja KPAID belum terlihat. 

"Ini sangat disayangkan, Pemkab Cirebon sudah mempunyai KPAID, tapi saya belum lihat kinerjanya dalam menyelamatkan anak - anak dari kekerasan, malah Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Fifi Sofiah lebih sibuk mengurusi kasus pribadinya," ujarnya, Jumat (1/1/2021). 

Diah menilai, seharusnya pemerintah dapat mengambil sikap tegas terkait kinerja KPAID Kabupaten Cirebon tersebut. Kemudian, harus ada evaluasi susunan kepengurusan mulai dari ketua sampai ke komisinya. 

"Ya, seharusnya pemerintah mengambil sikap tegas ya untuk mencopot ketua dan kepengurusannya, kalau tidak bisa memberikan rasa aman kepada generasi penerus yakni anak-anak. Ini nama baik KPAID plus Pemerintah Kabupaten Cirebon, kalau ketuanya bermoral ya harusnya mundur dari KPAID, dan fokus dulu mengurusi urusan pribadinya," jelasnya. 

Diah juga berharap, agar pemerintah serius dalam menangani setiap laporan kasus kekerasan terhadap anak dan korban harus mendapat perlindungan. Tak sampai disitu, korban pun perlu mendapatkan pengawasan untuk memperbaiki mentalnya.

"Pemerintah harus serius, pelaku harus mendapat hukuman dan korban harus mendapat perlindungan dan pengawasan, agar mentalnya tidak dorp di masyarakat," katanya. 

Sementara itu, Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Siti Nuryani, mengatakan pada tahun 2020 di Kabupaten Cirebon ada 30 kasus kekerasan terhadap anak

Dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak, Komnas Perlindungan Anak Cirebon melakukan pendampingan mulai dari pelaporan sampai visum, serta membantu mengurangi rasa traumanya.

"Kalau anak masih sekolah kita lanjutkan sekolahnya, atau kita pondok pesantren. Kalau sampai terjadi kehamilan atau luka fisik, psikis, kita ada rumah aman," kata Yani. 

Yani juga menyoroti kinerja KPAID Kabupaten Cirebon, walaupun Pemerintah Kabupaten Cirebon mempunyai KPAID Kabupaten Cirebon, pihaknya belum melihat peran KPAID dalam penanganan kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak-anak. 

Ia menuturkan, pihaknya hanya berkoordinasi dengan dinas terkait seperti DP3AKB, DINSOS, DINKES, DISDIK dan DISDUKCAPIL. "Kalau peran KPAID Kabupaten Cirebon kami belum tahu dan belum berkoordinasi, kami berkoordinasi dengan pihak dinas terkait saja," jelasnya.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

90 Persen Ruang Isolasi Covid-19 di Indramayu Terisi Pasien

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 22:00 WIB

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan saat ini tingkat keterisian r...

Umum - Regional, 90 Persen Ruang Isolasi Covid-19 di Indramayu Terisi Pasien, Ruang Isolasi Covid-19,kasus covid-19 Indramayu,Ruang Isolasi Covid-19 di Indramayu,Satgas Covid-19 Indramayu

Lantik Sekda, Bupati Cianjur: Jangan Ada Geng-gengan

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 21:36 WIB

Bupati Cianjur Herman Suherman berulang kali mengingatkan kepada Sekretaris Daerah Cecep Alamsyah dan pejabat teras untu...

Umum - Regional, Lantik Sekda, Bupati Cianjur: Jangan Ada Geng-gengan, Pelantikan Sekda Cianjur,Bupati Cianjur Herman Suherman,Sekda Cianjur Cecep Alamsyah,Geng-gengan di Cianjur,Pemkab Cianjur

Bupati Cianjur Setuju PPN Sembako dan Pendidikan

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 20:11 WIB

Bupati Cianjur Herman Suherman setuju wacana pajak sembako, atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bahan pokok dan jasa pend...

Umum - Regional, Bupati Cianjur Setuju PPN Sembako dan Pendidikan, Bupati Cianjur Herman Suherman,PPN Sembako,PPN Bahan Pokok,PPN Pendidikan

Vaksinasi Massal di Bekasi Jadi Percontohan Nasional

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 19:51 WIB

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Stadion Candrabagha, Kota Bekasi akan dijadikan model vaksinasi massal di kota/ kabupa...

Umum - Regional, Vaksinasi Massal di Bekasi Jadi Percontohan Nasional, Vaksinasi Massal di Bekasi,vaksinasi COVID-19 di Bekasi,Presiden Joko Widodo Vaksinasi Massal,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Vaksinasi Massal

Geger Isu Tuyul di Tasik, Warga Diminta Tenang dan Terus Berdoa

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 19:37 WIB

Warga kampung Sindanglaya, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya digegerkan dengan isu adanya tuyu...

Umum - Regional, Geger Isu Tuyul di Tasik, Warga Diminta Tenang dan Terus Berdoa, Isu Tuyul di Tasik,Tuyul di Kabupaten Tasikmalaya,Heboh Tuyul Tasik,Tuyul Singaparna Tasik

Banyak Pelaku Usaha di Cianjur Tolak Pembayaran Uang Rp 75 Ribu

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 18:46 WIB

Sejumlah warga Cianjur mengeluhkan masih adanya pelaku usaha menolak pembayaran dengan uang lembaran Rp75 ribu. Padahal...

Umum - Regional, Banyak Pelaku Usaha di Cianjur Tolak Pembayaran Uang Rp 75 Ribu, Uang pecahan Rp 75 ribu,Pelaku Usaha di Cianjur,Rp 75 ribu Ditolak Warga,Rp 75 ribu Tidak Laku Digunakan

Komisi D DPRD Cianjur Soroti Rencana Kenaikan PPN Sembako

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 18:41 WIB

Rencana pemerintah pusat menaikan Pajak Penambahan Nilai (PPN) untul sembako akan berimbas pada pedagang, tidak bagi rak...

Umum - Regional, Komisi D DPRD Cianjur Soroti Rencana Kenaikan PPN Sembako, PPN Sembako,DPRD Cianjur,PPN Bahan Pokok,PPN Pangan

PNS Terpapar Covid-19, Gedung Inspektorat Kota Tasik Ditutup 

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 17:30 WIB

Kantor inspektorat di lingkungan Bale Kota Tasikmalaya ditutup sementara lantaran adanya seorang pegawai negeri sipil (P...

Umum - Regional, PNS Terpapar Covid-19, Gedung Inspektorat Kota Tasik Ditutup , Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,PNS Kota Tasik Positif Covid-19,ASN Pemkot Tasik Positif Covid-19,Gedung Inspektorat Kota Tasik Ditutup
dewanpers